![]()
Infoberitanasional.com-Bengkulu Utara – 2 September 2025,Sesuai aturan dari kementrian desa,Dana yang telah di gelontorkan pemerintah pusat ke Desa,Agar dapat untuk mensejahterakan masyarakatnya.
Namun”Pekerjaan bangunan Rehabilitas balai desa dan pembangunan jalan lingkungan kemasyarakatan di Desa Sukarami Kecamatan Air Padang , Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu menuai sorotan publik.yang mana kualitas pekerjaan dan material yang digunakan patut di pertanyakan,serta diduga terkesan dikerjakan asal asalan dan mengurangi volume adukan sehingga terindikasi tidak dapat bertahan lama.
Pasalnya, berdasarkan hasil pantauan Tim awak media di lapangan beberapa waktu yang lalu, terkait pembangunan Rehabilitas balai desa yang menelan Angaran Rp.90.150.000.
dan pembangunan jalan lingkungan Rp.69.545.000.
Yang di anggarkan melalui Dana desa (DD) tahun 2025,dalam proses pekerjaan diduga menggunakan material berkualitas rendah yang tidak memenuhi standar konstruksi bangunan Pemerintah.
Di tambahkan Narasumber masyarakat yang namanya minta di privasi, saat dimintai keterangan dirinya sangat menyayangkan terhadap Pembangunan tersebut yang seharusnya untuk kepentingan masyarakat akan tetapi menjadi sumber kekecewaan.
“ya kami masyarakat sangat merasa kecewa dengn pekerjaan Rehabilitasi gedung desa dan Jalan Lingkungan yang baru dibangun ini,karna berpotensi cepat rusak yang diduga dalam pekerjaan tidak sesuai RAB dan Gambar Sedangkan anggaran yang di realisasikan cukup Fantastis. maka kami menduga hal ini memang di sengaja oleh oknum kepala desa demi mendapatkan keuntungan pribadi,”ujarnya.
Dengan adanya hal seperti ini, anggaran DD tahun 2025 menjadi perhatian serius.setelah ditemukan dugaan adanya mark-up dan indikasi korupsi yang melibatkan oknum pejabat desa Sukarami.
Maka Masyarakat berharap instansi pemerintah Bengkulu Utara yang terkait untuk bisa memantau Penggunaan dana desa (DD) Desa Sukarami kecamatan air Padang Sehingga dapat di gunakan sesuai yang semestinya agar tidak ada penyimpangan.
Untuk meminta keterangan lebih jelas lagi, awak media mencoba kompirmasi via Pesan WhatsApp kepada PJ kepala desa Sukarami yang Menjabat pada Saat itu.Namun saat di konfirmasi kegiatan tersebut,beliau hanya menjawab
“Maaf sya sudah tidak mejbat kades LGI🙏🙏.
Lalu awak media pertanyakan lagi ,mantan PJ kembali menjawab “Kegiatan slma sya menjabat sudah MDST semua.
Sampai berita ini di terbitkan,belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai pembangunan tersebut dan Masi akan terus di upayakan.
Pewarta (red)


