-4.5 C
New York
Jumat, Februari 13, 2026

Buy now

spot_img

Proyek Pembangunan WC Desa Tanjung Kuaw Tahun 2025 Jadi Sorotan Publik Diduga Kongkalikong dan Penggelembungan Anggaran

Kab Seluma,  Infoberitanasional.com — Desa Tanjung Kuaw,Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjadi sorotan publik proyek pembangunan WC tahun 2025 diduga kurang transparan terindikasi terjadi kongkalikong dan penggelembungan anggaran.Proyek yang bersumber dari anggaran dana (DAK) tahun 2025 ini menelan dana sebesar Rp,375, 000.000 untuk 25 unit WC.

Menurut sumber, Salah satu warga desa Tanjung Kuaw yang berada di lokasi trans Bali saat dimintai keterangan oleh Tim awak media, pada hari Kamis tanggal 18/12/25, di kediamannya, mengatakan bahwa ia hanya menerima bahan material dari Ketua KSM Sinar Sehat dan tidak memahami anggaran per unit. “Saya hanya terima bahan matrial dari Ketua KSM Sinar Sehat untuk Anggaran nya berapa per unit nya saya tidak memahami kalau tidak salah ini bantuan dari pemerintah pusat melalui DPUPR, Kabupaten Seluma, saya hanya menerima upah sebesar, Rp, 1.300.000 sampai selesai,”kalau untuk batu bata diduga hanya 800 biji dan kayunya hanya berapa batang juga atap seng,pasir dan batu untuk pondasi tidak seberapa, jarak kolom cincin juga 1 meter itu 4 cincin,ketinggian wc 2.30 meter itu memakai 8 atau 9 cincin dengan jarak 25,cm,pekerjaan tersebut tidak di aci,dicat apa lagi untuk kran air  dan bak Air,kalau seperti Viber Septic Teng Viva Pralon dan lainnya,itu ada yang pasang saya kurang paham berhubungan saya lagi tidak ada di rumah,”ujar warga,

Tidak berhenti sampai disitu,Lebih lanjut Tim awak media Mencoba Konfirmasi kepada Dodi sebagai ketua KSM Sinar Sehat Desa Tanjung Kuaw,juga sebagai pelaksana terkait kegiatan proyek pembangunan WC bantuan dari pemerintah pusat melalui Dinas PUPR baik secara langsung  mendatangi dikediaman pribadinya juga melalui Via pesan WhatsApp,pada hari kamis (18/12/25),tujuan untuk konfirmasi terkait kegiatan proyek pembangunan WC, diduga tidak terlihat papan informasi proyek di berbagai unit di lokasi pembangunan tersebuut,dan juga untuk anggaran yang terserap per unit nya,terlihat kondisi fisik bangunan WC tersebut sangat memperihatinkan, namun ketua KSM sedang tidak berada di tempat,

Lalu Tim Awak media mencoba menghubungi kembali Dodi sebagai ketua KSM dan pelaksana kegiatan proyek pembangunan WC bantuan pemerintah tersebut,melalui Via pesan WhatsApp untuk konfirmasi berapa anggaran untuk per unit nya dan anggaran yang di terima oleh ketua kelompok di luar dari pengadaan barang seperti tangki Septic teng dan Viva Pralon dan lainnya yang disediakan langsung oleh pihak dinas PUPR Kabupaten Seluma, Demi perimbangan dalam pemberitaan, namun upaya konfirmasi yang disampaikan tidak mendapatkan respon apalagi menjawab dan klarifikasi nya.

Demi Untuk memastikan proyek pembangunan WC bantuan dari pemerintah pusat anggaran dana ( DAK ) melalui DPUPR Kabupaten Seluma,Tim Awak media mencoba menelusuri ke dinas PUPR pada hari kamis (18/12/25),tujuan untuk konfirmasi kepada kepala bidang cipta karya, Kabid CK pak Aries, namun beliau sedang tidak berada di Kantor, lalu Tim mencoba untuk konfirmasi melalui Via pesan WhatsApp,terkait proyek bantuan WC tersebut juga anggaran dan transparansi terhadap proyek pemerintah di beberapa unit Pembangunan di lokasi tidak di temukan papan informasi proyek,di desa tanjung kuaw, terkait pengadaan barang seperti tangki Viber Septic tank,Pralon dan barang lain-lain anggaran yang terserap,dan yang di alokasikan kepada ketua KSM Sinar Sehat luar dari pengadaan barang tersebut berapa,berdasarkan konfirmasi yang disampaikan, namun lebih ironis Kabid sama sekali tidak merespon konfirmasi yang disampaikan.

Tim awak media telah mencoba mengonfirmasi lagi kepada Dodi, sebagai Ketua KSM Sinar Sehat dan Kabid CK Dinas PUPR Kabupaten Seluma,namun belum mendapatkan jawaban dan klarifikasi.Ada apa Dengan proyek tersebut,Kabid CK dan Ketua KSM Sinar Sehat,diduga memilih bungkam tidak memberikan keterangan yang jelas terkait terhadap proyek pembangunan WC,diduga kuat terendus adanya indikasi permainan penyimpangan anggaran dan  kongkalikong,didalam pelaksanaan pembangunan tersebut terlihat diduga dikerjakan Asal Jadi terindikasi Mark Up/Korupsi, anggaran demi mendapatkan keuntungan bersama barsam korupsi uang Negara

Dengan adanya dugaan temuan dugaan Mark Up/Korupsi anggaran proyek dalam pelaksanaan pembangunan WC tersebut,maka Tim investigasi provinsi bengkulu akan mengambil langka dan ke kebijakan akan segera tidak menutup kemungkinan akan melaporkan,proyek tersebut diduga adanya indikasi terjadi penyimpangan-penyimpangan atau korupsi ke pihak APH dan pihak terkait,jika ditemukan adanya terjaadi korupsi agar dapat di proses secara hukum yang berlaku secara Benar dan transparan yang ada di Kabupaten Seluma,hingga ke tingkat provinsi Bengkulu.

Pewarta : Sulaidi.S.dan Tim,

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles