24.8 C
New York
Jumat, April 17, 2026

Buy now

spot_img

Larangan Gubernur Bengkulu Pelajar Bawa Motor Ke Sekolah Ratusan Motor Terparkir di Area Halaman Dalam SMA Negeri 4 Kota Bengkulu Kepala Sekolah Tak Berkomentar,

Kota Bengkulu,  Infoberitanasional.com — Larangan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bagi pelajar untuk membawa kendaraan ke sekolah sepertinya belum efektif di SMA Negeri 4 Jl.Zainul Arifin timur Indah kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu, Ratusan motor masih terparkir di halaman sekolah, bahkan seperti showroom motor!

Pasalnya,”berdasarkan pantauan awak media Pada Senin,(2/3/2026),di lapangan dan menemukan ratusan motor siswa terparkir di area didalam halaman sekolah, hal ini menunjukkan bahwa banyak pelajar yang masih nekat membawa motor ke sekolah, meskipun sudah ada larangan, Berdasarkan pengamatan, motor-motor tersebut terparkir rapi di halaman sekolah,dengan beberapa di antaranya di depan ruangan belajar bahkan hampir di setiap lokasi di halaman di dalam sekolah bahkan terlihat portal terkunci.

Apa alasan di balik larangan ini? Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah mengeluarkan kebijakan larangan bagi murid untuk membawa kendaraan ke sekolah dengan tujuan mengurangi angka kecelakaan. Menurut data yang ada,angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Bengkulu masih cukup tinggi, sehingga kebijakan ini diharapkan dapat menekan angka tersebut. Larangan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya keselamatan berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan.

Namun,nyatanya kebijakan ini diduga belum sepenuhnya dijalankan di SMA Negeri 4 Bengkulu. Saat awak media mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Bengkulu,Bapak Syariful Maliki,M.Pd,namun tidak ada jawaban dan klarifikasi terkait larangan gubernur.Salah satu guru di sekolah tidak memberikan tanggapan saat dimintai keterangan terkait siswa yang masih membawa motor ke sekolah.

Beberapa siswa yang ditemui awak media mengaku bahwa mereka masih membawa motor ke sekolah karena tidak ada alternatif lain untuk pergi ke sekolah. “Kami tidak ada pilihan lain,pak. Jarak rumah ke sekolah jauh, jadi harus bawa motor,” kata salah satu siswa.Bagaimana dengan transportasi umum? “Transportasi umum di sini Jarang ada, pak.Jadi kami harus bawa motor sendiri,”tambah siswa lainnya.

Siswa lain,yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa mereka tidak tahu tentang larangan tersebut. “Kami tidak tahu ada larangan seperti itu, pak. Kalau tahu, mungkin kami tidak akan membawa motor ke sekolah,” katanya.

Pewarta : Red Kaperwil Bengkulu,

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles