![]()
Infoberitanasional.com-Bengkulu kabupaten Kepahiang – Pekerjaan pemasangan drainase box (DS) di kawasan Terminal Kabupaten Kepahiang kembali menuai sorotan Pubelik setelah awak media. melakukan penelusuran Di lapangan dan mendapati sejumlah kejanggalan teknis yang diduga tidak sesuai dengan standar umum konstruksi.
Hasil pengamatan mendalam menunjukkan bahwa dasar pemasangan drainase box tidak menggunakan lantai kerja cor beton, melainkan hanya pasir yang diratakan. Temuan ini memicu kekhawatiran mengenai ketahanan dan stabilitas struktur drainase tersebut, mengingat lantai kerja cor biasanya berfungsi sebagai pondasi awal untuk mencegah penurunan tanah serta menjaga agar box tetap pada posisi yang semestinya.
Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, dan mengaku memiliki sedikit pemahaman tentang konstruksi, membenarkan bahwa penggunaan lantai kerja cor merupakan langkah teknis yang lazim dalam pekerjaan drainase.
> “Kalau dasar box cuma pasir tanpa lantai kerja cor, itu rawan amblas dan bisa bergeser. Biasanya proyek-proyek resmi pakai lantai kerja cor meskipun tipis,” jelasnya.
Penelusuran kemudian berlanjut pada informasi yang tertera di papan proyek. Papan tersebut menampilkan nilai anggaran, kontraktor pelaksana, serta sumber dana APBD. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah data dalam papan proyek tersebut telah sesuai dengan kontrak asli yang ditandatangani pada awal pelaksanaan pekerjaan.
Sementara itu, upaya jurnalis untuk mengonfirmasi pihak rekanan maupun dinas teknis belum membuahkan hasil. Tidak adanya penjelasan resmi ini semakin memperluas ruang pertanyaan publik mengenai transparansi dan kesesuaian teknis pekerjaan yang menggunakan anggaran daerah tersebut.
Publik akan terus mengumpulkan data, memantau perkembangan pekerjaan, serta menunggu klarifikasi dari pihak terkait demi memastikan bahwa pelaksanaan proyek publik berjalan sesuai ketentuan./Red


