17.4 C
New York
Minggu, Oktober 11, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 108

Pantauan Udara Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni: Lalu Lintas Lancar dan Terkendali

0

Infoberitanasional.com-Lampung – Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada 3 April 2024 terpantau dalam kondisi lancar berdasarkan hasil pemantauan udara yang dilakukan oleh kepolisian. Tidak ditemukan adanya kemacetan yang signifikan maupun penumpukan kendaraan di area pelabuhan, sehingga pemudik dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas di sekitar pelabuhan tetap terkendali. “Hasil pemantauan udara menunjukkan arus kendaraan mengalir dengan tertib. Tidak ada antrean panjang, dan semua berjalan sesuai dengan rencana pengamanan arus mudik,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi antara kepolisian, pihak ASDP, serta instansi terkait lainnya berjalan dengan baik dalam mengatur lalu lintas kendaraan maupun penumpang pejalan kaki. “Kami terus memastikan agar kapal-kapal dapat beroperasi tepat waktu, sehingga arus mudik dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti,” tambahnya.

Selain itu, petugas di lapangan juga tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Kami mengimbau kepada para pemudik untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku serta mengikuti arahan petugas guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan,” tutupnya.

Pewarta ( Indah)

Operasi Ketupat Jaya 2025: Pengamanan Ketat di Stasiun Jatinegara Menjamin Keamanan Pemudik Lebaran

0

Infoberitanasional.com-Jakarta — Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2025, pihak Kepolisian melaksanakan operasi pengamanan besar-besaran di berbagai titik, termasuk Stasiun Jatinegara Jakarta Timur. Kamis (03/04/25).

Kegiatan yang diawali dengan apel pengamanan yang dipimpin oleh Kepala Posyan Stasiun Jatinegara IPTU Setio Prabowo, guna memastikan kelancaran dan keamanan arus penumpang selama Operasi Ketupat Jaya 2025.

Seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan ini ditugaskan untuk memantau dan mengamankan aktivitas di sekitar stasiun yang menjadi salah satu titik vital bagi para pemudik.

“Kami fokus pada pelayanan dan keamanan para pemudik, serta memastikan setiap aktivitas berjalan dengan lancar tanpa gangguan. “ujar Kapolsek Jatinegara Kompol Chitya Intania Kusnita, saat dikonfirmasi.

Dalam arahannya, IPTU Setio Prabowo mengingatkan seluruh anggota untuk tetap waspada terhadap segala potensi gangguan yang dapat mengancam keselamatan penumpang dan masyarakat sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya peran anggota yang bertugas untuk menjaga ketertiban, baik dalam situasi terbuka maupun tertutup, serta selalu siap menghadapi perkembangan situasi yang mungkin terjadi di lapangan.

Sebanyak 51 personel dari berbagai satuan, termasuk Polsek Jatinegara, Dit Pam Obvit PMJ, Gasum PMJ, Sabhara PMJ, Brimob PMJ, serta tim khusus lainnya seperti Cyber, Krimum, dan Narkoba PMJ, dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus penumpang.

Selain itu, pihak Kepolisian juga mengimbau untuk tetap berhati-hati dalam pelaksanaan tugas, dengan mengingatkan anggota untuk selalu sadar kamera, mengingat potensi viral yang dapat terjadi jika ada kesalahan dalam bertindak.

Pantauan terakhir menunjukkan bahwa Stasiun Jatinegara berada dalam keadaan aman dan kondusif.

Data terakhir yang diterima menunjukkan kedatangan 32 Kereta Api dengan 2.382 penumpang yang baru tiba dan keberangkatan 6 kereta api dengan total 251 penumpang yang telah meninggalkan stasiun.

Keadaan ini menunjukkan bahwa arus mudik di Jatinegara berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Kapolsek Jatinegara menegaskan, “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik, serta memastikan bahwa Stasiun Jatinegara tetap aman dan kondusif selama periode Lebaran. Kami berharap para pemudik dapat merasakan keamanan dan pelayanan terbaik dari kami.” Ungkapnya.

Dengan pengamanan yang terkoordinasi dengan baik dan disiplin yang tinggi, Operasi Ketupat Jaya 2025 di Stasiun Jatinegara diharapkan dapat menjadi model pengamanan yang sukses bagi titik-titik lain di seluruh Jakarta dan sekitarnya.

Pewarta ( indah)

Minta Tebusan 4 Juta Oknum (DC) Rampas Motor Dijalan Akan Dilaporkan ke Polda Bengkulu

0

Infoberitanasional.com-Bengkulu – Bukan rahasia umum lagi maraknya perampasan kendaraan bermotor di jalan raya oleh oknum deb colector (DC), atu yang biasa disebut dengan mata elang (matel) yang mana hal tersebut Dikeluhkan Oleh masyarakat di Bengkulu.

Terbaru kamis 3/4/2025, salah seorang korban inisial D, warga unit 10 Bengkulu Utara yang sedang merayakan hari raya idul Fitri di kawasan wisata pantai panjang kota bengkulu, yang mana kendaraan motor yang digunakannya tersebut di rampas oleh oknum deb colektor (DC).

“Ia tadi pagi saya sama teman-teman jalan-jalan ke wisata pantai panjang kota bengkulu, tiba-tiba datang dua orang laki-laki yang merampas motor tanpa dilengkapi surat perintah atau selembar kertas yang seharusnya kami ketahui dari mana, ungkap korban.

Korban perampasan juga menambahkan “setelah motor di rampas saya di minta datang ke kantor di depan BIM, Jika motor mau di bawa pulang harus tebus 4 juta rupiah. Terangnya.

Disisi lain “orang tua korban inisial S, sangat menyayangkan sikap dari deb colektor (DC) yang asal rampas kendaraan di jalan tanpa ada surat pemberitahuan kepada saya selaku orang tua korban, sedangkan motor tersebut Atas nama saya, keluhnya.

Apalagi sebelumnya pihak leasing tidak pernah datang kerumah saya, menanyakan kepada saya apa alasannya kredit motor saya tersebut belum saya bayar, tentunya kami punya alasan kenapa belum bayar angsuran tersebut, paparnya.

Beliau juga menambahkan “kalau kelakuan oknum deb colektor DC “menurut saya sudah melanggar hukum. yang sudah semena-mena menarik kendaraan di jalan tanpa surat pemberitahuan kepada saya selaku pemilik kendaraan bermotor. Apa lagi tidak ada tanda tangan saya baik tanda tangan anak saya di sana, ini sama dengan maling, jelas inisial S, Aya korban.

saya ini orang awam pk “cuma saya mau tanya undang-undang perlindungan konsumen itu yang mana yang berlaku, Tambahnya.

Terkait kendaraan motor saya yang di rampas saat di bawah anak saya hari ini, saya akan melaporkan perbuatan oknum deb colektor DC tersebut ke Polda Bengkulu. Anak saya itu masih di bawa umur belum tau apa-apa saya tidak terima atas perbuatan oknum deb colektor DC tersebut. Tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan belum dapat di konfirmasi pihak PT penyedia jasa untuk dimintai keterangan, terkait prosedur penarikan kendaraan bermotor di jalan raya tersebut.(Uh)

Red

Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepahiang Kembali Cek Dan Pantau Bahan Pokok Penting Di Wilayah Kab. Kepahiang

0

Infoberitanasionql.com-Bengkulu Kepahiang Memasuki hari lebaran ke. 3-4 Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepahiang kembali laksanak pengecekan serta pemantauan akan kebutuhan bahan pokok penting dalam wilayah Kabupaten Kepahiang. Kamis (03/04/2025).

Kegiatan berlangsung di beberapa lokasi secara acak baik kios/toko yang menjual bahan pokok penting dalam wilayah Kab. Kepahiang. Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini masih sama seperti kegiatan sebelumnya, dalam ranka memastikan ketersediaan bahan pokok penting serta untuk menjaga kestabilan harga terkhusus nya dalam peredaran bahan pokok tersebut di wilayah Kabupaten Kepahiang.

Disampaikan oleh Kapolres Kepahiang AKBP M Faisal Pratama, S.I.K., S.H., M.H.  melalui Kasat Reskrim AKP Denyfita Mochtar, S.Tr.K, MM  yang disampaikan oleh salah satu anggota bUnit Tipidter, Bripka Nanda wijaya SH. bahwa kegiatan pengecekan dan pemantauan bahan pokok penting yang berlangsung saat ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kelangkaan stock akan bahan pokok penting seperti dugaan tindakan penimbunan barang, yang berdampak terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga dalam wilayah Kabupaten Kepahiang nantinya.
” Giat bapokting yang berlangsung saat ini, benar masih dalam suasana lebaran tetap terlaksana, mengingat akan kepentingan masyarakat terhadap bahan pokok penting yang beredar dalam wilayah Kabupaten Kepahiang, seperti yang disampaikan Bapak Kapolres Kepahiang tetap dipantau untuk antisiapsi kelangkaan yang dapat berpengaruh pada kenaikan harga nantinya “. Jelas Nanda salah satu anggota unit Tipidter Polres Kepahiang.
Kemudian dari hasil giat Bapokting yang berlangsung hari ini menyebutkan untuk kesediaan akan bahan pokok penting masih dalam kondisi stabil baik jumlah maupun harga.

Kemudian dijelaskan kembali oleh anggota unit Tipidter Polres Kepahiang bahwa dalam rangka memastikan kestabilan akan kebutuhan bahan pokok penting yang beredar khusus nya dalam wilayah Kabupaten Kepahiang pihak Tipiter menegaskan apabila ada pelaku usaha yang melakukan perbuatan melawan hukum terhadap bahan pokok tersebut seperti melakukan penimbunan  kami tidak segan – segan akan menindak nya secara hukum yang berlaku.

Red

*Polres Metro Tangerang Kota Amankan Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran 2025*

0

Infoberitanasional.com-TANGERANG — Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya fokus mengamankan objek wisata pada musim Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. Fokus pengamanan digelar sejak hari ke-2 lebaran. Selasa (1/4) kemarin.

Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini guna memastikan dan mengantisipasi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) selama musim liburan lebaran idul firi.

“Seluruh jajaran Polres Metro Tangerang Kota akan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idul Fitri 2025, salain melaksanakan patroli di tempat wisata, kami (Polisi) juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait keselamatan, maupun barang bawaan, termasuk mengingatkan orang tua agar memperhatikan/waspada anak saat berada di lokasi wisata,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho. Kamis, (3/4/2025).

Zain menyebutkan terdapat beberapa lokasi destinasi wisata yang difokuskan dalam kegiatan pengamanan KRYD tersebut di antaranya objek wisata Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupeten Tangerang. Kawasan Cituis, Pakuhaji. Pantai Aloha di Kawasan Pantai Indak Kapuk (PIK 2) dan obyek wisata Situ Cipondoh, Kota Tangerang. Termasuk pengamanan juga digelar di taman-taman yang ada di wilayah hukumnya.

“Pengamanan dan patroli di objek wisata yang difokuskan ini melibatkan personel gabungan yakni terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub dan petugas Dinkes. Khusus di Pantau Tanjung Pasir kita juga melibatkan TNA-AL dan KPLP,” ungkapnya.

“Patroli dan pengamanan obyek wisata yang ada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota kita lakukan sejak hari ke-2 lebaran, dan antusias masyarakat cukup tinggi,” tambah Zain.

Menurut dia, kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti tindakan pencurian, kecelakaan, keributan, atau tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat selama liburan.

“Kami pastikan akan menindak tegas upaya kejahatan baik itu pencurian, pemerasan atau tindak kejahatan lainnya. Ini sesuai dengan komitmen Polri untuk Masyarakat,” tandas Kapolres. (*)

(Humas Polres Metro Tangerang Kota)

APTIKNAS dan Finpay Telkom Sepakat Jalin Kemitraan Perkuat Layanan Payment Gateway

0

Infoberitanasional.com-Jakarta, Dewan Direksi Finpay Telkom, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk baru-baru ini menyambangi Kantor Pusat Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) di Kompleks Perkantoran Ketapang Indah Jakarta, Rabu (26/3/2025) dalam upaya membangun kemitraan dengan para pengusaha TIK di Indonesia.

Jajaran Board of Directors (BOD) PT Finnet Indonesia yang menemui pengurus APTIKNAS yaitu Aziz Sidqi, selaku Direktur Business & Marketing didampingi VP ICT Finpay Roosdiono, Head of e-Commerce Finpay Bimo Prasetyo, dan Group Head Finpay dan juga merupakan Pendiri & Sekjen Asosiasi Payment Gateway Indonesia (APGI) Angelika Putri.

Kedatangan Direksi Finpay Telkom ini disambut hangat oleh Ketua Umum APTIKNAS Ir. Soegiharto Santoso, SH bersama jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) APTIKNAS, antara lain Sekjen Fanky Christian, Waketum Kerja Sama & Event Serta Hubungan Internasional , Andi Tanudiredja, Ketua Komtap Kerjasama Luar Negeri Soetresno Hartanto, Ketua Komtap Software Andy Djojo Budiman, Wakil Ketua Komtap Perdagangan Nasional Beserta Perijinan Usaha Sonny Soehardjianto, dan Ketua Komtap Big Data Analytic dan Bussines Consultant Fauzi Rahman, serta Mery selaku anggota APTIKNAS.

Pertemuan ini menjadi tonggak penting bagi APTIKNAS karena Finpay Telkom sebagai umbrella brand produk dari PT Finnet Indonesia siap berkolaborasi dalam memberi solusi dan kemudahan bagi pengusaha TIK di APTIKNAS yang membutuhkan layanan teknologi keuangan.

Sedangkan APTIKNAS merupakan transformasi dari APKOMINDO yang didirikan sejak tahun 1991, sehingga APTIKNAS dapat diasumsikan telah berusia 34 tahun dan merupakan organisasi tertua di bidang TIK di Indonesia.

APTIKNAS memiliki 30 Dewan Pertimbangan Daerah dari Aceh hingga Papua dan memiliki sekitar 2.000 anggota di seluruh Indonesia, sehingga memiliki potensi yang sangat besar untuk melakukan kolaborasi dengan Finpay Telkom di berbagai daerah di Indonesia.

“Kedatangan Dewan Direksi Finpay Telkom merupakan satu kehormatan bagi kami karena organisasi ini makin dipercaya dan diperhitungkan di industri TIK Nasional. Kami siap bekerjasama antara APTIKNAS dengan Finpay, terutama dengan telah berdirinya Koperasi APTIKNAS Maju Bersama, sehingga dapat segera ditindaklanjuti hasil pertemuan ini,” ujar Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso dalam keterangan tertulisnya Sabtu (29/3/2025) di Jakarta.

Soegiharto juga menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan rencana kerjasama dengan Finpay Telkom ini dalam pengembangan dan penyediaan layanan payment gateway bagi masyarakat umum dan khususnya juga bagi para pengusaha TIK yang merupakan anggota dan pengurus APTIKNAS, maupun koperasi APTIKNAS Maju Bersama.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap sistem pembayaran digital yang aman dan efisien, serta mendukung perkembangan ekosistem teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia,” terang Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Waketum Serikat Pers Republik Indonesia, dan Pendiri dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.

APTIKNAS sebagai salah satu asosiasi terkemuka di sektor TIK, lanjut Hoky, siap membangun kerja sama dengan Finpay untuk memberikan solusi yang lebih baik kepada anggotanya, sekaligus mendorong adopsi teknologi finansial di berbagai sektor.

“Kami sangat antusias dengan potensi besar yang dapat dihasilkan dari kolaborasi ini. Baik untuk anggota APTIKNAS maupun bagi masyarakat Indonesia secara umum. Harapannya, solusi payment gateway yang ditawarkan oleh Finpay dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak,” ungkap Fanky selaku Sekjen DPP APTIKNAS.

Dengan adanya kerja sama ini, kedua pihak berharap dapat memperkuat daya saing sektor TIK Indonesia di kancah global serta meningkatkan efisiensi transaksi digital di berbagai lapisan masyarakat.

Pada kesempatan ini  Direktur Business & Marketing PT Finnet Indonesia Aziz Sidqi menyampaikan, Finpay merupakan penyedia layanan payment gateway terkemuka di Indonesia. Aziz meyakini perusahaannya dapat menyediakan solusi pembayaran digital yang aman, efisien, dan mudah diakses untuk berbagai macam kebutuhan bisnis, termasuk e-commerce, pembayaran tagihan, dan transaksi keuangan lainnya.

“Kami senang bisa berkunjung dan menjalin kerja sama dengan APTIKNAS. Semoga kami bisa memberi kemudahan pembayaran digital bagi anggota dan pengurus APTIKNAS serta bagi Koperasi APTIKNAS Maju Bersama,” pungkasnya.

PT Finnet Indonesia sendiri merupakan anak perusahaan dari Telkom Metra (Telkom Group) yang bekerjasama dengan Mekar Prana Indah (Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia) dan telah menjadi salah satu perusahaan penyedia layanan pembayaran digital terkemuka di Indonesia. ***

*Suara Ibu Indonesia: Lindungi Mahasiswa dan Batalkan UU TNI*

0

Infoberitanasional.com-Jakarta, 28 Maret 2025: Sejumlah kaum ibu menyatakan keprihatinan dan hati yang pilu atas sikap represi aparat terhadap mahasiswa dan masyarakat yang turun ke jalan untuk menolak revisi UU TNI. Mereka juga menuntut agar Presiden Prabowo Subianto membatalkan UU TNI hasil pengesahan Ketua DPR Kamis 20 Maret 2025 lalu.

Berbagai tindakan kekerasan aparat yang terjadi sejak rencana Revisi Undang-undang TNI dibahas hingga disahkan DPR dan berlanjut hingga Kamis (27/2/2025) kemarin dirasakan telah melampaui hati nurani. Kekerasan yang terjadi di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang berulang kali terjadi dan tak kunjung berhenti.

“Inisiatif Suara Ibu Indonesia digagas karena dua hal, yakni keinginan untuk melindungi anak-anak mahasiswa yang berdemo menolak RUU dan UU TNI dari kekerasan aparat, dan menyampaikan protes pada pangkal masalahnya, yaitu disahkannya UU TNI,” kata Avianti Armand, arsitek dan penulis, penggagas Suara Ibu Indonesia dalam aksi di depan Gedung Sarinah, Jl Thamrin, Jakarta, Jumat (28/3).

Para Ibu menyerukan hal yang sama dengan mahasiswa, yakni menolak wacana dwifungsi TNI dan meminta TNI tetap berada dalam fungsi dan tugasnya sebagai penjaga keamanan negara sesuai UU 34 Tahun 2004 yang menyebut bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan tidak kembali ditarik masuk ke ranah politik dan bisnis seperti terjadi di masa Orde Baru.

Dalam orasinya, budayawan Melani Budianta, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia mengatakan, 27 tahun lalu anaknya melakukan aksi menentang dwifungsi TNI. Kini ia sudah bercucu, masih melakukan hal yang sama karena prihatin terhadap situasi sosial.

Sulistyowati Irianto, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia mengatakan Indonesia selalu berhasil keluar dari krisis. “Dan gerakan mahasiswa selalu menjadi motor penggerak perubahan,” katanya.

Filsuf Karlina Supelli yang pada 1998 menggagas gerakan Suara Ibu Peduli, serta banyak tokoh perempuan lain menyambut baik inisiatif Suara Ibu Indonesia. “Kehadiran ibu-ibu dalam gelombang protes ini bisa dilihat sebagai sesuatu yang genting. Kalau ibu-ibu sudah turun ke jalan, pasti ada situasi kritis yang memaksa mereka bertindak. Secara naluriah, perempuan memiliki sifat melindungi keluarga, terutama anak-anak yang dicintainya. Dalam keadaan genting, seorang Ibu akan bersedia “pasang badan”, menjadi tameng untuk melindungi anak-anaknya,” Karlina mengatakan.

Inisiatif Suara Ibu Indonesia terinspirasi dan merujuk pada sejarah Suara Ibu Peduli sebelum reformasi dan gerakan Kamisan yang telah berlangsung selama 18 tahun yang digagas oleh Sumarsih Maria, ibunda dari Wawan yang tewas karena kekerasan aparat dalam Tragedi Semanggi.

“Kami berharap bahwa dengan terlibatnya ibu-ibu dalam demo menolak UU TNI, gerakan ini bisa menggugah hati para ibu di seluruh Indonesia dan akan terus membesar hingga punya dampak yang serius dalam mendorong dibatalkannya UU TNI,” ujar Avianti.

Aksi damai ini merupakan permulaan dari perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk melindungi dan mendampingi mahasiswa meneruskan tuntutannya menolak revisi UU TNI. Gerakan Suara Ibu Indonesia dan aksi damai ini selanjutnya akan dilakukan dengan berkolaborasi dengan komunitas dan lembaga-lembaga lain yang sudah terlibat dengan berbagai fokus.

Aksi tersebut mengundang perhatian masyarakat di sekitar Gedung Sarinah Jl. Thamrin Jakarta dengan bernyanyi Ibu Pertiwi dan Bagimu Negeri.

Berikut teks yang disebarkan pada aksi:

_Kami adalah Ibu Indonesia._

_Kami menyuarakan kesedihan dan keprihatinan para ibu di seluruh Indonesia yang mengharapkan Indonesia yang lebih baik bagi generasi anak-anak kami._

_Kami tidak rela masa depan anak-anak kami diambil oleh keserakahan para elite pejabat yang menempuh cara-cara kotor untuk melanggengkan kekuasaannya._

_Kami tidak rela anak-anak kami hidup di Indonesia yang kehilangan kemanusiaan, keadilan, keberadaban, dan kemerdekaan bersuara._

_Kami tidak rela anak-anak kami berhadapan dengan kekerasan aparat demi memperjuangkan demokrasi yang disudutkan oleh senapan dan diinjak-injak lars tentara._

_Karena itu, kami tidak akan melarang anak-anak kami, para mahasiswa untuk memperjuangkan apa yang direnggut dari masa depan mereka._

_Kami ingin anak-anak kami memperoleh perlindungan dalam perjuangan yang mereka lakukan. Jangan ada serangan terhadap tim medis yang menyelamatkan mereka dari pukulan aparat. Jangan ada yang dihilangkan. Jangan ulangi sejarah kelam negeri ini pada generasi penentu masa depan ini._

_Kami, Ibu Indonesia, akan mendampingi perjuangan mereka dengan ikut turun ke jalan, berjuang bersama anak-anak kami, melawan kekuasaan yang korup.
Inilah tuntutan kami:_

– _Stop kekerasan pada mahasiswa._
– _Batalkan UU TNI. Tolak RUU Polri._
– _Kembalikan tentara ke tugas utamanya membela tanah air dan polisi ke tugas utamanya melindungi masyarakat, bukan membela elite pejabat yang segelintir_.

Pewarta ( Indah  )

APTIKNAS Meriahkan Pameran Internasional Shenzhen IEAE 2025

0

Infoneritanasional.com-Pameran International Electronics & Smart Appliances Expo (IEAE) di Pusat Konvensi dan Pameran Shenzhen, China baru-baru ini berakhir dengan sukses. Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) yang dipimpin langsung Ir. Soegiharto Santoso, SH selaku Ketua Umum turut meramaikan pelaksanaan IEAE di Shenzhen selama tiga hari dari 20 – 22 Maret 2025.

Pameran ini didukung oleh Kamar Dagang Elektronik Guangdong, dan diselenggarakan oleh Guangdong Chaoyu Exhibition Co., Ltd., Beragam produk baru terlaris dan trendi dipamerkan selama ajang ini berlangsung dan menarik banyak pengunjung.

“Kami bersama-sama menghabiskan waktu beberapa hari untuk menghadiri Shenzhen IEAE. Kegiatan IEAE dilaksanakan pertama kali tahun 2017 di Indonesia, dan kemudian berkembang di beberapa negara, seperti China, Vietnam, dan Rusia, hal ini dapat terjadi karena kerja keras dan kerja professional tim Chaoyu Expo dibawah kepemimpinan Mr. Jason Chen selaku Founder and Chairman of Chaoyu Expo dan Mr. Leo Mo selaku Partner & Vice President of Chaoyu Expo,” ungkap Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso, perwakilan dari Indonesia dalam keterangan tertulisnya usai kembali dari Shenzhen, Jumat (28/3/2025) di Jakarta.

Delegasi Indonesia khususnya dari APTIKNAS dipimpin Ketum Soegiharto Santoso dan didampingi Sekjen APTIKNAS Fanky Christian serta sejumlah pengusaha antara lain; Richie Eviendy (V2 Indonesia), Michael Saputra (BARDI), Andy Tanamas (ERAFONE), Sandy Marcus (AZKO), Eric Adi Saputra (AZKO), Hendrix Tjhin (GOOD GAMING SHOP), Alex Sutono (BOLDE), Pan Heri Hertanto (ACMIC), Ngaliman Ng (KiRee), Joni (INDOMAKMUR SEJAHTERA), Lince Salim (DUNIA KIDO), Youce Salim (DUNIA KIDO) Selina Ting (LEKA), Sutjiadi Lukas (AMI), Susanto (AMI), Sherlyn Marvella (AMI), Stephanus Bart Nureka (AIMI) dan Susanty Widjaya (ASENSI).

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi APTIKNAS untuk hadir di IEAE Expo di Shenzhen, salah satu platform inovasi paling terkenal di dunia dalam bidang elektronik dan teknologi,” ujar Hoky sapaan akrabnya yang juga menjabat Penasihat Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Sekjen Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN), Waketum Serikat Pers Republik Indonesia, dan Pendiri dan Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia.

Ia menambahkan, di pameran ini APTIKNAS mengadakan pertemuan business matching dari seluruh peserta Indonesia dengan beberapa perusahaan dari China,”

Shenzhen IEAE tahun ini juga sangat spesial, karena Chaoyu Expo juga merayakan HUT ke 10, dan ini merupakan satu kebanggaan karena kerja sama yang terjalin selama ini dengan pihak APTIKNAS. Chaoyu Expo, Peraga Expo juga merupakan mitra terbaik APTIKNAS sejak 2017. “Dan kami bersiap diri untuk melaksanakan IEAE di Indonesia untuk kesekian kalinya pada 6-8 Agustus 2025 mendatang,” ungkap Hoky.

Selain PERAGA Expo, Hoky menambahkan, kiprah Chaoyu Expo di Indonesia juga semakin nyata karena dibentuknya tim Indonesia dengan Jonathan Andrew Hendrata selaku Country General Manager Chaoyu Indonesia, Dewi Fricida selaku Business Development Lead, dan Davin Wiriady selaku International Sales Executive serta Kezia Magdalena selaku Marketing Specialist.

Hoky juga mengatakan, Shenzhen, kota yang dikenal sebagai jantung inovasi dan manufaktur global, adalah tempat yang tepat untuk pertemuan ini. “Saat kita melangkah ke era transformasi digital, AI, dan teknologi pintar yang menarik ini, IEAE Expo berfungsi sebagai platform penting untuk mendorong kolaborasi, mengeksplorasi solusi inovatif, dan membentuk masa depan industry,” terangnya.

APTIKNAS dengan bangga kembali memberikan dukungannya pada pameran dan forum internasional ini yang menghadirkan teknologi, ICT, IoT, AI, Drone dan Robotika, untuk memenuhi kebutuhan informasi dan bisnis terkait solusi dan penyedia smart city.

“Bersama saya, 20 pemimpin dari industri elektronik & TIK Indonesia bergabung dalam acara ini. Acara ini bukan hanya tentang memamerkan produk-produk terbaru, tetapi juga tentang menghubungkan ide-ide, membangun kemitraan, dan mendorong kemajuan dalam dunia yang lebih saling terhubung dari sebelumnya,” ungkap Hoky.

Pameran Shenzhen IEAE ini berskala sangat besar dengan luas pameran 40.000 meter persegi. Pameran Elektronik ini menarik animo lebih dari seribu perusahaan merek elektronik dan listrik dalam negeri maupun luar negeri.

Lebih menarik lagi terdapat 133,854 pengunjung profesional dari 43 negara dan wilayah di seluruh dunia turut menghadiri pameran ini dengan jumlah transaksi pembelian mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan pameran ini.

Sebagai pusat dari matriks ekologi industri elektronik dan kelistrikan di Greater Bay Area, pameran ini mengandalkan fondasi yang kuat dan industri elektronik dan kelistrikan yang inovatif dari seluruh rantai industry.

Dan secara efisien ini menghubungkan sumber daya rantai industri hulu dan hilir dan menjadikan pameran ini sebagai ajang pertemuan industri elektronik dan kelistrikan yang inovatif, profesional, dan berwawasan di masa depan bagi pembeli, pemasok, dan pakar industri global.

Ini sepenuhnya menunjukkan nilai dari platform pameran yang memberdayakan peningkatan industri elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga.

Pada hari pembukaan, lebih dari seratus pakar teknik terkemuka di bidang elektronik dan peralatan listrik, pemimpin industri global, perwakilan asosiasi industri, dan tokoh media ternama berkumpul.

Kedatangan para pelaku bisnis ini menyuntikkan momentum teknologi mutakhir dan potensi konvergensi industri ke dalam Shenzhen IEAE. Kehadiran para tamu kelas wahid ini tidak hanya menunjukkan pengaruh resmi IEAE Shenzhen di industri elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, namun juga menunjukkan perhatian lebih pihak industri dan konsensus strategis terhadap inovasi teknologi dan tren perkembangan produk elektronik dan listrik di masa depan.

Nama-nama beken yang diundang hadir pada upacara pembukaan Pameran Shenzhen IEAE ini antara lain: Presiden Kamar Dagang Elektronik Tiongkok Wang Ning, dan Wakil Direktur Dewan Shenzhen untuk Promosi Perdagangan Internasional Tang Jin, Wakil Direktur Biro Perdagangan Kota Shenzhen Ye Hua, dan Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso, Presiden Asosiasi Perusahaan Kerjasama Ekonomi Luar Negeri Guangdong Liu Yongru, Presiden Asosiasi Penyelenggara Pameran Provinsi Guangdong Liu Songping, Wakil Presiden Asosiasi Komputer Ho Chi Minh Vũ Anh, Media Bisnis Rusia Alexei, Manajer Umum Rusia Mo Sijian, Wakil Presiden Pameran Chaoyu Wang Bingwen.

Pada upacara pembukaan, Presiden Kamar Dagang Elektronik Tiongkok Wang Ning, Ketum APTIKNAS Soegiharto Santoso, dan Wakil Presiden Pameran Chaoyu Wang Bingwen, secara bergantian menyampaikan sambutannya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada peserta pameran dan tamu dari seluruh dunia.

Para tokoh ini menaruh harapan besar bagi perkembangan industri elektronik dan kelistrikan di masa depan dan berharap pameran ini dapat menghadirkan lebih banyak inovasi dan pengembangan pada industri dan membantu industri bergerak menuju masa depan yang lebih luas.

Dengan suksesnya upacara pembukaan, di bawah bimbingan perwakilan penyelenggara, para pemimpin peserta dan tamu-tamu penting menyambangi berbagai stand pameran dan area pameran. Selama tour, para peserta melakukan pertukaran informasi dan bisnis dengan perwakilan perusahaan peserta pameran untuk mempelajari produk, teknologi, dan strategi pasar terbaru.

Pameran Shenzhen IEAE ini menyatukan asosiasi industri elektronik dan kelistrikan dari kota-kota inti di Greater Bay Area seperti Shenzhen, Guangzhou, Huizhou, Foshan, Dongguan, Zhongshan, dan Zhuhai.

Ini memberikan peran penuh sebagai penghubung platform, mengorganisir lebih dari seribu perusahaan anggota untuk menghubungkan sumber daya pameran secara akurat, dan membangun jembatan kerja sama yang efisien bagi peserta pameran dan pedagang yang berkunjung melalui diskusi tren, kesepakatan bisnis, kreasi teknologi, dan beragam bentuk Kerjasama lainnya.

Kesuksesan penyelenggaraan Shenzhen IEAE tidak hanya menampilkan pencapaian terkini dan tren perkembangan industri elektronik dan kelistrikan, namun juga memberikan kekuatan serta vitalitas baru ke dalam perkembangan industri di masa depan. Bahwa pameran Shenzhen IEAE akan kembali digelar tanggal 6 hingga 8 September 2025 mendatang. ***

Ketua Umum MPN OMBB, M Diamin, minta Kejati Bengkulu profesional mengusut dugaan korupsi PADes Air Sebayur Kecamatan Pinang Raya, Bengkulu Utara.

0

Infoberitanasional.com-Bengkulu Kamis 27/32025/ Skandal ini mencoreng tata kelola keuangan desa, menimbulkan pertanyaan besar atas transparansi pengelolaan dana yang tidak tercatat dalam APBDes.

Laporan resmi Ormas OMBB pada 25 Februari 2025 mengungkap indikasi kuat bahwa PADes dikelola tanpa pencatatan dalam APBDes Air Sebayur.

M Diamin Ketua umum Organisasi Kemasyarakatan ( Majelis Pimpinan Nasional ) menegaskan, pungutan retribusi truk batubara berdasarkan Perdes tidak pernah masuk dalam APBDes dari tahun 2018 hingga 2025, sehingga patut dicurigai.

“Kami mendesak Kejati Bengkulu mengusut tuntas pengelolaan PADes ini karena ada indikasi kuat penyelewengan,” ujar M Diamin, Ketum Organisasi ( OMBB) minggu (2/3/2025) lalu.

Praktik pungutan ini berlangsung sejak 2018 hingga 2025, dengan ratusan truk batubara setiap hari membayar retribusi ke desa.

Jumlah truk yang melintas mencapai 600 hingga 1.000 unit per hari, dengan tarif pungutan Rp 4.000 per truk.

Jika dihitung, potensi pemasukan desa sangat besar, namun aliran dana tersebut tidak jelas dan tidak tercatat dalam APBDes.

“Setiap hari desa bisa menerima jutaan rupiah, tapi dananya tidak masuk ke kas desa, ini indikasi penyalahgunaan,” tegas Diamin.

Diamin berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan dan mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut.

“Aturan terkait PADes jelas. Jika dana tak masuk APBDes, maka ada dugaan kuat penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi,” tandasnya.

Sementara itu, Kejati Bengkulu menyampaikan bahwa laporan ini masih dalam proses tindak lanjut dan akan diinformasikan selanjutnya.

“Laporannya masih ditindaklanjuti, jadi mohon ditunggu informasi selanjutnya,” pungkas PTSP Kejati Bengkulu, Ayu Ramadhini Syahfitri.Saat di Hubungi oleh pengurus Organisasi Kemasyarakatan lewat No.kantor kejati Provinsi Bengkulu ( *** )

Proyek Paving Block di Desa Bulolohe Diduga Asal-asalan, Inspektorat Diminta Bertindak!

0

Infoberitanasional.com-Bulukumba – Proyek paving block di Dusun Bentenge, Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, tengah menjadi sorotan tajam. Pekerjaan yang dibiayai Dana Desa (DDS) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 152.958.000 dengan volume 135 x 3,5 meter² ini diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak memenuhi standar kualitas yang seharusnya.

Kritik keras datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Salah satu perwakilan LSM, Akbar, mendesak Inspektorat Kabupaten Bulukumba untuk segera turun tangan dan melakukan pemeriksaan.

“Sangat disayangkan jika proyek seperti ini terus terjadi. Ini bukan pembangunan, tapi pemborosan anggaran!” ujar Akbar dengan nada kecewa, Rabu (26/03/2025).

Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi di Desa Bulolohe. “Berkali-kali proyek di desa ini dikerjakan asal jadi. Inspektorat jangan pura-pura buta dan tuli!” tegasnya.

Keluhan juga datang dari masyarakat setempat. Mereka geram melihat anggaran desa yang seharusnya untuk pembangunan justru diduga disalahgunakan. Warga berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang agar proyek-proyek desa tidak lagi dikerjakan asal-asalan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek, yakni Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Bulolohe, belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan ini.

Kini, masyarakat menunggu langkah konkret dari Inspektorat dan pihak terkait. Akankah ada tindakan tegas, atau kasus ini akan menguap begitu saja seperti proyek-proyek bermasalah sebelumnya?

Red