11.3 C
New York
Sabtu, Oktober 10, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 133

LBH Aliansi Relawan Prabowo Gibran Desak Kapolri Tindak Tegas Dugaan APH dalam Siklus Peredaran Narkoba di Bima dan Dompu NTB

0

Infoberitanasional.com-Jakarta – Ketua Lembaga Bantuan Hukum Aliansi Relawan Prabowo Gibran (ARPG) Firdaus Djuwaid, SH, M.H mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menindak tegas dugaan keterlibatan aparat penegak hukum (APH) yang terlibat dalam siklus peredaran narkotika dan obat terlarang di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami menduga peredaran narkoba di tiga kota (red-Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu) yang sudah mengkhawatirkan melihatnya beberapa oknum APH. Untuk itu kami atas nama masyarakat mendesak Kapolri melakukan penertiban dan penangkapan para bandar, pemasok, agen dan APH yang membekingi transaksi narkoba,” kata Firdaus Djuwaid dalam rilis media, Rabu (8/1/2025) di Jakarta.

Menurutnya, narkoba adalah salah satu kejahatan yang telah ditetapkan sebagai kejahatan Ekstra Ordinary Crime, kejahatan yang memiliki akibat yang sangat sistematis. Dimana kejahatan yang mengakibatkan hancurnya generasi muda sebagai tonggak estafet keberlangsungan kepemimpinan suatu bangsa dan negara.

“Oleh karena itu Negara (red-kepolisian) berkepentingan besar untuk mencegah, menjaga penyebaran narkoba secara luas di negara Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ucapnya.

Menyadari hal itu Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Asta cintanya termasuk salah satunya adalah memberantas tindak pidana narkoba. Yang mana Presiden Prabowo mengajak, seluruh masyarakat Indonesia untuk mengawasi tempat dan masyarakatnya masing-masing agar melaporkan segala tindak-tanduk yang mencurigakan sehubungan dengan penyebaran dan penjualan narkoba.

“Presiden sudah menegaskan bahwa narkoba adalah musuh kemanusian musuh bersama masyarakat Indonesia. Untuk itu kita tidak akan mentolerir siapapun yang terlibat dalam siklus peredaran barang haram ini,” tandas Firdaus.

Lima tahun terakhir ini ternyata siklus peredaran narkoba di Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu telah sangat mengkhawatirkan. Bahkan telah menyasar banyak pihak, bukan saja pada para pemilik uang atau orang memiliki ekonomi matang, tapi justru telah menyasar hingga masyarakat bawah.

“Saat ini para petani dan anak-anak dibawah umur sudah banyak yang terjebak dan ketergantungan terhadap barang haram ini. Untuk itu kami meminta Kapolri untuk turun dan menindak tegas peredaran narkoba di tiga kota tersebut,” ujar Firdaus.

Bahkan menurut informasi yang beredar narkoba telah merasuk oknum tertentu yang berada pada instansi. Dimana yang seharusnya menjaga, mengawasi dan menghukum para pelaku kejahatan narkoba, justru malah menjadi pengatur dan bahkan menjadi sumber dimana barang haram itu berasal.

“Isu tentang keterlibatan oknum aparat kepolisian dalam siklus peredaran narkoba di tiga kota tersebut  sebenarnya sudah sering masyarakat laporkan kepada kepolisian. Baik secara resmi maupun melalui media massa, namun kurang mendapatkan respon positif dari Aparat Penegak Hukum,” bebernya.

Bahkan kata Firdaus, laporan masyarakat yang seharusnya bersifat rahasia untuk identitas pelapornya, namun sengaja dibocorkan. Sehingga akhirnya pelapor diancam dan di intimidasi oleh para preman bekingan bandar narkoba dan lain lain-nya.

“Pada intinya kebocoran identitas pelapor tidak mungkin dilakukan oleh orang lain, kecuali oknum APH itu sendiri yang mencatat dan menerima laporan/pengaduan masyarakat tersebut,” herannya.

Demikian juga beberapa laporan yang disampaikan oleh salah seorang yang bernama Uswatun Hasanah yang memiliki akun Facebook (FB) Badai NTB, hingga hari ini belum mendapatkan respon positif dari para penegak hukum.

“Bahkan, seperti laporan laporan masyarakat sebelumnya Badai NTB di bocorkan identitasnya kemudian mendapatkan intimidasi dan ancaman dari berbagai pihak yang merasa kepentingan bisnisnya terganggu dengan laporan tersebut,” jelas Firdaus.

Mendapatkan ancaman dan intimidasi yang bertubi tubi sementara laporannya tidak juga segera diproses. Kemudian Uswatun Hasanah yang kebetulan adalah Ketua SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia) Wilayah NTB melalui akun FBnya Badai NTB berikrar untuk membongkar seluruh jaringan Narkoba yang ada di tiga daerah tersebut.

“Setelah melalui penelitian investasi yang ketat, akhirnya pemilik akun Facebook Badai NTB mengetahui semua seluk beluk peredaran narkoba di tiga daerah tersebut. Dimana dirinya siap menerima seluruh konsekwensi logis dan hukum yang harus dia pertanggungjawaban,” kata Firdaus.

LBH ARPG mendukung dan memberikan advokasi kepada Uswatun Hasanah dalam membongkar Bandar Narkoba. Termasuk dalam mengungkap keterlibatan para oknum polisi (red-APH) dalam bisnis haram ini.

Firdaus Djuwaid, SH, M.H selaku Ketua Lembaga Bantuan Hukum Aliansi Relawan Prabowo Gibran (LBH ARPG) menyatakan mengutuk keras keterlibatan para oknum polisi yang terlibat peredaran narkoba. Ia mendesak Kapolri melalui Kadiv Propam Mabes Polri untuk segera melakukan tindakan hukum sesuai kewenangan yang berlaku, untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas keterlibatan oknum APH yang diduga terlibat, baik secara langsung atau tidak langsung.

“Kami meminta kepada Kapolri agar oknum-oknum yang terbukti terlibat untuk dipecat secara tidak terhormat. Sebab siklus peredaran narkoba di tiga kota tersebut (red-Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu) sudah mengkhawatirkan dan merusak masa depan masyarakat umum,” pungkas Firdaus.

Red

Ketum ( OMBB ) Meninta PRSIDIN RI Segera Memerintakan Penegak Hukum Tindak Lanjut Temuan BPK Terkait Anggaran Daerah

0

infoberitanasional.co M-Aceh Timur, 4 Desember 2024 – Ketua Ketua Organisasi kemsyarakatan MAJU BERSAMA BENGKULU MAJELIS PIMPINAN NASIONAL M DIAMIN yang sudah dilaporan oleh Lembaga Suadayah Masyrqkat ( LAKI ) Aceh Timur, Saiful Anwar, yang mana sudah di temukan Oleh BPK RI terseb, yang di duga sudah merugikan Negara di Kabupaten Aceh Timur untuk segera menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran yang dinilai bermasalah.

“Temuan BPK ini jelas menunjukkan adanya ketidak Patihan dalam pengelolaan anggaran daerah. Kami mendesak para pihak terkait, baik Kepala SKPK, Kepala Dinas PU, maupun Ketua TAPK, untuk segera memproses rekomendasi BPK sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas M diamin Ketua umum Organisasi kemasyarakatan maju bersama Bengkulu Majelis Pimpinan Nasional tersebut, dalam pernyataannya hari ini. 5 Desember 2024.

Menurut M diamin Ketum ( OMBB ) temuan yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK melibatkan sejumlah kelebihan pembayaran, termasuk belanja gaji dan tunjangan ASN sebesar Rp586,5 juta, belanja perjalanan dinas sebesar Rp129,9 juta, serta kelebihan pembayaran proyek di Dinas PUPR sebesar Rp2,6 miliar. Selain itu, denda keterlambatan proyek sebesar Rp1 miliar juga belum ditarik dan disetorkan ke Kas Daerah.

Diapun menambahkan bahwa ketidakpatuhan dalam pengelolaan anggaran daerah dapat berdampak buruk pada pelayanan publik dan pembangunan di Aceh Timur. “Pemerintah harus menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas. Informasi Pubek Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat pengelolaan keuangan yang tidak profesional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa BPK telah memberikan tenggat waktu 60 hari sejak laporan diterima untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut. “Kami akan terus memantau perkembangan ini dan tidak segan-segan melaporkan pihak-pihak yang tidak menindaklanjuti rekomendasi BPK kepada penegak hukum,” ungkap ketum ( OMBB ) tersebut kepada awak media.

Diapun meminta kepada PERSIDEN RI PERBOWO SUBIANTO untuk segera memerintahkan pihak Penegak Hukum di wilayah provinsi Aceh maupun pihak Penegak Hukum ( APH ) di kabupaten Aceh Timur untuk menindak tegas para pejabat Negarah yang merugikan keuangan Negara tersebut,

Temuan BPK ini menjadi ujian bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk membuktikan keseriusan mereka dalam membenahi pengelolaan keuangan daerah dan memastikan kepercayaan masyarakat tetap pemerintah daerah.

Red

*Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Metro Tangerang Gandeng KWT Hasilkan Pangan Berkualitas*

0

infoberitanasional.com-TANGERANG — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Polres Metro Tangerang Kota gandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) garap lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif.

Lahan tersebut dikelola dan diubah menjadi lahan produktif dengan penanaman sayur mayur dan budidaya ikan.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama para pejabat utama (PJU) Polres berkesempatan meninjau dan mengecek langsung beberapa lokasi KWT dibawah binaan Polsek jajaran di wilayahnya.

Adapun lokasi yang disambangi Kapolres dan jajaran berada di KWT Rosela, ketahanan pangan Polsek Neglasari, Jalan Mandor Dogol, Kelurahan Karanganyar Kecamatan. Neglasari. Ketahanan pangan Polsek Benda, KWT Kampung Mancing Jalan Siswa Raya, Kelurahan Belendung, dan ketahan pangan Polsek Teluknaga, KWT Adidaya PIK 2 Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga.

Zain mengatakan, program ketahanan pangan melalui KWT binaan Polsek jajarannya itu sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden RI.

“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat melalui program swasembada pangan,” kata Zain dalam keterangan, Rabu (8/1/2025).

Ia menilai, KWT dengan binaan Polsek jajaran Polres Metro Tangerang Kota diharapkan dapat  menciptakan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilingkungan.

“Contohnya, hasil panen budidaya ikan dan penanaman sayur mayur sebagian besar  disalurkan untuk kegiatan Stunting Posyandu di wilayah hukum Polsek Benda,” ungkapnya.

Program ini diharapkan tidak hanya akan memberikan manfaat dalam hal peningkatan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dalam bentuk peningkatan pendapatan dan peluang kerja.

“Untuk menghasilkan pangan sayur mayur maupun budaya ikan lele dan nila, perlu dilakukan kerja bakti, menjaga kebersihan dilakukan anggota di masing-masing Polsek,” katanya.

Kapolres pun meminta para bhabinkamtibmas bersama dengan Babinsa untuk terus melakukan Koordinasi dengan Camat serta para pengusaha yang ada di Wilayah, terkait Program KWT tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polri khususnya Polres Metro Tangerang Kota berharap dapat berkontribusi lebih jauh dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Tangerang.

“Tentunya, kami (Polri) akan memberikan pendampingan kepada petani agar hasil panen maupun budidaya ikan dapat optimal dan terus berkelanjutan,” pungkasnya.

Red

Rotasi Strategis di Polres Pelabuhan Makassar: Tiga PJU dan Satu Kapolsek Resmi Sertijab

0

Infoberitanasional.com-Polres Pelabuhan Makassar memulai tahun baru dengan langkah strategis. Pada Senin (6/1/2025), Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama (PJU) dan satu Kapolsek jajaran di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Pelabuhan Makassar.

Adapun tiga PJU yang mengalami pergantian, yaitu Kabag SDM Polres Pelabuhan Makassar dari Kompol Syarifah Nur Fitriani Har kepada AKP Jumanto Agung, Kasat Intelkam dari Iptu Zulficar kepada AKP Muh Yufsin, dan Kasat Lantas dari AKP Sarifuddin kepada AKP Nursanti. Sementara itu, Kapolsek Wajo kini dijabat oleh Kompol Muhammad Idris, menggantikan Kompol Joko Pamungkas.

Rotasi ini dilakukan berdasarkan surat telegram Kapolda Sulsel Nomor STR/790/XII/KEP./2024 dan STR/791/XII/KEP./2024 tanggal 20 Desember 2024. Langkah ini mencerminkan dinamika organisasi yang sehat di lingkungan Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, AKBP Restu Wijayanto menegaskan bahwa pergantian pejabat adalah upaya meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.

“Rotasi ini adalah langkah strategis untuk menyegarkan organisasi dan menjawab tantangan tugas ke depan. Saya percaya, pejabat baru akan membawa energi positif dan terus melanjutkan prestasi yang sudah diraih sebelumnya,” ucapnya.

Tak lupa, ia memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi selama bertugas. “Terima kasih atas kontribusi luar biasa selama ini. Semoga pengalaman yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk jenjang karier berikutnya,” tambahnya.

Kegiatan sertijab ini diakhiri dengan sesi kenal pamit yang penuh suasana hangat dan kekeluargaan. Para pejabat baru pun menyatakan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Dengan pergantian ini, Polres Pelabuhan Makassar optimis dapat terus menghadirkan pelayanan yang prima kepada masyarakat, menjaga keamanan, dan menegakkan hukum secara profesional dan humanis. (@$_23)Info dari <a href=” >Polres Pelabuhan Makassar</a>

*(ARIFIN SULSEL)*

Ketua Dewan pimpinan daerah (DPD) Gabungnya wartawan Indonesia Silaturahmi Ke Rumah Penasehat GWI.

0

infoberitanasional.com-Kabupaten Bogor|| Ketua dewan pimpinan daerah (DPD) Gabungnya wartawan Indonesia (GWI) Syamsul Bahri berserta Jajaran Pengurus GWI Waka GWI  (Romli) sekjen GWI (Suhardiman) Humas DPC GWI Kota Tangerang  beserta jajaran Pengurus GWI yang Hadir  berkunjung ke Rumah Dewan Penasehat Media Gabungnya wartawan Indonesia Mayjan TNI (Purn) Sulaeman AB SH Beliau satu leting dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perana Menjabad DANPUSPOM Minggu(5/1/2025)

Ketua Gabungnya wartawan Indonesia (GWI) DPD  Banten
Syamsul Bahri disambut baik oleh Mayjen (Purm) TNI  Sulaeman AB SH yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh keluarga besar nya di tempat Kediamannya di Komplek Perumahan Kostrad di cikeas Kabupaten Bogor Jawabarat.

Dalam momen tersebut, Suleman AB SH  menyampaikan bahwa GWI (Gabungnya wartawan Indonesia) tetap konsisten bergerak tegak lurus dengan peneguhan idiologi pancasila dan garda terdepan untuk sosial Kontrol dalam mempublikasikan pemberitaan ujarnya”

Selain itu, Syamsul Bahri juga turut melaporkan bahwa dalam waktu dekat, GWI akan meresmikan Kantor DPD provinsi Banten yang ada di Kota Tangerang Kecamatan Tangerang dan Akan  menggelar  Lokakarya Nasional sebagai rangkaian dari peringatan  Hari Pers Nasional (HPN) 2025 sekaligus  akan melakukan penataan Kantor DPD GWI Provinsi Banten

Menanggapi hal tersebut, selaku  Dewan Pembina Media GWI  Suleman AB SH meminta segenap jajaran GWI  tetap solid  dan  terus bergerak untuk Memberantas Korupsi dan Narkoba di Negri Indonesia tercinta ini

Disamping itu Sulaeman AB berharap agar pembenahan sekretariat GWI agar segera dirampungkan mengingat fungsinya yang sangat vital bagi organisasi dan pihaknya siap untuk ikut berperan serta. dalam memberantas narkoba dan Korupsi di Indonesia

(Red)

Dandim Boyolali Hadiri Grand Opening Central Kitchen Badan Gizi Nasional di Ngemplak Boyolali

0

Infoberitanasional.com-Boyolali.  Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd.M.Han menghadiri kegiatan Grand Opening “Central Kitchen Badan Gizi Nasional” di Unit Badan Gizi Nasional yang bertempat di Dukuh Kelipan RT 01 RW 07 Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kab. Boyolali dan Peninjau pembagian Makan Bergizi di SMA N Ngemplak Kabupaten Boyolali. Senin ( 06/01/25)

Dandim 0724/Boyolali Letkol In Wiweko Wulang Widodo, S.Pd.M.han mengatakan Makan siang bergizi merupakan program pemerintah melalui Badan Gizi Nasional yang bertujuan mengatasi permasalahan gizi sebagai langkah mendasar menciptakan generasi emas Indonesia yang kuat, sehat dan cerdas. Selain itu juga, meningkatkan kemandirian pangan diwilayah

Dandim juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak dapat memahami pentingnya pola makan sehat dan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung perkembangan fisik dan mental mereka.

“Anak-anak adalah harapan bangsa. Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, mereka akan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan negara,” pungkasnya

Sementara itu di tempat yang sama, Bapak Puspo Wardoyo, pendiri Wong Solo Group, yang menjadi motor dari Yayasan Bangun Gizi Nusantara mengutarakan pada hari ini dari 2 SPPG yang dikelola timnya mendistribusikan 12 ribu porsi makanan bergizi untuk siswa TK, SD, SMP hingga SMA di sekitar Kecamatan Gagaksipat.

Kami senang bisa terlibat dalam kegiatan membantu pemenuhan gizi dari siswa-siswa di Kecamatan Gagaksipat sesuai visi dan misi Presiden Prabowo untuk meningkatkan asupan nutrisi generasi muda Indonesia.

Yayasan Bangun Gizi Nusantara mengelola 2 (dua) SPPG Gagaksipat dengan mengerahkan tidak kurang dari 150 karyawan.

Umumnya mereka berasal dari warga sekitar SPPG yang telah menjalani pelatihan pengelolaan dapur dengan standar BGN yang mengutamakan faktor higienis, rapi dan akuntabel.

Mereka berlatih dengan dukungan tim Wong Solo Group yang telah memiliki jam terbang 30 tahun di industri kuliner di tanah air selama fase ujicoba setelah Pembangunan 2 SPPG Gagaksipat.

Kami ingin menjadi percontohan dari pendirian hingga pengelolaan SPPG sesuai standar BGN, sehingga rekan-rekan dari daerah lain bisa belajar ke Gagaksipat.

Untuk mendukung operasionaliasi SPPG Gagaksipat, maka, Yayasan Bangun Gizi Nusantara sehari-hari memberdayakan sumber pasokan dari petani, peternak dan pedagang lokal. Sebagai ilustrasi tiap dapur memerlukan tidak kurang dari 300 kg daging, 250 kg sayur, ratusan telor ayam, dan 530 kg buah-buahan.

Kami berharap dengan keberadaan SPPG Gagaksipat maka harapan Presiden Prabowo agar pemberdayaan ekonomi lokal dari warga sekitar bisa terwujud dengan baik.

(Agus Rodo kemplu)

Pelaksanaan pekerjaan Fisik DD Desa barat wetan jalan Usaha tani Di Duga Jadi Ladang Kropsi,,,,,

0

INFOBERITANASIONAL.COM-Bengkulu kabupaten Kepahiang Program Pelaksanaan Pembanguan Desa barat wetan Kecamatan kabowetan Kabupaten kepahiang Provinsi Bengkulu, di duga bantuan rabat beton asal jadi di desa barat wetan beberapa aitemap pengadan tong sampah jumlah 105 sumber dana DD dan ADD pengadaan tong samaph pitip sesuai laporan masyarakat setempat pekerjaan di bangun Asal jadi rabat beton, dan juga ironis nya bawah pengadaan tong sampa tersebut di duga pektip dan Alisa tidak dilaksanakan fisik nya oleh pemerintah desa barat wetan tersebut.

Hal itu terungkap, setelah satu warga di wawancara tim investigasi turun langsung ke lapangan” dari masyarakat setempat, bahwa banguan  di tahun 2023 itu banyak yang sudah rusak retak,, jumat 27 Desember 2023

Dana Desa merupakan salah satu pendapatan terbesar Desa yang bersumber dari APBN dan digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan Kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa. Kadang-kadang  modus korupsi Dana Desa. Kepala Desa memanfaatkan pekerjaan Desa. Yaitu,kurang kwalitas, dan marup harga satuan.

Salah satu masyarakat yang enggan di sebut kan namanya itu membeberkan , bangunan rabat beton di duga asal jadi dan juga masih banyak lokasi yang belum di bangun oleh pemerintah desa barat wetan waktu RKPDES, musyawarah desa pemdes Desa barat wetan Tidak teranseparan. ungkap masyarakat.

Kami selakuh masyarakat sangat menyakan kejadian tidak sesuai dangan musyawarah desa barat wetan yang di gelar di balai desa,barat wetan sementara sumber dana tersebut dari dana desa DD,dan ADD, banyak modus yang di lakukan kepala desa demi merai keuntungan pribadi. Tegas masyarakat.

Yang lebih paranya lagi di duga bangun  desa yang tidak sesuai rap dan hambar bangun tersebut di buat anggran pantastis oleh oknom Kepala Desa. di ungkap masarakat.

Sehingga disimpulkan beberapa poin penting tersebut diduga sebagai ajang Korupsi pihak Pemerintah Desa dan Kepala Desa barat wetan Harus bertanggung jawab. Atas kerugian Negara tersebut.

Seharusnya pihak Aparat Penegak Hukum(APH), dan Komisi Pemberantasan Korupsi Juga Infistorat kabupaten kepahiang, meninjau langsung ke desa tersebut serta memeriksa,Mengaudit dan menyelidiki prihal pelaksanaan program Di Desa barat wetan kecamatan kabawetan kabupaten Kepahiang provinsi Bengkulu tersebut.

Kami Tim dari gabungan media meminta kepada pihak ( APH ) dan pihak KPK RI juga Infistorat kabupaten Kepahiang untuk mengaudit pekerjaan fisik dana desa, desa barat wetan Kecamatan kabowetan Kabupaten kepahiang dari mulai Tahun Angaran 2021 Sampai dengan Angaran 2024 tersebut kerna kami menduga pekerjaan tersebut semua nya tidak sesuai dengan Rap dan gambar yang ada beserta merugiakan keuangan negara,

apalagi sekarang Setela kepemimpinan PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO menegaskan dan mengiterusikan yang nama nya tindak pidana korupsi harus di berantas semua Tanpa terkecuali dari ke pemerintahan pusat sampai kepemerintahan desa tegas PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO.

Sementara berita ini akan di terbitkan Kepala Desa barat wetan masih dalam konfirmasi dan berusaha di hubungi.

Dengan tegas kami dari tim investigasi di lapangan mintak para penegak Hukum usut tuntas permasalahan Desa barat wetan
Dari apbdes tahun 2022-2024.

Pewarta lirisan,, Perlis,goper

Kepada APH Periksa Dan Audit Kades Karena Transparansi Penggunaan Dana Desa kepada Masyarakat Desa Sugiwaras

0

INFOBERITANASIONAL.COMEmpat Lawang Sumatra Selatan Masyarakat Desa Sugiwaras, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, mempertanyakan transparansi dan penggunaan dana desa yang dinilai tidak jelas.

Kritik tersebut muncul akibat minimnya terobosan pembangunan dan perbaikan di wilayah desa tersebut.

Sala satu  Masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dana desa, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan di tingkat desa.

“Dana desa itu kan diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Tapi kepala desa tidak menggunakannya sesuai fungsi, bahkan banyak infrastruktur yang tidak layak masih dibiarkan,” ujarnya.

Masyarakat menilai ketidakoptimalan penggunaan dana desa oleh kepala desa Dapat mencoreng program baik yang sudah dicanangkan oleh Bupati. “Program bupati sudah bagus, tapi kalau kepala desa tidak menjalankan fungsinya, hasilnya tidak maksimal,” tambahnya.

Masyarakat mengeluhkan kondisi infrastruktur Desa Sugiwaras yang memprihatinkan meskipun anggaran desa dikucurkan setiap tahun hingga miliaran rupiah. Salah satunya adalah kerusakan fasilitas air bersih (PAMSIMAS) yang hingga kini tidak kunjung diperbaiki.

“Air PAMSIMAS sudah mati bertahun-tahun, tapi tidak ada perhatian. Kami hanya ingin dana desa digunakan untuk kebutuhan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” kritik seorang warga.

Warga meminta APH dan BPK  Meriksa dan  mengaudit penggunaan dana desa di Desa Sugiwaras.

Rp. 923.582.000
Pagu
Rp. 923.582.000
Penyaluran
Tahapan Penyaluran
Status Desa: TERTINGGAL
1 Rp 370.674.600 40.13
2 Rp 277.074.600 30.00
3 Rp 275.832.800 29.87
Detail data penyaluran
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** Rp 121.658.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang ** Rp 43.867.400
Pemeliharaan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp 4.750.000
Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp 95.318.740
Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) Rp 500.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 35.923.260
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 30.330.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 32.681.740
Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa (Obat-obatan; Tambahan Insentif Bidan Desa/Perawat Desa; Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst) Rp 5.775.000
Pengelolaan Perpustakaan Milik Desa (Pengadaan Buku-buku Bacaan, Honor Penjaga untuk Perpustakaan/Taman Bacaan Desa) Rp 10.656.000
Dukungan Penyelenggaraan PAUD (APE, Sarana PAUD, dst) Rp 47.800.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp 37.034.140
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp 28.690.860
Keadaan Mendesak Rp 23.400.000
Keadaan Mendesak Rp 23.400.000
Keadaan Mendesak Rp 23.400.000
Keadaan Mendesak Rp 23.400.000
Pelatihan/Penyuluhan/Sosialisasi kepada Masyarakat di Bidang Hukum dan Pelindungan Masyarakat Rp 7.950.000
Bantuan Hukum Untuk Aparatur Desa dan Masyarakat Miskin Rp 5.725.000
Pelatihan Kesiapsiagaan/Tanggap Bencana Skala Lokal Desa Rp 7.200.000
Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Keamanan/Ketertiban oleh Pemerintah Desa (Satlinmas desa) Rp 5.775.000
Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Keamanan/Ketertiban oleh Pemerintah Desa (Satlinmas desa) Rp 4.000.000
Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Keamanan/Ketertiban oleh Pemerintah Desa (Satlinmas desa) Rp 2.000.000
Pengadaan/Penyelenggaraan Pos Keamanan Desa (pembangunan pos, pengawasan pelaksanaan jadwal ronda/patroli dll) ** Rp 6.000.000
Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp 7.700.000
Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 38.675.000
Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 146.041.400
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 10.207.460
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 7.000.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 4.800.000
Operasional Pemerintah Desa yang bersumber dari Dana Desa Rp 4.800.000
Penyusunan Dokumen Keuangan Desa (APBDes/ APBDes Perubahan/ LPJ APBDes, dan seluruh dokumen terkait) Rp 5.700.000
Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Desa/Pembahasan APBDes (Musdes, Musrenbangdes/Pra-Musrenbangdes, dll., bersifat reguler) Rp 12.209.000
Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Desa/Pembahasan APBDes (Musdes, Musrenbangdes/Pra-Musrenbangdes, dll., bersifat reguler) Rp 2.394.000
Penyusunan/Pendataan/Pemutakhiran Profil Desa (profil kependudukan dan potensi desa)** Rp 20.370.000
Penyusunan/Pendataan/Pemutakhiran Profil Desa (profil kependudukan dan potensi desa)** Rp 5.205.000
Penyusunan/Pendataan/Pemutakhiran Profil Desa (profil kependudukan dan potensi desa)** Rp 10.094.000
Koordinasi/Kerjasama Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (Antar Desa/Kecamatan/Kabupaten, Pihak Ketiga, dll)** Rp 900.000
Penyediaan sarana (aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 20.251.000

Dana Desa sugi waras 2024

Rp. 824.366.000
Pagu
Rp. 824.366.000
Penyaluran
1 Rp 393.273.200 47.71
2 Rp 431.092.800 52.29
3 Rp 0 0.00
Detail data penyaluran
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 16.800.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp 34.370.480
Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) Rp 11.500.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp 28.000.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst) Rp 14.669.200
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** Rp 22.955.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** Rp 2.765.100
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** Rp 38.327.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** Rp 30.327.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) ** Rp 4.185.000
Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 60.204.000
Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (Alat Produksi dan pengolahan pertanian, penggilingan Padi/jagung, dll) Rp 54.605.920
Keadaan Mendesak Rp 41.400.000

Masyarakat Desa Sugiwaras Sangat  berharap adanya tindakan tegas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta  :  Bk Tim.

Tingkatkan Kebugaran Prajurit Satgas Yonif 642/Kps Pos Mesna Rutin Laksanakan Pembinaan Fisik

0

INFOBERITANASIONAL.COM-Papua Barat – Pos Mesna Satgas Yonif 642/Kps melaksanakan kegiatan pembinaan fisik di sekitaran pos guna menjaga kebugaran dan meningkatkan kesehatan prajurit yang sedang melaksanakan satgas di wilayah Papua Barat ini. (5/1/2025)

Kegiatan olahraga tersebut dilaksanakan rutin sehingga kebugaran prajurit dapat terjaga dan siap dalam melaksanakan penugasan di daerah operasi ini yang sudah kurang lebih 5 bulan berada di wilayah penugasan ini

Lettu Inf Henry selaku Danpos menyebutkan sengaja dilaksanakan kegiatan kebugaran jasmani ini agar prajurit di pos mesna ini terhindar dari penyakit dan meningkatkan kualitas imun tubuh mereka sehingga siap dalam melaksanakan tugas pokok di daerah penugasan ini.

Di sisi lain anggota pun merasa setuju dengan kegiatan ini sehingga mereka melaksanakan dengan sungguh-sungguh dikarenakan kegiatan tersebut dari kita untuk kita, sehingga apabila kita yang melaksanakan maka kita sendiri yang mendapatkan hasilnya. ( Pen Yonif 642/Kps)

Red

Badan Hukum Perusahaan Pers PT Perseorangan Tidak Boleh, Tegas Dewan Pers

0

INFOBERITANASIONAL.COM–Jakarta – Dewan Pers menjelaskan masalah jenis badan hukum perusahaan yang dibolehkan mendirikan media cetak, elektronik maupun siber. Perusahaan wajib dalam bentuk PT (Perseroan Terbatas) dan tidak dibolehkan PT perseorangan.

Di Duga Pekerjaan Fisik DD Desa Air Kelinsar Jadi Ajang Kropsi???

Di Duga Pekerjaan Fisik DD Desa Air Kelinsar Jadi Ajang Kropsi???

“Perusahaan perseorangan tidak boleh, ya,” kata Ninik Rahayu, Ketua Dewan Pers kepada sekitar 50 pemimpin media siber, dalam rapat pendampingan menuju verifikasi administratif dan faktual, yang dilansir dari media online infoombbsiberindonesia.com

Dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 diatur mengenai badan hukum mendirikan perusahaan pers, yakni PT dan Koperasi untuk komersil. Sedangkan yayasan untuk non komersil. Namun, belakangan dalam undang-undang Cipta Kerja muncul istilah perusahaan PT (perseroan terbatas) perseorangan, yang membuat rancu persyaratan mendirikan perusahaan pers.

Menurut Ninik, perusahaan perseorangan dimaksudkan untuk memudahkan pelaku usaha UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) mendirikan perusahaan. Sedangkan untuk perusahaan pers, tidak diperkenankan.

Editor : Redaksi.