20.4 C
New York
Sabtu, Oktober 10, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 34

Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

0

Infoberitanasional.com-LAMPUNG – Personel Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama awak Kapal Polisi XXV-2003 Pangkalan Bakauheni melaksanakan pemantauan langsung terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas beredarnya informasi hoaks mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian berkoordinasi dengan petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Suwarno, guna memperoleh informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan, status Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi Badan Geologi.

Selain melakukan pemantauan, personel Satpolairud juga mensosialisasikan informasi resmi dari Kementerian ESDM kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait isu erupsi Gunung Anak Krakatau yang beredar di media sosial.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau diperoleh dari instansi resmi yang berwenang,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, Polda Lampung melalui jajaran Satpolairud akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dan Badan Geologi untuk memantau setiap perkembangan aktivitas vulkanik.

“Personel kami di lapangan terus melakukan monitoring dan koordinasi secara intensif sehingga setiap perkembangan dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat secara cepat dan tepat,” katanya.

Yuni menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diminta mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Badan Geologi.

“Kami mengajak masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki untuk mematuhi radius aman sejauh tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

“Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, silakan mengakses sumber resmi pemerintah atau berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan,” tutupnya.( Rozi )

Polda Lampung Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu dan 202 Butir Ekstasi di Bakauheni

0

Infoberitanasional.com-LAMPUNG – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan narkotika lintas provinsi. Mereka masing-masing berinisial HS, HR, HB, dan DK. Dari keempatnya, HB diketahui merupakan oknum anggota Brimob, sedangkan DK merupakan oknum prajurit TNI Angkatan Laut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan pengembangan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

“Polda Lampung berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana narkotika tanpa memandang latar belakang maupun profesi pelakunya. Siapa pun yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Sabtu (4/7/2026).

Dari hasil pengungkapan, polisi menyita barang bukti berupa tiga bungkus besar sabu seberat sekitar 5 kilogram, 202 butir pil ekstasi, satu tas ransel hitam, empat unit telepon seluler, serta dua unit kendaraan yang digunakan para pelaku.Menurut Yuni, nilai ekonomis barang bukti yang berhasil diamankan mencapai lebih dari Rp5 miliar untuk sabu dan sekitar Rp60,6 juta untuk pil ekstasi.

“Keberhasilan ini sekaligus menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Dengan barang bukti yang diamankan, diperkirakan sekitar 150 ribu orang dapat diselamatkan dari penyalahgunaan sabu dan 202 orang dari penyalahgunaan pil ekstasi,” ungkapnya.

Polda Lampung juga memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan. Untuk tersangka sipil serta oknum anggota Brimob, proses penyidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

Sementara terhadap oknum prajurit TNI AL, penanganannya dilimpahkan kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut sesuai kewenangannya.

“Koordinasi dengan institusi terkait terus dilakukan agar proses penegakan hukum berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Tidak ada perlakuan khusus terhadap pihak yang terlibat,” tegas Yuni.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

“Polda Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Sinergi masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai jaringan narkoba,” tutup Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

Kronologi Singkat

Pengungkapan kasus bermula pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, saat petugas mengamankan HR di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Dari hasil pemeriksaan telepon seluler miliknya ditemukan dugaan transaksi narkotika.

Pengembangan kemudian mengarah kepada HS dan HB yang berada di antrean kendaraan menuju kapal penyeberangan.

Dari hasil interogasi, diketahui tas berisi narkotika telah dibawa naik ke kapal oleh DK. Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan DK beserta tas ransel hitam yang berisi tiga bungkus sabu dan dua bungkus pil ekstasi.

Seluruh tersangka berikut barang bukti kemudian diamankan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penanganan terhadap DK diserahkan kepada Denpom Lanal karena berstatus prajurit TNI AL aktif(Rozi)

Lanal Lampung menerima Kunjungan Kerja Pangkoarmada RI

0

Infoberitanaaional.com-TNI AL, Jala Wira Saburai – 4 Juli 2026
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP. menerima kunjungan kerja Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. beserta Pejabat Utama Koarmada RI yang dilaksanakan pada Jumat hingga Sabtu, 3–4 Juli 2026.

Kedatangan Pangkoarmada RI di Provinsi Lampung disambut langsung oleh Danlanal Lampung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung di Bandara Radin Inten II.

Pada hari kedua kunjungan, Pangkoarmada RI melaksanakan peninjauan ke Markas Komando (Mako) Lanal Lampung guna melihat secara langsung kondisi satuan, serta meninjau berbagai fasilitas pendukung yang dimiliki Lanal Lampung dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut di wilayah kerja Lanal Lampung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pangkoarmada RI juga melaksanakan panen buah melon hasil budidaya Lanal Lampung sebagai bentuk implementasi program ketahanan pangan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lanal Lampung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang dimiliki satuan.

Kunjungan kerja Pangkoarmada RI diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh prajurit serta meningkatkan kesiapan operasional Lanal Lampung dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Lampung.

Patroli Gabungan Quick Respon Janji Jaga, Upaya Polda Lampung dalam Mencegah Kriminalitas Di wilayah Lampung

0

Infoneritanasional.com-BrimobLampung – Dalam upaya mencegah dan menanggulangi kriminalitas, terutama pencurian dengan kekerasan dan penanggulangan kriminal bersenjata, Personil Satbrimobda Lampung melaksanakan kegiatan patroli gabungan quick respon janji jaga di Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 29 Mei hingga 30 Mei 2026, pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Personil Satbrimobda yang dipimpin oleh Ipda Ujang Aribowo berjumlah 10 orang, bergabung dengan tim patroli penanganan pencurian dengan kekerasan dan penanggulangan kriminal bersenjata.

Kegiatan patroli gabungan ini dimulai dengan apel gabungan yang dipimpin oleh DPP Panit Samapta Polresta Balam Ipda Donial. Setelah apel, personil patroli melaksanakan pengecekan keamanan di beberapa lokasi, termasuk daerah Pasar Tengah, Tugu Selamat Datang Bundaran Hajimena, Jl Teluk Bone Teluk Betung, dan Jl Yos Sudarso. Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan dan mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah Kota Bandar Lampung.

Dengan kegiatan patroli gabungan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bandar Lampung, serta mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah tersebut.

Tanggapan positif dan antusias dari warga setempat merupakan bukti bahwa kegiatan patroli gabungan quick respon janji jaga ini telah memenuhi harapan masyarakat. Banyak warga yang mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di Kota Bandar Lampung. Mereka merasa lebih aman dan nyaman beraktivitas di wilayah mereka karena kehadiran personil keamanan yang siap siaga dan responsif. Dengan demikian, kegiatan patroli gabungan quick respon janji jaga ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Bandar Lampung.

*Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Tahun 2019 Resmi Diterima, Polisi Lakukan Penyelidikan*

0

Infoberitanasional.com-Serang – Polda Banten melalui Polres Serang menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang perempuan yang terjadi pada 2019 di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

 

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tersebut diduga terjadi pada tahun 2019 di wilayah Tirtayasa, Kabupaten Serang.

 

“Saat itu korban dititipkan kepada salah seorang kerabat ibu korban berinisial SA, karena ibu korban berangkat bekerja ke Timur Tengah sebagai pekerja migran. Seiring berjalannya waktu, korban kemudian menceritakan dugaan peristiwa yang dialaminya kepada tetangga dan keluarganya. Informasi tersebut sempat disampaikan ke Polsek Tirtayasa, namun pada saat itu belum dibuat Laporan Polisi karena pihak keluarga masih mengurus hasil visum sehingga penyampaian yang dilakukan masih sebatas informasi,” jelasnya pada Jum’at (03/07).

 

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa Polda Banten melalui Polres Serang bergerak cepat dengan memberikan pendampingan kepada keluarga korban agar dapat menempuh proses hukum.

 

“Kami memfasilitasi keluarga korban, dalam hal ini kakak korban, untuk membuat laporan polisi terkait dugaan persetubuhan terhadap anak dan dugaan pengancaman yang dilakukan pelaku kepada korban. Kami akan memberikan pelayanan terbaik serta melakukan penyelidikan dan mengumpulkan seluruh informasi yang diperlukan untuk mengungkap perkara ini,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bunga Anggraeni Kakak Korban menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang telah menerima laporannya dan memberikan pendampingan dalam proses hukum.

 

“Saya datang hari ini untuk melaporkan kasus yang dialami adik saya pada tahun 2019. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah sigap membantu dan mendengarkan laporan saya. Harapan saya, pelakunya segera ditemukan dan dihukum seberat-beratnya,” ungkapnya.

 

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menegaskan akan menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Kepada masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan perkara tersebut agar menyampaikannya kepada Polsek Tirtayasa, Polres Serang, maupun Polda Banten guna membantu proses penyelidikan,” tutupnya.

MINIM PENDAMPINGAN, KUASA HUKUM KORBAN DUGAAN PENCABULAN DI SALAH SATU PANTI ASUHAN DI BENGKULU ANGKAT BICARA,

0

BENGKULU, Infoberitanasional.com – Kuasa hukum korban dugaan pencabulan anak di bawah umur menyoroti minimnya pendampingan dari instansi pemerintah. Korban diduga dicabuli pengurus salah satu panti asuhan yang ada di Kota Bengkulu dan kini mengalami trauma berat hingga terancam putus sekolah.

Hal itu disampaikan kuasa hukum, Tarmeizi, berdasarkan keterangannya kepada awak media di salah satu rumah makan di Kota Bengkulu, Kamis (2/7/2026).

Menurut Tarmeizi, perbuatan asusila tersebut diduga dilakukan pengurus salah satu panti berinisial JS sejak satu tahun lalu hingga Maret 2026. Saat kejadian pertama kali, korban masih duduk di bangku kelas VI SD dan berlanjut hingga kelas I SMP.

Ia menuturkan, korban akhirnya berani bercerita setelah tidak kuat lagi menanggung penderitaan. Laporan resmi pun disampaikan pada 1 April 2026 ke pihak berwajib.

“Peristiwa ini terjadi sudah cukup lama. Sejak satu tahun lalu sampai Maret. Anak ini sudah tidak tahan, sehingga beranikan diri lapor 1 April ke penyidik,” ujar Tarmeizi.

Terkait proses hukum, Tarmeizi menyebut penyidik sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan atau SP2HP kepada pihaknya.SP2HP tersebut juga telah diteruskan kepada UPTD PPA dan Dinas Sosial Kota Bengkulu sebagai bentuk pemberitahuan resmi.

“SP2HP sudah kami terima dari penyidik. Surat itu juga sudah kami sampaikan ke UPTD PPA dan Dinsos Kota Bengkulu,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kondisi psikologis korban saat ini sangat memprihatinkan.Anak tersebut mengalami trauma berat dan tidak mendapat pendampingan yang memadai.

“Psikologisnya rusak. Tidak terkontrol, kadang melamun, kadang bicara sendiri. Kami khawatir tahun ini anak ini harus berhenti sekolah. Tidak bisa lanjut kelas 2 SMP,” jelasnya.

Tarmeizi juga menyoroti absennya peran UPTD PPA, Dinas Sosial, hingga KPAI.Ia mengaku telah berjuang sendiri selama proses berjalan.

“Selama proses ini kami berjuang sendiri. Tidak ada kontak atau dukungan dari UPTD PPA.Padahal mereka sudah dapat SP2HP dari penyidik. Ini kewajiban mereka melindungi anak,” tegasnya.

Untuk itu,ia mendesak UPTD PPA,Dinsos, KPAI,dan Pemerintah Kota Bengkulu segera turun tangan. Tujuannya untuk memberikan perlindungan, pemulihan psikologis, serta memastikan hak pendidikan korban tidak terabaikan.

“Ini anak.Negara hadir untuk melindungi. Kami berharap Pemerintah Kota Bengkulu,KPAI, UPTD PPA dan Dinsos segera turun, mendampingi,dan memastikan anak ini tidak semakin terpuruk,” pungkasnya.

*Pewarta: Kaperwil Bengkulu*

Wali Kota Pastikan Seluruh Anak yang Belum Lolos SPMB SMP Negeri Tetap Tertampung di Sekolah Negeri Terdekat

0

Infoberitanasional.com-Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak yang belum diterima dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 tetap memperoleh hak atas pendidikan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menjamin tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena belum lolos pada tahap seleksi awal.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan skema penempatan bagi calon peserta didik yang belum tertampung. Mereka akan diarahkan ke SMP Negeri terdekat dari domisili yang masih memiliki daya tampung.

“Jangan khawatir. Semua anak harus sekolah. Terutama anak dari keluarga yang tidak mampu dan belum diterima di sekolah tujuan, Pemerintah Kota mencarikan solusi agar tetap bisa bersekolah di SMP Negeri yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal mereka,” tegas Eva Dwiana.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Pemerintah juga terus melakukan pemetaan daya tampung setiap sekolah agar proses penempatan siswa berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Walikota Eva Dwiana memerintahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan seluruh Camat untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap calon peserta didik yang belum memperoleh sekolah. Dengan demikian, proses penyaluran ke sekolah negeri yang masih memiliki kuota dapat dilakukan secara cepat, transparan, dan mengutamakan kedekatan lokasi tempat tinggal.

“Tidak boleh ada siswa yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan daya tampung di sekolah pilihannya,” tambah Eva Dwiana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dapat berjalan lancar, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. (Rls)

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesi APEKSI

0

Infoberitanasional.com-MEDAN – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Grand City Hall Medan, Rabu (01/07/26).

Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI menjadi momentum penting bagi para wali kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai strategi pembangunan kota yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perkotaan ke depan.

Pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Sekretaris Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Ketua Umum APEKSI Ery Cahyadi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Wali kota Medan Rico Tri putra bayu waas selaku tuan rumah dan Dewan Pengurus Apeksi.

Dalam acara ini, Ketua APEKSI Ery cahyadi, menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI ini bukan hanya sekadar seremoni tapi juga berbicara substansi. Setidaknya, ada 3 pesan utama yang akan digagas pada Rakernas kali ini.

Pertama APEKSI konsisten mengawal otonomi. Kedua, optimis menuju Indonesia Emas 2045, dan ketiga, semangat politik pembangunan yang terkoordinasi dengan baik antara pusat dan daerah.

“Ajang pertemuan di Kota Medan ini memiliki misi pentingnya dalam mengembangkan dan menyinergikan program serta mengatasi permasalahan setiap kota, yang nantinya akan disampaikan kepada pusat untuk mencari solusi terbaik bagi seluruh masyarakat,” kata Ery cahyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar pemerintah kota.

“Rakernas APEKSI ini menjadi wadah bagi seluruh pemerintah kota untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kerja sama, dan mencari solusi bersama demi kemajuan daerah masing-masing”, ujar wali kota.

Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen mendorong pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat serta memperkuat peran kota dalam mendukung Indonesia yang maju dan berdaulat.

Rakernas XVIII APEKSI diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pelayanan publik.(**)

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Menghadiri Acara Gala Dinner Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Medan

0

Infoberitanasional.com-MEDAN – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Acara Gala Dinner pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Kota Medan diselenggarakan pada Selasa, 30 Juni 2026. Acara penyambutan ini dirangkai dengan penutupan Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan.

Acara gala dinner ini merupakan bentuk sambutan hangat dari Pemerintah Kota Medan selaku tuan rumah Rakernas APEKSI tahun ini. Tampak hadir dalam suasana penuh keakraban tersebut, para Wali kota dan Wakil Wali kota dari seluruh penjuru Indonesia.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai ungkapan terima kasih atas sambutan dan jamuan yang diberikan. Acara berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Para tamu undangan dihibur dengan pertunjukan seni khas Melayu, menambah semarak suasana malam.

Rakernas APEKSI XVIII ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpemimpin daerah, tetapi juga diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan, mempererat kolaborasi, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota-kota yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing di masa depan.(**)Infoberitanasional.com-MEDAN – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Acara Gala Dinner pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Kota Medan diselenggarakan pada Selasa, 30 Juni 2026. Acara penyambutan ini dirangkai dengan penutupan Gelar Melayu Serumpun di Kota Medan.

Acara gala dinner ini merupakan bentuk sambutan hangat dari Pemerintah Kota Medan selaku tuan rumah Rakernas APEKSI tahun ini. Tampak hadir dalam suasana penuh keakraban tersebut, para Wali kota dan Wakil Wali kota dari seluruh penjuru Indonesia.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai ungkapan terima kasih atas sambutan dan jamuan yang diberikan. Acara berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Para tamu undangan dihibur dengan pertunjukan seni khas Melayu, menambah semarak suasana malam.

Rakernas APEKSI XVIII ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpemimpin daerah, tetapi juga diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan, mempererat kolaborasi, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun kota-kota yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing di masa depan.(**)

Kapolres Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel, Tegaskan Penghargaan atas Dedikasi dan Pengabdian.

0

Infoberitanasional.com-Sumsel kabupaten Empat Lawang – Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara kenaikan pangkat personel Polres Empat Lawang yang berlangsung di halaman Mapolres Empat Lawang.Upacara tersebut dihadiri Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, personel Polres Empat Lawang, serta Bhayangkari.

 

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar hadiah, melainkan bentuk penghargaan dari institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan kinerja personel selama menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.”Kenaikan pangkat ini merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan dari institusi. Saya berharap seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat dapat terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Abdul Aziz Septiadi

 

Ia juga mengingatkan bahwa setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat memiliki tanggung jawab yang semakin besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan komitmen dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

 

Usai pelaksanaan upacara, Kapolres Empat Lawang didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Empat Lawang menyampaikan ucapan selamat sekaligus menyerahkan buket bunga kepada personel yang menerima kenaikan pangkat.

Pemberian buket tersebut menjadi simbol apresiasi dan penghormatan atas dedikasi serta pengabdian para personel kepada institusi Polri.

Suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan terasa selama prosesi berlangsung, disaksikan oleh para pejabat utama, Bhayangkari, dan seluruh personel yang hadir.

 

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat silaturahmi dan kekompakan keluarga besar Polres Empat Lawang.Melalui momentum kenaikan pangkat ini, diharapkan seluruh personel Polres Empat Lawang semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat soliditas internal, serta terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.