![]()
Bengkulu, InfoberitaNasional.com — Proyek rehabilitasi gedung ruang kelas di SDN 16 Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, diduga menggunakan anggaran dana APBD Kota Bengkulu,melalui Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, menjadi sorotan publik terkesan dikerjakan asal jadi dengan kualitas yang sangat buruk.
Papan proyek yang tidak ditemukan di lokasi proyek menjadi salah satu indikator bahwa proyek ini diduga tidak transparan dan ada yang tidak beres.Hasil pekerjaan yang terkesan tidak rapi dan asal jadi juga menimbulkan pertanyaan tentang kualitas proyek ini.
Pihak kontraktor pelaksana proyek rehabilitasi gedung ruang kelas SDN 16 Bumi Ayu adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek ini,namun diduga tidak serius dalam mengerjakan proyek ini.
Pasalnya”berdasarkan investigasi Tim awak media di lapangan pada tanggal,28/November/25, ditemukan Proyek rehabilitasi gedung ruang kelas SDN 16 Bumi Ayu diduga dikerjakan asal jadi dan tidak memiliki papan proyek, sehingga publik dan masyarakat umum tidak dapat memantau progres proyek ini apakah masih dalam tahap pengerjaan dan belum selesai, namun sudah terlihat hasil yang diduga tidak memuaskan.Proyek ini berlokasi di SDN 16 Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, diduga menjadi proyek yang tidak berkualitas.Papan proyek tidak ditemukan di lokasi, dan hasil pekerjaan terkesan tidak rapi dan asal jadi, sehingga publik mempertanyakan kualitas proyek ini.
Pelaksanaan pekerjaan proyek rehabilitasi gedung ruang kelas dalam hal ini Pihak CV kontraktor pelaksana proyek masih belum diketahui secara pasti diduga tidak ada nya terpasang papan informasi proyek apakah masih dalam tahap pengerjaan belum selesai,atau sudah PHO,namun diduga tidak serius dalam mengerjakan proyek ini terlihat dari pasangan atap seng seperti nya sudah tidak rapi dan amburadul tidak seperti proyek pemerintah yang biasanya dan kaca terlihat diduga ada yang pecah belum di ganti dan kusen jendela sudah ada yang lapuk di makan usia diduga tidak diganti hanya di cat saja,seperti resplang yang terpasang diduga sudah terlihat lapuk juga tidak di ganti terkesan dikerjakan Asal Jadi.
Salah seorang tokoh Masyarakat setempat saat dimintai tanggapan terkait kegiatan proyek tersebut yang enggan disebutkan namanya meminta agar pihak kontraktor pelaksana proyek lebih transparan dan bertanggung jawab.”Begitu lah hasil dari pekerjaan tersebut,lihat lah seperti pemasangan atap seng seperti cacing kepanasan dan terlihat sudah pada mengangkat,kurang rapi padahal baru saja selesai dikerjakan,mungkin bisa saja belum PHO”kata salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Kepsek SDN 16 saat dihubungi Tim awak media untuk konfirmasi melalui Via jaringan telepon WhatsApp,terkait proyek rehabilitasi gedung ruang kelas,mengatakan,”Itulah proyek nya, saya lagi ada urusan di luar,lihat lah sendiri seperti itulah,masalah yang lain-lain saya kurang paham karena itu di pihak ketiga kan,” paparnya,
Pihak kontraktor pelaksana proyek rehabilitasi Gedung ruang kelas SDN 16 Bumi Ayu,saat dihubungi Tim awak media untuk konfirmasi yang disampaikan demi perimbangan dalam pemberitaan, melalui jaringan Via pesan WhatsApp, mengatakan,”Belum selesai,tukang nya ada musibah,masih tahap pengerjaan, yang mana belum dirapikan,tetap kita rapikan untuk papan informasi proyek Kita lepas belum sempat di pasang takut di maini anak anak,”untuk seng itu sudah tau dari awal bukan ngankat atau kurang paku,itu belum sempat di rapikan saja,”mohon maaf itu masih tahap pengerjaan kecuali sudah di PHO, Ujarnya,
Pewarta : SS.


