22.5 C
New York
Kamis, Juni 25, 2026

Buy now

spot_img

Sejarah Baru di HUT Ke-18 Bengkulu Tengah,Diduga Hanya 5 dari 142 Kepala Desa Hadir,

Bengkulu Tengah,  Infoberitanasional.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bengkulu Tengah yang digelar pada Rabu (24/06/2026) seharusnya menjadi momen penuh kebanggaan dan kebersamaan bagi seluruh jajaran pemerintahan serta masyarakat.Namun, acara puncak perayaan tersebut justru menjadi sorotan publik dan perbincangan luas di tengah masyarakat, setelah tercatat kehadiran para Kepala Desa terasa sangat minim.

Dari total 142 Kepala Desa yang tersebar di seluruh wilayah 7 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah, tercatat diduga hanya sebanyak 5 orang yang terlihat hadir dan mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Angka kehadiran yang jauh dari jumlah keseluruhan ini tercatat sebagai kondisi pertama kali terjadi sepanjang 18 tahun sejarah berdirinya kabupaten tersebut sejak resmi dibentuk.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa kondisi ini sangat kontras dibandingkan dengan periode pemerintahan Bupati sebelumnya.Pada masa kepemimpinan tersebut,kehadiran para Kepala Desa dalam setiap acara resmi daerah selalu terjaga dengan lengkap.Tidak pernah tercatat ada acara puncak yang dihadiri oleh sebagian kecil Kepala Desa saja, melainkan seluruh jajaran selalu hadir menyambut momen penting bagi daerah.

Hal ini kemudian menimbulkan berbagai tafsir dan pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat dan pengamat pemerintahan lokal. Banyak pihak yang mempertanyakan alasan di balik rendahnya tingkat kehadiran tersebut, mengingat posisi Kepala Desa merupakan unsur pelaksana pemerintahan paling dasar yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi dan menggerakkan pembangunan di tingkat akar rumput.

Menurut pengamatan di lokasi acara,para Kepala Desa yang hadir hanya berasal dari beberapa wilayah tertentu saja.Sementara itu, sebagian besar Kepala Desa lainnya dikabarkan diduga tidak dapat hadir tanpa pemberitahuan resmi maupun alasan yang jelas kepada panitia penyelenggara. Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena momen HUT daerah menjadi sarana untuk menyatukan visi dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pemimpin desa di seluruh wilayah.

Lebih lanjut,para pengamat menyatakan bahwa kehadiran yang minim ini dapat memberikan dampak terhadap citra dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Sebab,Kepala Desa memegang peranan vital dalam memfasilitasi program pemerintah pusat maupun daerah hingga sampai ke tingkat masyarakat. Keterlibatan yang optimal diharapkan dapat menjadi pendorong percepatan pembangunan dan penanganan berbagai permasalahan yang ada di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan,pihak panitia penyelenggara maupun pemerintah daerah belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan pasti mengapa tingkat kehadiran para Kepala Desa sangat rendah tersebut. Pemerhati masyarakat berharap hal ini dapat segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi yang tidak diinginkan serta dapat ditemukan solusi guna memperkuat koordinasi dan partisipasi pemimpin desa dalam setiap kegiatan pemerintahan ke depannya.

Pewarta :Red Bengkulu,

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles