18.2 C
New York
Sabtu, Oktober 10, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 2

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadiri Upacara HUT Ke-81 TNI di Lapangan Saburai

0

Infoberitanasional.com-BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Saburai, Jalan Sriwijaya, Enggal, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Senin (5/10/2026).

Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., sedangkan Komandan Upacara Letkol Inf Dewa Gede Mahendra, S.E., M.M., M.I.P.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran TNI-Polri. Di antaranya Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Kajati Lampung Dr. Taufan Zakaria, S.H., M.H., serta Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana.

Hadir pula Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Ahmad Shalihin, S.H., M.H., Kabinda Lampung Suryono, S.S., Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP., Danlanud Pangeran M. Bun Yamin Kolonel Pnb Achmad Iwan R., M.Tr.Hanla., MS., Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., serta para pejabat TNI dan tamu undangan lainnya.

Dalam pelaksanaan upacara, pasukan terdiri dari berbagai unsur TNI, Polisi Militer, satuan kewilayahan, satuan pendidikan, ASN Provinsi Lampung, serta unsur lainnya. Di antaranya pasukan pembawa lambang TNI AD, AL, AU, Korsik Kodam XXI/Raden Inten, gabungan Pamen TNI, Polisi Militer, Batalyon TP 943, Batalyon TP 848, Batalyon TP 945, Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir, Lanud Pangeran M. Bun Yamin dan Batalyon 464 Kopasgat, Korem 043/Gatam, Kodim 0410/Bandar Lampung, ASN Provinsi Lampung, serta SMA Kebangsaan.

Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan dengan kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pemeriksaan pasukan, penghormatan kepada Panji-Panji TNI, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, penyampaian amanat, pembacaan doa, hingga penghormatan pasukan dan berakhirnya upacara.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja sama dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga.

“Negara terus memperkuat kemampuan TNI, baik melalui peningkatan kualitas prajurit dan ASN maupun melalui modernisasi alat utama sistem persenjataan serta berbagai peralatan pendukung lainnya. Semakin kuat TNI dan semakin besar kemampuan yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita emban,” ujar Inspektur Upacara.

Menurutnya, perkembangan lingkungan strategis yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian menjadi tantangan tersendiri bagi TNI. Kondisi tersebut mencakup dinamika global, perkembangan ruang informasi dan ruang kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tantangan strategis dalam pengelolaan sumber daya negara.

Karena itu, TNI dituntut tetap berpegang teguh pada jati diri dan nilai-nilai perjuangan, sekaligus memiliki arah yang jelas dalam membangun serta mengembangkan kemampuan pertahanan negara.

Pada momentum HUT Ke-81 TNI, terdapat lima penekanan yang disampaikan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Profesional dimaknai dengan penguasaan tugas dan tanggung jawab serta peningkatan kemampuan melalui latihan yang berkesinambungan dan realistis. Responsif berarti mampu membaca perubahan lingkungan tugas, mengenali potensi ancaman sejak dini serta bertindak secara tepat, cepat dan terukur.

Sementara Integratif menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan. Modern berarti mampu menguasai alutsista, peralatan dan teknologi secara optimal serta terintegrasi. Adapun Adaptif diwujudkan melalui kemauan untuk terus belajar, berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan strategis.
Pada kesempatan tersebut, Inspektur Upacara juga mengajak seluruh prajurit untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI ini, mari kita terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebab kekuatan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran TNI melanjutkan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara serta senantiasa menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama sekitar pukul 08.50 WIB. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Kehadiran Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama jajaran Forkopimda dan unsur TNI-Polri dalam peringatan HUT Ke-81 TNI tersebut menjadi bagian dari momentum memperkuat sinergi antarlembaga serta semangat kebersamaan dalam mendukung keamanan, ketertiban dan pembangunan di wilayah Provinsi Lampung.
(Red)

Video Viral di Pasar Panorama:Perdebatan Terjadi, Seorang Ibu Pemilik Toko Terjatuh Suasana Sempat Memanas,

0

Kota Bengkulu, Infoberitanasional.com — Selasa,6 Oktober 2026.Sebuah video yang merekam keramaian di kawasan Pasar Panorama, tepatnya di Jalan Belimbing Jalan Kedondong, Zona 6,Kota Bengkulu, beredar luas di media sosial dan menjadi sorotan warga hari ini.Peristiwa tersebut berlangsung saat kegiatan apel pagi kepolisian dan Satpol PP sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Dalam video tersebut terlihat kerumunan warga di pinggir jalan pasar. Seorang ibu pemilik toko yang berada di lokasi terlihat terlibat adu argumen dengan seorang pria yang diduga sebagai petugas parkir. Tak lama kemudian, ibu tersebut terlihat lemas dan terjatuh di tepi jalan. Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama.

Setelah kondisinya membaik, ibu pemilik toko tersebut menyampaikan keterangannya kepada awak media.”Sudah tidak tahan lama menahan emosi,emosi memuncak sampai saya pingsan tadi,” ungkapnya.Ia menjelaskan bahwa kendaraan masih diparkir di depan tempat usahanya setiap hari,padahal titik parkir resmi diduga bukan berada di lokasi tersebut.

“Sempat emosi, tiap hari masih diparkir di tempat saya, padahal titik parkir bukan di situ, bukan wilayah saya lagi,” katanya. Ia menambahkan, saat ini kondisinya sudah mendingan, namun masih merasa sesak nafas akibat menahan emosi yang sudah lama ia pendam.

Beberapa petugas terlihat berada di lokasi untuk melerai dan mengamankan situasi agar tidak semakin meluas. Aktivitas di kawasan tersebut sempat terhenti sementara karena banyak warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Informasi yang berkembang di lokasi menyebutkan perdebatan diduga terkait penarikan retribusi parkir, namun hal tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya secara resmi. Awak media masih berupaya mengonfirmasi kronologi kejadian kepada pihak Bapenda Kota Bengkulu, Satpol PP, maupun pihak terkait lainnya untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap dan berimbang.

Ruang Tanggapan: Media ini membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pihak yang terlibat untuk memberikan tanggapan maupun klarifikasi sesuai dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999. Redaksi senantiasa menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Pewarta: Kaperwil Bengkulu,

Zaman AI, Data di Laptop Bisa “Keluar” Diam-Diam — Ini yang Perlu Diwaspadai

0

Infoberitanasional.cim-JAKARTA — Kehadiran asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) dan kebiasaan bekerja dari mana saja membuat laptop dan PC pribadi kini menyimpan semakin banyak data berharga. Dokumen pekerjaan, foto keluarga, data pelanggan, hingga informasi perusahaan bisa berada dalam satu perangkat.

Masalahnya, tidak semua pengguna menyadari bahwa data tersebut dapat keluar dari perangkat tanpa gejala yang mudah terlihat.

Kebocoran data tidak selalu diawali serangan siber besar atau peretasan yang langsung membuat komputer bermasalah. Dalam banyak kasus, faktor manusia dan kelalaian justru menjadi bagian penting dari persoalan keamanan data.

Laporan industri keamanan siber, termasuk Verizon Data Breach Investigations Report (DBIR), berulang kali menunjukkan peran faktor manusia dalam berbagai insiden kebocoran data. Mulai dari mengklik tautan mencurigakan, menggunakan flashdisk sembarangan, hingga menyimpan dokumen pekerjaan pada layanan cloud pribadi.

Yang membuat ancaman ini semakin sulit disadari adalah cara kerja malware modern yang cenderung “diam”.

Berbeda dengan gambaran virus komputer lama yang membuat perangkat menjadi lambat atau memunculkan jendela asing, malware tertentu dapat bekerja di belakang layar. Data dibaca, disalin, kemudian dikirim ke server di luar perangkat tanpa menunjukkan tanda yang jelas kepada pengguna.

Karena itu, perangkat yang tetap berjalan normal belum tentu berarti seluruh data di dalamnya aman.
Jalur Keluar Data Semakin Beragam
Ancaman terhadap data juga tidak selalu datang melalui jalur yang terlihat berbahaya. Justru sejumlah jalur yang digunakan sehari-hari dapat menjadi sarana keluarnya informasi.

Flashdisk atau perangkat eksternal yang tidak dikenal, misalnya, dapat menjadi salah satu risiko. Begitu pula unggahan dokumen kerja ke layanan cloud pribadi seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive.

Email dan aplikasi pesan pribadi juga dapat menjadi jalur pemindahan dokumen tanpa disadari. Kini, perkembangan teknologi AI menghadirkan tantangan tambahan.

Asisten AI memang sangat membantu pekerjaan, mulai dari menulis, meringkas, menerjemahkan hingga menganalisis dokumen. Namun, persoalan keamanan muncul ketika sebuah aplikasi atau asisten AI diberikan akses ke folder kerja.

Pertanyaan sederhananya: ke mana data tersebut dikirim dan siapa yang dapat melihatnya?

Semakin banyak aplikasi yang terhubung dengan perangkat, semakin penting bagi pengguna untuk memahami data apa yang dapat diakses dan bagaimana data tersebut diproses.
Sisi Lain dari Teknologi yang Semakin Canggih

Kemudahan teknologi sering kali membuat pengguna lebih fokus pada manfaat dibandingkan risiko. Ketika sebuah aplikasi dapat membantu menyelesaikan pekerjaan hanya dalam beberapa detik, izin akses ke folder atau dokumen mungkin diberikan begitu saja.

Padahal, akses tersebut dapat membuka informasi yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan fungsi aplikasi.
Persoalan ini menjadi semakin penting karena data pribadi dan informasi pelanggan memiliki konsekuensi hukum dan bisnis.

Di Indonesia, perlindungan data telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Sementara itu, berbagai laporan industri juga menunjukkan bahwa dampak kebocoran data dapat menimbulkan biaya yang besar, baik untuk penanganan insiden, pemulihan sistem, maupun kerugian bisnis.

Dengan demikian, pencegahan tidak hanya menjadi persoalan perusahaan besar. Pengguna laptop dan PC pribadi juga perlu mulai memperhatikan bagaimana data mereka bergerak.
Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna?
Ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam aktivitas sehari-hari.
Pertama, hindari menggunakan flashdisk atau perangkat eksternal yang tidak dikenal. Kedua, jangan sembarangan mengunggah dokumen kerja ke akun cloud pribadi.

Ketiga, berikan akses folder kepada aplikasi atau layanan AI hanya sesuai kebutuhan. Semakin luas akses yang diberikan, semakin besar pula data yang berpotensi terbuka.

Keempat, pastikan sistem operasi dan aplikasi selalu diperbarui untuk mengurangi risiko dari celah keamanan yang telah diketahui.

Dan yang tidak kalah penting, pengguna perlu mulai memantau aktivitas perangkat, bukan hanya menunggu sampai terjadi kebocoran.
Sebab, ketika data sudah keluar, persoalannya bukan lagi bagaimana mencegah, tetapi bagaimana memulihkannya.
Memantau Apa yang Terjadi di Perangkat

Kebutuhan untuk memantau pergerakan data di perangkat kemudian mendorong hadirnya berbagai solusi keamanan.

Salah satunya adalah Fortrix, perangkat lunak yang dirancang untuk memantau proses, koneksi keluar, dan akses file pada laptop maupun PC.

Fortrix memantau aktivitas tersebut dan dirancang untuk membantu memblokir malware serta pencurian data secara otomatis. Solusi ini ditujukan bagi pengguna individu, pekerja mandiri, pelaku usaha hingga tim IT perusahaan.

Menurut informasi dari Fortrix, pemasangannya sederhana dan dapat aktif dalam sekitar lima menit, tanpa membutuhkan tim IT khusus.

Dengan pemantauan tersebut, pengguna tidak hanya mengandalkan antivirus untuk mengenali malware, tetapi juga memiliki lapisan tambahan untuk melihat aktivitas yang berkaitan dengan akses dan pergerakan data.

Di era AI, keamanan laptop bukan lagi hanya soal mencegah virus masuk. Pengguna juga perlu mengetahui apa yang terjadi terhadap data setelah sebuah aplikasi mendapatkan akses ke perangkat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pencurian data hanya datang dari peretas luar?

Tidak. Risiko dapat muncul dari berbagai arah, termasuk kelalaian pengguna. Flashdisk yang tidak dikenal, unggahan ke cloud pribadi, email, aplikasi pesan, maupun aplikasi dan AI yang memperoleh akses berlebihan ke folder kerja dapat menjadi jalur keluarnya data.

Apakah antivirus biasa sudah cukup?

Antivirus tetap penting untuk mendeteksi dan menangani malware. Namun, perlindungan terhadap malware berbeda dengan pemantauan pergerakan data. Memantau apa yang dibaca, diakses, dan dikirim dari perangkat merupakan lapisan keamanan yang berbeda dan dapat saling melengkapi.

Berapa lama memasang Fortrix?

Menurut informasi dari Fortrix, proses instalasi sederhana dan perangkat lunak tersebut disebut dapat aktif dalam sekitar lima menit. Layanan ini ditawarkan dengan skema satu perangkat satu lisensi.

Lindungi Laptop & PC Anda dari Pencurian Data — Aktif dalam 5 Menit.

Informasi lebih lanjut mengenai Fortrix dapat diakses melalui: https://fortrix.site/heintje-mandagie

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pencurian data hanya datang dari peretas luar?

Tidak. Banyak insiden justru dipicu kelalaian dari dalam — mulai dari flashdisk tidak dikenal, unggahan ke awan pribadi, hingga aplikasi atau AI yang diberi akses berlebih ke folder kerja.

Apakah antivirus biasa cukup? Antivirus berguna untuk malware yang dikenali, tetapi tidak dirancang mengawasi pergerakan data. Perlindungan pergerakan data (memantau apa yang dibaca dan dikirim) adalah lapisan yang berbeda dan saling melengkapi.

Sumber & Referensi :
* Verizon Data Breach Investigations Report (DBIR)
* IBM Cost of a Data Breach Report
* UU No 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi

Keterangan foto : sumber AI Chat GPT.

Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan Lingkar Timur Kubikasi Terungkap Harga Satuan Dipertanyakan,

0

BENGKULU, Infoberitanasional.com — Proyek rabat beton peningkatan kualitas permukaan jalan lingkungan bersumber dari Dana Kelurahan Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu,provinsi bengkulu. senilai.Rp,99.999.000,menjadi sorotan publik, pekerjaan ini meliputi berupa peningkatan jalan lingkungan rabat beton peningkatan lapis permukaan eksisting bukan pembangunan jalan baru dengan ketebalan yang bervariasi di setiap ruas. Hasil analisis perhitungan volume kubikasi anggarannya sudah mencakup upah pekerja,material,dan pajak, diduga melebihi acuan Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) yang berlaku.harga yang digunakan dalam penetapan biaya pekerjaan tersebut pun ikut dipertanyakan.

Proyek tersebut tersebar di tiga titik ruas jalan dengan rincian anggaran sebagai berikut: RT 10 senilai Rp38.753.000, RT 13 sebesar Rp17.222.000, dan RT 15 sebesar Rp44.025.000. Pada papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi,diduga hanya tercantum data panjang pekerjaan saja, tanpa mencantumkan rincian lebar maupun ketebalan secara lengkap. Hal ini dinilai kurang transparan,sehingga kejelasan spesifikasi teknis pekerjaan menjadi pertanyaan.selasa-6-10-26,

Saat dimintai keterangan pada Kamis (1/10/2026), Lurah Lingkar Timur mengarahkan awak media untuk berkoordinasi dengan Ketua LPM selaku pelaksana kegiatan.menjelaskan bahwa Ketua LPM lebih memahami spesifikasi teknis dilapangan pekerjaan,karena yang menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah Ketua LPM, sedangkan pelaksanaannya oleh anggota Kelompok LPM. Pada hari yang sama,awak media kemudian menghubungi Ketua LPM Lingkar Timur melalui pesan WhatsApp untuk menanyakan rincian volume, lebar,dan ketebalan pekerjaan rabat beton peningkatan permukaan jalan lingkungan tersebut.

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan Ketua LPM, spesifikasi teknis pekerjaan di beberapa titik adalah sebagai berikut:

RT 10: Panjang 81 m × Lebar 2,4 m × Tebal 4–5 cm,

RT 13: Panjang 32 m × Lebar 2,4 m × Tebal 3–5 cm,

RT 15: Panjang 110 m × Lebar 2,4 m × Tebal 8–10 cm,

Ketua LPM juga menjelaskan bahwa sistem pembayaran upah pekerja atau HOK dilakukan secara harian, namun belum menyebutkan berapa besaran upah tukang per harinya maupun berapa lama durasi pekerjaan dilaksanakan. Kedua data tersebut hingga saat ini masih belum diketahui. Ketua LPM menambahkan, seluruh nilai anggaran tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).

Dari data yang disampaikan tersebut,dengan asumsi ketebalan rata-rata,maka perhitungan volume dan harga satuan per meter kubik yang diduga sudah mencakup biaya bahan,upah, serta pajak adalah:

RT 10: Tebal rata-rata 4,5 cm Volume ±8,75 m³,harga satuan diduga Rp4,43 juta/m³,diduga di atas standar proyek pemerintah pada umumnya,

RT 13: Tebal rata-rata 4 cm Volume ±3,07 m³,harga satuan diduga jauh di atas standar proyek pemerintah pada umumnya.

RT 15: Tebal rata-rata 9 cm Volume ±23,76 m³,harga satuan diduga Rp1,85 juta/m³,diduga berada jauh di atas standar proyek pemerintah pada umumnya

Sementara itu, mengacu pada HSPK Kota Bengkulu untuk pekerjaan rabat beton mutu K-100/K-175 yang sudah mencakup bahan,upah tenaga kerja,peralatan,dan pajak,harga wajar berkisar hanya Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta per m³. Selisih yang cukup signifikan pada dua ruas jalan diduga perlu diverifikasi lebih lanjut, termasuk kesesuaian spesifikasi teknis,volume pekerjaan,serta rincian upah dan durasi pekerjaan yang sebenarnya di lapangan.

Dengan adanya selisih yang signifikan tersebut, diharapkan pihak berwenang untuk segera meninjau lokasi secara langsung. Inspektorat Kota Bengkulu diharapkan turun ke lapangan dan melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak LPM Lingkar Timur belum dapat menunjukkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) resmi sebagai dokumen pembanding.

Ruang Tanggapan: Redaksi masih menunggu penjelasan dan dokumen pendukung dari pihak terkait. Media ini membuka ruang seluas-luasnya untuk tanggapan, klarifikasi, maupun hak jawab sesuai ketentuan UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Pewarta: Kaperwil Bengkulu.

Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

0

Infoberitanasional.com-Bandar Lampung TNI AL, Jala Wira Saburai – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung Kolonel Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.S., M.Tr.Opsla., CRMP., menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Lapangan Saburai, Enggal, Kota Bandar Lampung, Senin (5/10/2026).

Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut dipimpin oleh Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti oleh pasukan gabungan TNI AD, TNI AL, TNI AU, ASN, Pelajar serta Masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Kasdam XXI/Raden Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., Danlanud Pangeran M. Bun Yamin Kolonel Pnb Achmad Iwan R., M.Tr.Hanla., MS. (NSSS), Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., serta jajaran Forkopimda dan pejabat TNI-Polri Provinsi Lampung.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa meningkatnya kepercayaan rakyat kepada TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui dedikasi, loyalitas dan profesionalisme. Penguatan kemampuan TNI juga harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan serta penguasaan teknologi dan alutsista.

Menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks, seluruh prajurit dan ASN TNI ditekankan untuk memegang lima nilai utama, yakni profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif.

Peringatan HUT Ke-81 TNI menjadi momentum untuk semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkokoh sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pengacara minta Pelaku Kekerasan Anak di Perumahan Riska Amelia Permai ditahan; Sudah Tersangka

0

Infoberitanasional.com-Gowa, Pengacara Sya’ban Sartono, yang mendampingi korban penganiayaan anak di Gowa minta pelaku ditahan, hal ini guna mengantisipasi pelaku lari atau kabur dari panggilan pihak kepolisian resort kota Gowa.

Hal ini disampaikan Sya’ban Sartono, S.H., C.L.A. melalui rilis persnya kepada media, Senin, 5/10/2026 yang diterima media ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Suami istri di Gowa jadi terlapor, suaminya dilaporkan Tindak Pidana Kekerasan Seksual sedangkan istri dilaporkan terkait penganiayaan anak di bawah umur.

R (30) tahun, yang merupakan menantu pemilik perumahan Riska Amelia Permai di Gowa kini statusnya telah naik sidik dan telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan anak, hal ini disampaikan Sya’ban Sartono melalui rilis persnya.

Sya’ban meminta Penyidik PPA/PPO Polresta Gowa menahan pelaku dan melakukan pemberkasan segera ke Kejaksaan Negeri Gowa untuk melanjutkan perkara ini ke meja hijau.

“Kami meminta atensi Penyidik agar pelaku segera ditahan dan perkara ini segera diberkas untuk dikirim ke Kejaksaan”

Diketahui, perkara yang dilaporkan terkait pasal kekerasan terhadap anak, sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 UU nomor 35 tahun 2014.

Sya’ban meminta penyidik tidak memasang pasal tunggal, melainkan dijuntcokan pasal penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 466 KUH Pidana.

Hal ini menurut Sya’ban oleh karena di dalam pasal 80 UU Nomor 35 tahun 2014 hanya menyebut secara umum kekerasan terhadap anak, tidak secara eksplisit menyebut jenis perbuatan.

“Penyidik wajib memasang pasal 466 KUH Pidana, sebagai juntco terhadap pasal utama, pasal 80 UU 35 2014 karena di pasal 80, tidak disebut secara eksplisit jenis perbuatan kekerasan, sehingga penyidik harus menjutcokan pasal 466 agar tergambar jelas perbuatan kekerasan tersebut” Terang Sya’ban dalam rilis persnya.**Bara

KASUS LAHAN 10 BULAN BERLARUT, RUSDIANTO MERASA “DIPIMPONG”: ADMINISTRASI DESA DAN KECAMATAN DIPERTANYAKAN

0

Infoberitanasional.com-MOROWALI — Persoalan sengketa lahan yang melibatkan pihak Rusdianto dengan Amaq Sirnadi di wilayah administrasi Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, memasuki babak yang semakin membingungkan. Perkara yang disebut telah bergulir sejak November 2025 itu hingga kini belum menemukan titik terang. Pihak Rusdianto mengaku justru merasa “dipimpong” dari satu kantor ke kantor lainnya, sementara pihak yang mengadukan persoalan tersebut disebut belum membawa perkara ke Pengadilan Negeri maupun kepada aparat penegak hukum.

Persoalan semakin menarik perhatian karena terdapat dokumen berupa SKT Desa Bahomakmur tertanggal 8 Agustus 2019 yang disebut-sebut menjadi salah satu dasar klaim pihak Amaq Sirnadi. Pihak Rusdianto mempertanyakan keabsahan administrasi dokumen tersebut, termasuk persoalan penggunaan materai Rp10.000 pada dokumen bertanggal 2019. Selain itu, pihak Rusdianto juga mempertanyakan tidak adanya foto identitas/KTP Amaq Sirnadi dalam dokumen tersebut. Mereka bahkan menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap kesesuaian NIK dengan nama yang tercantum dalam dokumen. Namun seluruh persoalan tersebut tentu harus diverifikasi melalui instansi yang berwenang dan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai pemalsuan sebelum ada pemeriksaan resmi.

Yang menjadi sorotan berikutnya adalah SKPT Nomor 593/SKPT/BHDP/X/2023, sementara objek lahan yang dipersoalkan disebut berada dalam wilayah administrasi Desa Bahodopi. Pihak Rusdianto mengaku telah mendatangi Kantor Kecamatan Bahodopi untuk mengetahui perkembangan persoalan, namun justru diarahkan kembali menemui Kepala Desa Bahodopi. Di sisi lain, Kepala Desa Bahodopi, Suradi, disebut.

sedang berada di Pulau Jawa dan mengaku juga mempertanyakan mengapa persoalan tersebut kembali diarahkan ke pemerintah desa setelah sebelumnya ditangani di tingkat kecamatan. Kondisi inilah yang menimbulkan pertanyaan publik: siapa sebenarnya yang bertanggung jawab memberikan kepastian administrasi terhadap status dokumen dan objek tanah tersebut? Jika persoalan memang merupakan sengketa hak atas tanah, para pihak seharusnya mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai mekanisme penyelesaiannya, bukan dibiarkan

berlarut-larut tanpa kepastian selama hampir satu tahun. Pihak Rusdianto kini mempertimbangkan langkah hukum apabila persoalan administrasi tersebut tidak mendapatkan penyelesaian yang transparan. Mereka juga meminta agar seluruh dokumen, riwayat penerbitan SKT, identitas pemohon, kewenangan pejabat yang menerbitkan, serta kesesuaian wilayah administrasi objek tanah diperiksa secara terbuka oleh instansi berwenang. Jangan sampai masyarakat menjadi korban birokrasi yang saling melempar tanggung jawab.  Ahmad Jaelani Al Gazali menunjuk  Pengacara kondang ( Bang Sunan) yang menjadi rekannya, saat ini kuasa hukum sedang mendalami persoalan tersebut

Pengajian Bulanan dan Tasyakuran Posko Baru, DPAC Ciledug BPPKB Banten Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

0

Infoberitanasional.com-TANGERANG — Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Ciledug Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten menggelar pengajian bulanan sekaligus tasyakuran atas berdirinya posko baru DPAC Ciledug. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (4/10/2026), menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai kekeluargaan dalam kehidupan organisasi.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran dan anggota DPAC Ciledug BPPKB Banten, perwakilan DPC BPPKB Banten Kota Tangerang, serta sejumlah pengurus DPAC dari wilayah lain, di antaranya DPAC Pinang, Cipondoh, Batuceper dan Karang Tengah. Sejumlah warga sekitar juga turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut.

Pengajian bulanan merupakan bagian dari agenda rutin DPAC Ciledug. Selain menjadi ruang untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkokoh hubungan antarpengurus, anggota, serta masyarakat di lingkungan sekitar.

Tasyakuran atas berdirinya posko baru juga dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat, kesehatan, usia, rezeki dan kesempatan untuk terus menjalankan aktivitas organisasi secara positif dan bermanfaat.
Ketua DPAC Ciledug BPPKB Banten, Obbie Pungky, mengatakan dirinya berharap kegiatan pengajian tidak berhenti sebagai agenda internal DPAC Ciledug, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan rutin yang melibatkan seluruh wilayah di bawah naungan DPC BPPKB Banten Kota Tangerang.

“Saya ingin pengajian ini diadakan rutin untuk seluruh wilayah yang berada di Kota Tangerang khususnya,” ujar Obbie.
Menurutnya, organisasi tidak semata-mata dibangun atas dasar kebersamaan dalam menjalankan kegiatan, tetapi juga harus memiliki fondasi moral, kepedulian dan rasa persaudaraan yang kuat.

Bagi BPPKB Banten, nilai kekeluargaan dan persaudaraan menjadi bagian penting dalam menjaga soliditas organisasi. Karena itu, kegiatan keagamaan dan sosial diharapkan mampu menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang sehat, mempererat hubungan antaranggota, sekaligus menghadirkan keberadaan organisasi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua DPC BPPKB Banten Kota Tangerang, Zainal Febriyanto, SH. Ia menilai kegiatan yang bernuansa positif, terlebih ketika mampu melibatkan masyarakat sekitar, merupakan bentuk nyata bahwa organisasi dapat menjalankan peran sosial di tengah lingkungan.

“Saya apresiasi untuk kegiatan yang sifatnya positif, apalagi mampu melibatkan atau bersinergi dengan warga lingkungan. Sesuai fungsi kita sebagai organisasi adalah kontrol sosial di lingkungan,” ungkap Zainal.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara konsisten dengan tetap mengedepankan kepedulian sosial, komunikasi yang baik serta sinergi dengan masyarakat dan berbagai unsur di wilayah Kota Tangerang.

Dengan berdirinya posko baru DPAC Ciledug, momentum tasyakuran dan pengajian bulanan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan menjadi awal dari penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.

Sebab organisasi yang memiliki kekuatan bukan hanya organisasi yang mampu menghimpun banyak anggota, tetapi organisasi yang mampu merawat persaudaraan, menjaga kepedulian dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan

Dari Sinte Sampai Judol, Sendang Agung Darurat Narkoba

0

Infoberitanasional.com-LAMPUNG TENGAH  – Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, kini berada di ambang krisis sosial. Peredaran narkoba jenis tembakau sintetis (sinte) dan sabu serta maraknya judi online (judol) telah masuk hingga ke dusun-dusun dan mengancam masa depan pemuda. Kondisi darurat ini menjadi perbincangan disetiap sudut kampung.

Data yang dihimpun dari dari warga menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir setidaknya ada tiga pemuda yang mengalami halusinasi berat hingga kejang-kejang usai mengonsumsi sinte yang dibeli secara online.

Kanit Reskrim  Polsek Kalirejo, Aiptu Rusdianto, membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, pola peredaran kini jauh lebih sulit dideteksi karena tidak lagi melalui bandar besar.

“Transaksi sekarang sistem tempel dan COD lewat media sosial. Barang ditaruh di kebun, di pemakaman umum bahkan di tiang listrik, pembeli tinggal ambil foto lokasinya. Untuk judol, cukup pakai HP, deposit Rp10 – 25 ribu sudah bisa main,” jelasnya.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB Dapil VII Lampung Tengah, Munir Abdul Haris, S.Sos.I., mengaku sangat prihatin dan menyebut kondisi Sendang Agung sudah masuk kategori darurat narkoba dan judol.

Saat ditemui awak media ini di sela-sela kegiatannya beberapa waktu lalu, Munir menegaskan bahwa persoalan narkoba dan judol tidak bisa diselesaikan hanya oleh aparat kepolisian saja.

“Ini sudah darurat, keluhan soal narkoba sinte dan judol ini selalu muncul dari orang tua. Generasi kita terancam. Negara tidak boleh kalah dengan bandar,” tegas Munir yang juga anggota Komisi III DPRD Lampung ini.

Menurut Munir, maraknya sinte dengan harga Rp 10 sampai 25 ribuan per linting dan judol yang mudah diakses menjadi bukti lemahnya pengawasan dan minimnya kegiatan positif bagi pemuda di kampung.

Ia menjelaskan, pengguna yang terjaring rata-rata masih berusia produktif, 17 hingga  30 tahu, dengan latar belakang petani, butuh tani, hingga pelajar. Bahkan beberapa diantaranya masih usia SMA.

Munir menilai, Kecamatan Sendang Agung belum sepenuhnya bebas dari ancaman narkoba dan judol. Ada beberapa warga yang telah terjerumus dan kini dalam proses pembinaan.

Menurutnya, faktor ekonomi, rendahnya literasi digital, serta minimnya kegiatan positif bagi pemuda menjadi celah masuknya narkoba dan judol ke kampung.

“Tentunya tidak bisa bekerja sendiri. Perlu peran semua pihak, mulai dari orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat sampai karang taruna untuk menjaga anak-anak kita. Jangan sampai Sendang ini benar-benar menjadi kampung darurat narkoba,” tegas Munir Abdul Haris.

Munir menambahkan, pihaknya di DPRD Provinsi akan mendorong BNNP Lampung dan Dinas Kominfo untuk turun langsung ke Sendang Agung.

“Blokir situs judol saja tidak cukup, harus ada edukasi dan rehabilitasi. Saya juga akan mengawal agar Dana Desa bisa dipakai untuk kegiatan anti-narkoba dan anti-judol,” tambahnya.

Sementara, Kepala Kampung Sendangasih, Gunanto, menyambut baik pernyataan tersebut. Ia berharap adanya perhatian khusus dari anggota DPRD Provinsi agar kampung-kampung di Sendang Agung mendapat program penyuluhan dan rehabilitasi gratis bagi pemuda yang terlanjur terpapar.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor Jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya. Identitas pelapor dijamin aman dan akan ditindaklanjuti secara profesional. Sebab, jika tidak segera ditangani secara bersama-sama, ancaman sinte dan judol dikhawatirkan akan benar-benar menghancurkan generasi muda Sendang Agung.(**)

Gandeng Gen Z, PT Super Tani Indonesia Targetkan Ekspansi Pasar ke 80.000 Desa dan Incar Omzet Rp9,5 Triliun.

0

infoberitanasional.com-MAKASSAR, 4 OKTOBER 2026 – PT Super Tani Indonesia mencanangkan strategi ekspansi besar-besaran dengan membidik ekosistem pasar berbasis 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini diperkuat oleh kolaborasi erat bersama Generasi Z (Gen Z) melalui kampanye digital kreatif guna mempercepat transformasi sektor pertanian nasional.

Pioner Pertanian Indonesia sekaligus Formulator Super Tani, Andi Undru Mario (AUM), mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif generasi muda menjadi pilar utama dalam mempercepat edukasi dan adopsi teknologi pertanian modern di tingkat desa. Suksesnya penyelenggaraan kompetisi konten digital NGOPILO Challenge Kedua menjadi bukti nyata besarnya antusiasme Gen Z dalam mendukung sektor ini.

“Dukungan luar biasa dari Generasi Z melalui gerakan konten digital memperkuat keyakinan kami bahwa transformasi pertanian Indonesia harus dibangun bersama generasi muda. Bagi kami, Gen Z bukan sekadar pembuat konten. Mereka adalah mesin komunikasi baru pertanian Indonesia yang mampu menjembatani informasi dari desa ke desa melalui media sosial,” ujar Andi Undru Mario dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/10).

Potensi Transaksi dan Prospek PertumbuhanStrategi utama PT Super Tani Indonesia adalah membentuk ekosistem pengguna yang solid, dengan target minimal 5 petani di setiap desa. Perusahaan memproyeksikan simulasi bisnis yang sangat menjanjikan berdasarkan basis pasar tersebut:
Jika 80.000 desa melakukan pembelian minimal 1 karton produk (senilai Rp2,4 juta), potensi nilai transaksi awal dapat mencapai Rp195 miliar.
Jika rata-rata target pembelian dinaikkan menjadi 5 karton per desa, potensi transaksi melesat hingga Rp950 miliar per musim tanam.

Dengan akselerasi promosi digital oleh Gen Z yang diproyeksikan tumbuh hingga 1.000 kali lipat, konsistensi ekosistem ini selama 10 musim tanam diilustrasikan mampu menciptakan potensi transaksi kumulatif hingga Rp9,5 triliun.
Atas dasar pertumbuhan volume penjualan, efisiensi operasional, biaya produksi, serta distribusi yang terukur, manajemen PT Super Tani Indonesia optimistis target laba hingga Rp1 triliun merupakan aspirasi realistis yang dapat dikejar. Terlebih, produk Super Tani memiliki fleksibilitas tinggi yang dapat diaplikasikan pada 34 hingga 40 komoditas tanaman berbeda.

Edukasi Berkelanjutan dan Stimulus PasarGuna mendorong loyalitas, memperluas jaringan pasar, serta memberikan edukasi berkelanjutan, PT Super Tani Indonesia juga menggulirkan program Gebyar Super Tani. Program apresiasi ini menyediakan berbagai stimulus hadiah menarik bagi para petani dan mitra kerja, mulai dari sepeda motor, mobil Grand Max, Pajero Sport, hingga hadiah utama berupa rumah senilai Rp1 miliar.

AUM menegaskan bahwa visi besar perusahaan tidak semata-mata terpaku pada pencapaian angka omzet atau profit. Fokus utama perusahaan adalah membangun pasar pertanian yang berkelanjutan dan berbasis pada pengalaman nyata petani di lapangan.

“Target kami bukan sekadar mengejar angka omzet. Kami ingin membangun pasar pertanian yang berkelanjutan berbasis edukasi, penggunaan produk, pengalaman petani, dan kekuatan promosi digital. Tekad kami hanya satu: Petani Indonesia Harus Maju,” pungkas AUM.