6.9 C
New York
Minggu, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 20

PAM Jaya Perkuat SDM dan Informasi Publik Menjelang IPO Melalui FGD Bersama ASICI

0

Infoberitanasional.com-Jakarta,– Dalam rangka memperkuat transparansi dan tata kelola menuju proses Initial Public Offering (IPO), Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) berkolaborasi dengan Asosiasi Industri Content Cyber Indonesia (ASICI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pentingnya SDM Kompeten & Informasi Publik Menjelang IPO BUMD” di Graha Finelink, Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi transformasi PAM Jaya menuju BUMD modern dan berstandar global. FGD menghadirkan narasumber dari berbagai bidang strategis, yaitu Gatra Vaganza (GM PAM Jaya), Jongki D. Widjaja, SE., Ak., M.Ak. (PT Ernst & Young Indonesia), Maria Ellen Fransisca Y. (Asosiasi Data Analitik), Totok Sediyantoro, MBA, Ph.D. (Ketua LSP SDMTIK), dan Heintje Grontson Mandagie (Ketua Serikat Pers Republik Indonesia).

Dalam paparannya, Gatra Vaganza menegaskan bahwa IPO bukan sekadar proses menuju pasar modal, tetapi juga bagian dari komitmen PAM Jaya dalam membangun kepercayaan publik.

“Profesionalisme dan integritas SDM menjadi fondasi utama untuk mewujudkan BUMD yang transparan dan berdaya saing global,” ujar Gatra.

Dari sisi tata kelola, Jongki D. Widjaja menambahkan bahwa transformasi menuju IPO memerlukan kesiapan menyeluruh, mencakup keuangan, manajemen risiko, dan good corporate governance.

“Kematangan sistem pelaporan dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal menjadi syarat mutlak,” jelasnya.

Maria Ellen Fransisca Y. menyoroti pentingnya corporate university sebagai pilar pengembangan kompetensi internal.

“Corporate university membangun budaya belajar dan inovasi berkelanjutan, memastikan SDM memiliki mindset korporasi yang adaptif terhadap tantangan IPO,” ungkap Maria.

Sementara itu, Totok Sediyantoro, MBA, Ph.D., menegaskan peran penting sertifikasi BNSP dalam menjamin profesionalisme SDM BUMD.

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, tapi keharusan untuk memastikan setiap elemen perusahaan memahami standar dan etika bisnis publik,” jelas Totok yang juga bertindak sebagai moderator diskusi.

Ia menambahkan bahwa kombinasi antara SDM kompeten dan pengelolaan informasi publik yang terbuka menjadi kunci kepercayaan investor serta reputasi korporasi yang sehat.

Dari sisi komunikasi publik, Heintje Grontson Mandagie menekankan pentingnya membangun media center sebagai sarana koordinasi informasi antara BUMD dan masyarakat.

“Media center dan wartawan peliput bersertifikat BNSP sangat penting agar informasi publik tersampaikan akurat dan berimbang. Hal ini untuk mencegah sentimen negatif akibat pemberitaan dari wartawan yang tidak kompeten,” tegas Heintje.

Diskusi berlangsung interaktif dengan kesimpulan bahwa kesiapan SDM, transparansi informasi, dan profesionalisme komunikasi publik merupakan tiga fondasi utama keberhasilan BUMD dalam melangkah menuju IPO.

Melalui kegiatan ini, PAM Jaya menegaskan komitmennya untuk menjadi BUMD yang transparan, kompeten, dan berdaya saing tinggi, serta terus menghadirkan layanan air minum yang berkualitas bagi warga DKI Jakarta.

Penyerahan Anak Bawaan Warga Binaan Asal Kenya kepada Pihak Kedutaan Besar Kenya untuk Dikembalikan kepada Keluarga di Negara Asal

0

Infoberitanasional.com-Jakarta, — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Jakarta secara resmi menyerahkan anak bawaan asal Kenya yang berada di lingkungan pemasyarakatan kepada perwakilan Kedutaan Besar Republik Kenya di Jakarta untuk dipulangkan ke negara asalnya.

Anak tersebut merupakan anak kandung dari salah satu warga binaan perempuan asal Kenya yang saat ini menjalani masa pidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta.

Melalui koordinasi antara Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan Kedutaan Besar Kenya, disepakati bahwa anak tersebut akan diserahkan kepada pihak kedutaan untuk selanjutnya difasilitasi pemulangannya ke Kenya agar dapat diasuh oleh keluarga kandung di negara asal.

Penyerahan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen negara untuk menjamin perlindungan anak dan pemenuhan hak anak, termasuk bagi anak bawaan yang berada di lembaga pemasyarakatan, sebagaimana diatur dalam Pasal 62 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Berdasarkan data dan regulasi, sistem registrasi anak bawaan mencakup proses penerimaan, pencatatan, dan pengeluaran, sebagaimana diatur dalam fitur “Anak Bawaan” oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kegiatan penyerahan ini berlangsung di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta pada Kamis (23/10/2025) dan disaksikan oleh perwakilan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Ditjenpas DKI Jakarta, Kedutaan Besar Kenya Maurine Atieno Abungu, Eva, dan Grace Abiero Akello, Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Timur, dan Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta, yaitu Kepala Lapas, Plh. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, dan Kepala Pengamanan Lapas.

Dalam keterangannya, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta, Nety Saraswaty, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen lembaga pemasyarakatan dalam menjamin hak-hak anak, terutama bagi anak bawaan warga binaan asing.

“Kami memastikan setiap anak, tanpa memandang kewarganegaraannya, mendapatkan perlindungan dan hak atas pengasuhan yang layak. Kerja sama dengan pihak kedutaan menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap masa depan anak. Kami berharap anak ini dapat kembali ke negara asalnya untuk berkumpul bersama keluarganya dalam kondisi aman serta dapat tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pengembangan dirinya,” ujar Nety Saraswaty.

Pihak Kedutaan Besar Kenya turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, atas kerja sama dan perhatian yang diberikan terhadap warga negaranya.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Indonesia dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak warga negara Kenya yang berada di bawah tanggung jawab lembaga pemasyarakatan,” ungkap Maurine Atieno Abungu, perwakilan Kedutaan Besar Kenya.

Lebih jauh, proses ini juga menjadi contoh bagaimana negara secara aktif menegakkan perlindungan hak anak, bahkan dalam situasi kompleks seperti ketika anak berada di lembaga pemasyarakatan.

Diharapkan langkah ini menjadi contoh sinergi antara lembaga pemasyarakatan, instansi pemerintah, dan perwakilan diplomatik negara sahabat dalam menjamin hak asasi manusia dan perlindungan anak lintas negara.

Penyerahan ini menegaskan bahwa perlindungan anak tidak berhenti pada kondisi ideal saja, tetapi juga mencakup situasi khusus seperti di lembaga pemasyarakatan.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan instansi terkait akan terus memastikan bahwa mekanisme pengelolaan anak bawaan dilaksanakan dengan baik dan selaras dengan prinsip perlindungan anak serta standar pemasyarakatan.

Inspektorat Kota Tangerang Dituding Tidak Efektif dan Lemah dalam Mengevaluasi Kinerja Satpol PP

0

Infoberitanasional.com-Kota Tangerang | antarwaktu.com -Berapa bulan terakhir gencarnya kegaduhan menyoroti kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kota Tangerang yang tak berkesudahan, dari berbagai kalangan elemen masyarakat mempertanyakan terkait aduan yang tidak berlanjut terkesan ada permainan, serta menilai adanya kelemahan petugas Gakumda pada penindakan Peraturan Daerah (Perda) dianggap melakukan pembiaran.

Kemudian hal ini menjadi percikan dan menyulut gelombang para aktivis, dengan berlanjut sejumlah Jurnalis dan
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersatu se-Tangerang Raya turun kejalan, menyuarakan aspirasi, atas bobroknya kinerja Satpol PP. Menuntut Walikota Tangerang agar mencopot Kasatpol PP, Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasi) Gakumda.

Aduan masyarakat Kota Tangerang langsung Kepada Walikota hingga beralih ditangan Inspektorat, hal ini menjadi sebuah kekecewaan yang mendalam, karena dinilai tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, keterbatasan SDM inspektorat menjadi salah satu penghambat efektivitas pengawasan serta Auditor internal yang pasif penyebab pengawasan internal tidak efektif, Selasa 21 Oktober 2025.

Publik menyoroti masalah independensi inspektorat yang kurang kuat karena posisinya di bawah kepala daerah dimana pimpinan instansi yang diawasinya justru memunculkan konflik kepentingan dan praktik patronase, sehingga rekomendasi hasil audit berpotensi tidak ditindaklanjuti secara optimal.

Selain sistem pengendalian internal yang tidak efektif di dalam instansi dapat berkontribusi pada ketidakefektifan pengawasan oleh inspektorat, dimana muncul sebuah Kelemahan pada laporan hasil pengawasan, Laporan hasil pengawasan inspektorat dianggap tak bermakna apapun hanya melahirkan kekecewaan yang serius dengan tidak memiliki muatan informasi yang kurang memadai, sehingga rekomendasi yang diberikan juga dianggap kurang efektif.

Sementara Achmad Ricky Fauzan Inspektur Inspektorat Kota Tangerang dalam keterangan yang disampaikan, bahwa dirinya telah merekomendasikan atas laporan nya kepada Walikota.

“Pertama Satpol PP agar lebih transparan dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat dengan menyampaikan laporan resmi atau tertulis, Kedua, Satpol PP agar dalam melakukan penguatan komunikasi publik agar setiap aduan memperoleh tanggapan jelas sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif, Ketiga, Satpol PP agar melakukan pembinaan integritas dan pengawasan internal secara berkesinambungan untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Keempat, terakhir Inspektorat Kota Tangerang agar melaksanakan audit kinerja terhadap Satpol PP Kota Tangerang dengan ruang link lingkup aspek efektivitas, aspek efisiensi, aspek ekonomis, dan aspek akuntabilitas dan integritas. Itu empat rekomendasi yang kami sampaikan ke Pak Wali, ungkapnya.

Perintah Pak Wali tadi, ke saya, segera dilakukan audit kinerja terhadap Satpol PP. cuman saya bilang, Pak, audit kinerja berdasarkan pedoman yang kami dapatkan dari BPKP, itu kan ada aturannya Pak, terkait audit kinerja. Itu baru dilakukan setelah satu tahun anggaran berakhir. Jadi paling cepat memang kita setelah Desember baru Januari kita bisa melaksanakan audit. Karena auditnya enggak cuma hanya masalah ini, tapi keseluruhan program kegiatan yang ada di Sabro PP. Sementara itu yang dapat bisa kasih sampaikan, saya yakin memang pasti juga tidak akan terlalu puas-puas banget, pungkasnya.

Menyikapi hal itu, S. Widodo yang akrab disapa Romo ketua LSM Geram Banten kota tangerang mewakili aliansi wartawan dan LSM Tangerang Raya mengatakan,” kami akan melaporkan Pemerintah kota Tangerang,Inspektorat dan Satpol PP karena apa yang disampaikan inspektur, tidak sesuai kapasitasnya sedangkan tujuan kita sebagai warga masyarakat adalah membantu pemerintah kota Tangerang untuk dapat menegakkan perda dan meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) serta mencopot para oknum Satpol PP yang bermain dalam pelanggaran perda namun inspektorat yang menjadi harapan malah meminta data dan bukti yang bukan kapasitas kami” Tegas Romo.

Padahal laporan banyak bangunan tanpa izin dan perusahaan yang menyalahgunakan izin bangunan serta perusahaan Ilegal yang sangat merugikan secara pajak, baik pemerintah kota maupun negara yang dapat dikenakan sangsi pidana sudah diberikan kepada inspektorat.

“Kami menilai telah terjadi dugaan maladministrasi dalam penegakan Perda oleh Satpol PP dan Inspektorat Kota Tangerang. Pembiaran terhadap bangunan yang sudah divonis bersalah di Tipiring tapi tetap beroperasi jelas melanggar Pasal 1 angka 3 UU No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI dan Pasal 34 UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Pemerintah daerah wajib menegakkan Perda sebagaimana diatur dalam Pasal 15 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kami minta Ombudsman segera turun tangan agar ada kepastian hukum dan tegaknya keadilan di Kota Tangerang.” Bebernya.(Anton)

APTIKNAS Apresiasi Program “Future Skills” PAM JAYA untuk Talenta Disabilitas di Era Digital

0

Infoberitanasional.com-Jakarta – Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) memberikan apresiasi tinggi kepada PAM JAYA atas inisiatif strategisnya meluncurkan program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta Sertifikasi Kompetensi FUTURE SKILLS yang ditujukan bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta. Program ini dinilai sebagai investasi masa depan yang konkret untuk membuka pintu kesetaraan dan peluang bagi talenta potensial di era digital.

Lya Arief, selaku penggagas utama program inklusif ini, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya pelatihan ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen berkelanjutan untuk menciptakan kesetaraan dalam dunia digital.

“Ini bukan sekadar program pelatihan biasa, tetapi sebuah langkah strategis untuk membuka akses bagi talenta-talenta potensial dari komunitas disabilitas. Insyaallah, masih akan ada pertemuan-pertemuan lagi yang akan kita lakukan sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami,” tegas Lya Arief di hadapan para undangan dan peserta yang hadir.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pimpinan LKP CMC Cybermedia Center, Ardian Elkana, Dewan Pembina Cyber Media Net, Maria Ellen Fransisca Y, serta Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Soegiharto Santoso.

Lya Arief juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Direksi dan tim PAM JAYA yang telah mendukung penuh program ini, termasuk para direktur yang turut andil dalam kesuksesan acara.

Dalam sambutannya pada acara peluncuran, Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., menegaskan bahwa program ini melampaui sekadar aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR), melainkan sebuah terobosan yang visioner.

“Kolaborasi segitiga yang solid antara PAM JAYA sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), LKP CMC Cybermedia Center yang dikelola oleh Pak Ardian Elkana sebagai penyedia pelatihan berpengalaman yang merupakan anggota APTIKNAS, dan LSP SDM-TIK sebagai lembaga sertifikasi, adalah resep utama untuk menciptakan talenta yang tidak hanya terampil, tetapi juga tersertifikasi dan siap kerja,” ujar Soegiharto yang akrab disapa Hoky.

Dukungan juga datang langsung dari keluarga peserta. Eva Kustanti, orang tua dari anak kembar difabel tuna netra, Rizqi Fanura dan Rifqi Fanura, menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap program pelatihan yang diselenggarakan oleh PAM Jaya bersama CMC.

“Kedua putra saya sangat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan berharga untuk belajar dan berkembang, khususnya bagi penyandang disabilitas. Saya berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan membuka peluang bagi para peserta untuk diberdayakan di dunia kerja, terutama di lingkungan PAM Jaya, sebagai voice over atau penerima telepon,” ungkap Eva dengan penuh haru.

Program diklat ini secara khusus berfokus pada penguasaan kompetensi digital yang paling relevan untuk masa depan, mencakup Voice Over, Digital Marketing, AI Graphic Design, AI Multimedia, dan Video Editing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas yang memiliki nilai tambah tinggi di pasar kerja.

Dewan Pembina Cyber Media Net, Maria Ellen Fransisca Y, yang menjadi salah satu trainer, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para peserta. “Teman-teman telah melakukan hal-hal yang di luar batas yang kami yakin dan percaya belum tentu kita bisa kalau jadi seperti teman-teman,” ujarnya.

Ellen juga menambahkan bahwa setelah program berakhir, akan ada tes khusus dan yang berbakat akan diterima “sebagai customer care atau customer service di PAMJAYA.” Ia berharap semua peserta dapat belajar dengan baik dan memiliki hati yang bersyukur, mengingat “langkah kecil satu langkah kecil itu amat berharga sekali.”

Pada kesempatan yang sama, Rani Santi, perwakilan dari PAM JAYA mengatakan, melalui Program “Difabel Empowered PAMJAYA,” perusahaan ini secara nyata membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas (Difabel) untuk menunjukkan bakatnya, khususnya di bidang voice over dan layanan contact center.

Rani Santi menekankan bahwa ini “bukan sekedar pelatihan, tetapi merupakan akar nyata untuk membuka jalan menuju kemandirian dan kesetaraan.” Ia menjanjikan bahwa bagi peserta pelatihan yang mampu menunjukkan bakat, semangat, dan profesionalisme, “PAM JAYA akan membuka potensi untuk bergabung sebagai tenaga contact center Difabel PAMJAYA.”

Sebagai bukti komitmen terhadap kualitas, seluruh peserta akan mengikuti Uji Kompetensi pada bidang-bidang tertentu seperti Multimedia, Desain Grafis, dan Digital Marketing. Peserta yang dinyatakan kompeten akan menerima Sertifikasi Resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dikeluarkan oleh LSP SDM-TIK, yang juga merupakan bagian dari ekosistem APTIKNAS.

“Kami di APTIKNAS meyakini bahwa inklusivitas digital adalah kunci kemajuan bangsa. Memberikan akses dan kesempatan yang sama bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, untuk menguasai teknologi mutakhir seperti Kecerdasan Artifisial (AI), adalah wujud nyata dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkeadilan,” tegas Hoky menutup sambutannya. (Hend)

Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Rusma di Desa Dataran Tapus, Bentuk Kepedulian Gabungan Media di Rejang Lebong.

0

Infoberitanasiaonal.com-Bengkulu kab Rejang Lebong -Bermani Ulu Raya, Rejang Lebong — Kepedulian terhadap warga lanjut usia kembali ditunjukkan oleh gabungan insan pers di Kabupaten Rejang Lebong. Pada Senin 20 Oktober 2025, Ibu Rusma (72), warga Desa Dataran Tapus, Kecamatan Bermani Ulu Raya, menerima bantuan kursi roda dari gabungan beberapa media lokal yang aktif di Provinsi Bengkulu.

Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin sosial yang digagas oleh gabungan media, yakni Media Jurnalis Bengkulu Y Itu, Amin Gondrong,Hendri gunawan, serta Info OMBB Siber Indonesia melalui perwakilannya Bambang P. selaku Kepala Biro Rejang Lebong. Kegiatan ini juga didukung oleh Junai, perwakilan dari Media Cahaya Perubahan.

Penyerahan kursi roda dilakukan langsung di kediaman Ibu Rusma, dengan didampingi oleh suaminya, Bapak Kasdi, dan disaksikan oleh Kepala Desa Dataran Tapus Mulyadi Suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi penyerahan bantuan tersebut, yang menjadi bukti nyata bahwa peran media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga turut serta dalam aksi sosial yang menyentuh masyarakat.

Bambang P. menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial media terhadap masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih.

> “Kami ingin menunjukkan bahwa media juga bisa menjadi jembatan kepedulian sosial. Bantuan kursi roda ini semoga bisa meringankan beban Ibu Rusma dan keluarganya,” ujar Bambang P.

Kepala Desa Rusdi mengucapkan terima kasih atas inisiatif dan kepedulian dari gabungan media terhadap warganya.

> “Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain,” ungkap Rusdi.

Dengan bantuan kursi roda ini, diharapkan mobilitas Ibu Rusma dapat terbantu, sehingga kualitas hidupnya menjadi lebih baik meski di usia senja.

Bupati Amalia Tegaskan di Sarasehan FORDEM : “Saya Bukan Pesulap, Tapi Kami Sedang Menyiapkan Lompatan Banjarnegara”

0

Infoberitanasional.com-Banjarnegara, Udara malam di Pendopo Dipayudha Adigraha, Jumat (17/10/2025), berubah menjadi hangat dan penuh energi dialog.
Di ruang yang sarat simbol sejarah itu, Forum Demokrasi (FORDEM) Banjarnegara menghadirkan Sarasehan Publik bertema “Dana Terbatas, Inovasi Tak Terbatas” — sebuah forum refleksi yang tak sekadar bicara, tapi menguji seberapa serius Banjarnegara ingin melompat lebih jauh.
FORDEM menempatkan diri sebagai ruang berpikir publik, tempat pemerintah, DPRD, dan masyarakat duduk setara menakar kinerja, menilai arah kebijakan, dan menyalakan ide-ide segar untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hadir dalam forum itu Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, Wakil Bupati Wakhid Jumali, pimpinan DPRD, OPD, TNI-Polri, aktivis, ormas, akademisi, dan mahasiswa.
Empat fokus utama menjadi poros diskusi: evaluasi kebijakan publik, pengawasan partisipatif, inovasi daerah, serta sinergi kolaboratif pemerintah dan rakyat.

FORDEM : Ketika Kritik Menjadi Energi Perubahan
Dalam sambutannya, Mawing Goso, Pembina FORDEM Banjarnegara, menegaskan bahwa forum ini bukan ruang keluhan, melainkan ruang penyadaran.
“Kita tidak berkumpul untuk mencari siapa yang salah, tapi untuk memastikan Banjarnegara tidak berhenti berjalan,” ujarnya.
Mawing mengingatkan, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi penghalang kemajuan.
“Dana boleh terbatas, tapi daya pikir dan daya juang tak boleh terbatas. Kemajuan tidak ditentukan oleh besar kecilnya anggaran, tapi oleh kecerdasan mengelolanya untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa FORDEM bukan sekadar kelompok pengawas, melainkan mitra reflektif yang menjaga arah moral dan rasional pemerintahan.
“Transparansi bukan ancaman bagi pejabat, tapi jembatan bagi kepercayaan publik. Partisipasi rakyat bukan gangguan politik, tapi sumber energi pembangunan,” tandas Mawing.
FORDEM juga mendorong lahirnya inovasi sektor riil — dari pertanian hingga ekonomi kreatif, dari pariwisata hingga digitalisasi layanan publik — agar Banjarnegara tidak lagi bergantung pada dana transfer pusat.

Amalia : Saya Bukan Pesulap, Tapi Kami Sedang Menata Lonjakan
Ketika mikrofon berpindah ke tangan Bupati dr. Amalia Desiana, suasana forum berubah lebih tegas namun tetap hangat.

Amalia berbicara bukan dengan retorika, tapi dengan realitas.
“Saya bukan pesulap yang bisa mengubah semuanya dalam sekejap. Tahun 2025 ini kami sedang menata fondasi, dan 2026 kami bersiap berlari lebih cepat,” ujar Amalia, disambut tepuk tangan peserta.
Ia tidak menutupi fakta bahwa Banjarnegara mengalami penurunan transfer daerah sekitar Rp165 miliar. Namun, di balik angka itu, ia melihat peluang — bukan alasan.
“Dengan dana terbatas, kita harus berpikir lebih tajam dan bergerak lebih kreatif. Pemerintahan bukan soal besarnya uang, tapi efektivitas hasil yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Amalia menegaskan, lima misi besar kepemimpinan Amalia–Wakhid tetap menjadi arah pembangunan daerah :
1. Membangun infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih merata.
2. Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
4. Menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
5. Memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas.
Sementara 10 program unggulan, mulai dari jalan kabupaten mulus, insentif guru keagamaan, pembiayaan bergulir bagi UMKM, hingga pengembangan kawasan industri hijau, menjadi pijakan konkret RPJMD Banjarnegara.
“Program ini bukan daftar keinginan, tapi peta kerja yang kami jalankan dengan disiplin. Tidak ada yang instan dalam pembangunan. Semua butuh arah, kerja keras, dan waktu,” ujar Amalia lugas.

Demokrasi Cerdas dan Kritik yang Menyembuhkan
Di penghujung acara, Amalia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Banjarnegara yang menjaga ruang demokrasi tetap teduh dan beradab.
“Saya bersyukur masyarakat kita kritis tapi santun. Kritik yang jernih tidak melemahkan pemerintah, justru menguatkan arah kebijakan,” ucapnya.
Ia menekankan, iklim sosial yang aman dan kondusif menjadi modal utama untuk menarik investasi.
Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah menjadikan Kalibening sebagai kawasan potensial investasi, karena kedekatannya dengan Kawasan Industri Batang.
“Hasilnya belum spektakuler, tapi fondasinya sudah terbentuk. Investor hanya datang ke daerah yang serius, stabil, dan terbuka. Dan Banjarnegara sedang membuktikan itu,” kata Amalia optimistis.

Banjarnegara, Antara Realitas dan Harapan
Sarasehan FORDEM malam itu berakhir tanpa euforia berlebihan, tapi meninggalkan kesan kuat: bahwa Banjarnegara sedang menapaki perubahan dengan langkah yang lebih realistis dan terukur.
FORDEM menutup dengan satu kalimat reflektif :
“Perubahan tidak lahir dari keajaiban, tapi dari kesadaran dan keberanian menempuh jalan panjang.”
Banjarnegara boleh saja punya dana terbatas — tapi dengan kepemimpinan yang berani dan rakyat yang berpikir jernih, daerah ini sedang membuktikan: inovasi tak punya batas.

H.Bahtiar Diduga Penambang Ilegal Di Bellu Salomeko Akan Dibawa Ke jalur Hukum Oleh Wartawan Media ini Dengan Tuntutan Pasal Berlapis

0

Onfoberitanasional.com-Bone  Sulawesi Selatan Penambang ilegal di Desa Bellu Kecamatan Salomeko Kabupaten Bone Haji Bachtiar yang di kabarkan mempunyai seorang saudara sebagai anggota DPRD Kabupaten Bone dari partai PAN

Selain itu yang bersangkutan juga diduga punya jaringan dengan pemerintah Kabupaten Bone dalam hal ini orang dekat dengan Bupati seperti oknum LSM  sehingga memuluskan usahanya untuk supply material dari Tambang ilegal ke proyek APBN dari balai sungai.

setelah di komfirmasi oleh wartawan media Infoombbsiberindonesi.com, ini yang bersangkutan malah menyebarkan fitnah dan memprovokasi orang lain untuk menyerang pribadi dan institusi seakan yang bersangkutan di peras, menyebarkan fitnah yang tidak mendasar serta memberikan keterangan Palsu

Wartawan media Infoombbsiberindonesia.com ini akan membawa keranah hukum dengan tuntutan pasal berlapis, undang undang sudah jelas pasal dan KUHAP sudah tersedia dengan jeratan yang memiliki dasar hukum,” saya tidak terima karena yang namanya H.Bahtiar saya baru kenal saat saya berusaha komfirmasi tentang tambang yang di kelola olehnya tidak memiliki izin serta menggunakan BBM bersubsidi,” 18/10/2025

kemudian muncul SMS permintaan uang yang di rekayasa olehnya seakan permintaan dari wartawan media ini, Kamuflase untuk mengalihkan perhatian atas kasus pemerasan.. bukan tambang ilegal yang jelas melanggar undang  -undang

ini beberapa tuntutan dari wartawan media Infoombbsiberindonesia.com, ini sesuai bukti hukum yang telah terjadi terhadap  dirinya (Wartawan)red untuk menjerat Haji Bahtiar

hukuman untuk Pasal 311 KUHP adalah penjara paling lama empat tahun. Pasal 310 mengatur tentang pencemaran nama baik, sementara Pasal 311 lebih berat karena mengatur tentang fitnah (pencemaran nama baik disertai kebohongan atau tuduhan yang diketahui tidak benar

Memprovokasi orang hingga menyebabkan keonaran dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan berbagai pasal, terutama Pasal 160 KUHP lama tentang menghasut di muka umum dengan lisan atau tulisan untuk melakukan tindak pidana  dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun. Hukuman juga bisa berdasarkan Pasal 15 UU 1/1946 yang menjerat penyebar berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran, dengan hukuman penjara maksimal dua tahun.

Pasal 242 KUHP mengatur tentang pidana bagi orang yang dengan sengaja memberikan keterangan palsu  pidananya adalah maksimal tujuh tahun penjara. Jika keterangan palsu tersebut diberikan dalam perkara pidana dan merugikan terdakwa, hukumannya bisa maksimal sembilan tahun penjara.
Haji Bahtiar  yang di komfirmasi tentang perbuatan fitnah , profokasi dan  menyebarkan keterangan palsu yang bersangkutan melilih bungkam  sampai berita ini di tayangkan tidak ada respon 18/10/2025  (tim)

Ishak Hamzah Dan Kuasa Hukumnya Lapor Dugaan Pemalsuan Dan Penggelapan Surat Tanah Di Barombong

0

Infoneeitanasional.com-Makassar —Sulawesi Selatan- 17-10-2025 Seorang ahli waris tanah di wilayah Barombong, Ishak Hamzah, bersama kuasa hukumnya Maria Monika Veronika Hayr, S.H., resmi melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan pemalsuan surat tanah ke Polrestabes Makassar.

Laporan tersebut ditujukan kepada seseorang berinisial HRB, yang diduga terlibat dalam penguasaan dan pemalsuan dokumen terkait tanah warisan kakeknya, Soeltan bin Soemang.

Ishak menjelaskan, persoalan ini telah berlangsung cukup lama dan berulang sejak tahun 2008, 2012, hingga 2020, namun belum juga menemukan penyelesaian yang jelas. Karena itu, ia memutuskan kembali menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan.

Tujuan kedatangan kami di Polrestabes Makassar ini untuk melaporkan adanya dugaan tindak pidana penggelapan dan pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372 dan Pasal 263 KUHP terhadap saudara HRB,” ujar Ishak Hamzah kepada awak media, Jumat (18/10/2025).

Lebih lanjut, Ishak menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah dokumen pendukung kepada penyidik, termasuk salinan laporan awal tahun 2012 yang berkaitan dengan kasus serupa. Ia berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional.

Harapan kami kepada penyidik agar bekerja lebih profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga kami sebagai pencari keadilan bisa merasa puas. Polisi harus menjadi sahabat masyarakat, khususnya bagi masyarakat pencari keadilan,” tambahnya.

Ishak juga menyinggung laporan sebelumnya yang sempat dibuat pada tahun 2012 namun tidak berlanjut ke tahap penyidikan. Ia berharap penyidik kali ini dapat bekerja lebih serius agar perkara tersebut segera menemukan titik terang.

Selain laporan dugaan pemalsuan dan penggelapan surat, Ishak berencana menambahkan laporan baru terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh seorang wanita berinisial HW. Ia mengaku sempat ditahan selama 58 hari atas laporan seseorang berinisial HN, namun hasil praperadilan menyatakan tuduhan tersebut tidak terbukti.

“Hari ini saya juga ingin melaporkan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh HW. Namun karena penyidik sudah tidak berada di tempat, laporan itu akan kami lanjutkan pada kesempatan berikutnya,” jelasnya.

Untuk saat ini, pihak pelapor masih menunggu tindak lanjut dari penyidik Polrestabes Makassar terkait peningkatan status kasus dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

#Tim red #

Presiden Prabowo Subianto Ulang Tahun Hari ini. KeTum( OMBB) Beri Ucapan

0

Infoberitannasional.com-Jakarta Presiden RI Prabowo Subianto berulang tahun yang ke-74 pada Jumat (17/10/2025) hari ini. Pada hari ulang tahunnya, Prabowo mendapat banyak ucapan, termasuk dari komunitas media online Dari Deriktur PT. INFO OMBB SIBER INDONESIA. Sekaligus Ketua umum Ormas OMBB Majelis Pimpinan Nasional M Diamin.

Dan M Diamin, mengucapkan selamat ulang tahun untuk Presiden Republik Indonesia Jendral TNI (Purn) H. Prabowo Subianto

“Selamat ulang tahun bapak presiden Prabowo Subianto yang ke 74 tahun”

Doa-doa dan harapan juga disampaikan untuk Prabowo dan bangsa Indonesia.

“Semoga selalu dalam lindungan allah swt, dan diberikan kekuatan untuk memimpin Indonesia menuju kemajuan dan kejayaan”

Sekali lagi Selamat Ulang Tahun Bapak Presiden Republik Indonesia Jendral TNI (Purn) H. Prabowo Subianto. dan Selalu panjang umur nya Amin Yarobal Allamin kata M Diami Kepada Awak mesia(***)

IGX 2025 Sukses Digelar di Bandung: Merajut Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Kreativitas

0

Infoberitanasional.com-Jakarta – Setelah mencatat kesuksesan di Tangerang, Surabaya, dan Semarang, festival game terbesar di Indonesia, Indonesia Game Experience (IGX) 2025, kembali berhasil diselenggarakan dengan gemilang, kali ini di Kota Bandung. Acara pembukaan yang mengusung tema “Digital Unity in Culture and Creativity” di Main Atrium Cihampelas Walk pada 16 Oktober 2025 lalu, berlangsung meriah dan dipadati pengunjung.

Sebagai salah satu Kota Kreatif Dunia versi UNESCO, Bandung hadir sebagai tuan rumah yang ideal untuk memperkuat ekosistem game dan konten digital di Jawa Barat. Helatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) ini mendapatkan dukungan penuh dari APTIKNAS, APGI, APKOMINDO, serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

IGX 2025 Bandung berhasil mempersatukan seluruh elemen komunitas digital, pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat umum dalam sebuah perhelatan akbar yang memadukan hiburan, edukasi, dan ekonomi kreatif. Festival ini mencapai tujuannya sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan dinamis.

IGX 2025 Bandung menawarkan beragam aktivitas menarik yang diikuti oleh pengunjung dari berbagai kalangan dan usia, antara lain:

* E-sports Tournament: Kompetisi bergengsi untuk MLBB, Free Fire, Valorant, Ayodance, Point Blank, Counter Strike 2, dan Honor of Kings dengan total hadiah yang menggiurkan.
* Exhibition Area: Menampilkan booth dari para pengembang game (game developer), penerbit (publisher), dan vendor hardware dengan inovasi terbaru.
* Creative Market: Menjadi wadah bagi UMKM lokal dan kreator konten untuk memamerkan produk-produk kreatif mereka.
* Wannabe Star Stage & Cosplay Parade: Panggung terbuka untuk penampilan musik, tari, serta parade cosplay terbaik yang berhasil memukau penonton.
* Tech Forum & Workshop: Sesi berbagi ilmu dari para ahli industri mengenai insight bisnis digital dan pengembangan game.

Pembukaan yang Meriah dan Sarat Makna
Acara yang berlangsung selama empat hari (16-19 Oktober 2025) ini dibuka dengan laporan ketua panitia, sambutan dari perwakilan institusi strategis, serta penampilan spektakuler yaitu gerakan lincah penari Gentra Lestari Buana hidup seirama dengan karakter digital dalam “Tarian Digitalisasi Ethnic Nusantara”. Sebuah kolaborasi memukau antara seni tradisi Jawa Barat dan teknologi motion capture 3D dari Castle Production.
Yusuf Maulana dari ASICI menekankan pentingnya Indonesia memanfaatkan teknologi AI dan mocap untuk mengarsipkan gerak tari Nusantara agar dapat diwariskan kepada generasi muda melalui kurikulum pendidikan.

Ratu Ratna Dewi Kartika, Ketum Gentra Lestari Buana, menyatakan urgensi katalogisasi gerak para maestro tari, wayang orang, pencak silat, dan seni budaya lainnya untuk melindungi Kekayaan Intelektual (HAKI) Indonesia dari klaim pihak asing.

Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (atau kerap disapa Hoky), selaku Ketum APTIKNAS dan Ketum APKOMINDO serta Sekjen PERATIN, menyambut baik semangat para seniman muda dalam melestarikan budaya melalui terobosan teknologi AI, mocap, dan animasi 3D.

Tak kalah menarik, tamu kehormatan yang turut memberikan sambutan antara lain; Kasumi Liao (Manager, Taiwan Trade Center Jakarta), Andi Mulja Tanudiredja (PT Masterdata Digital Cyberindo – Partner TAITRA Jakarta), Ketut Anom Jatmaika (Manager Mobile Consumer, Branch Telkomsel Bandung) dan Suci Megyanti (Marketing Communication, Cihampelas Walk Bandung), Anton Budyana (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Barat)

Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Vera Imelda, S.Sos., M.Pd., Pamong Budaya Ahli Madya, mewakili Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI. Turut hadir sejumlah tamu kehormatan dan VIP di antaranya; Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., (Direktur Sarana dan Prasarana, Kementerian Kebudayaan RI), Y. Ahmad Brilyana, S.Sos., M.Si., (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Bandung, Hendri Andrigo Sutanto (Ketua Umum Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia – AGKDI), Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS).

Hoky, dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa pemilihan Bandung sebagai tuan rumah adalah pernyataan strategis bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar untuk pertumbuhan industri digital, kreatif, dan esports.

“Melalui IGX 2025 di Bandung, kami tidak hanya ingin menghadirkan festival game yang meriah, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan industri game dan konten digital Indonesia. Kolaborasi antara teknologi, budaya, dan kreativitas adalah kunci untuk menciptakan inovasi yang memiliki identitas khas Indonesia dan mampu bersaing di kancah global,” ujar Hoky yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas AGKDI, Sekretaris Jenderal PERATIN, serta sejumlah posisi penasihat dan kepemimpinan di FORMAS, SPRI, LSP Pers Indonesia, dan Forum Bela Negara RI (FBN RI).

Beliau juga mengungkapkan langkah strategis global yang mendahului event ini, yaitu penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara AGKDI dengan VIDO (Video Game Industry Development Organization) dari Rusia pada 6 Oktober 2025. Proses MoU ini telah dirintis sejak kunjungan pengurus APTIKNAS ke Rusia pada akhir Desember 2023, sebelum terbetuknya AGKDI.

Kehadiran Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., selaku Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI dalam penandatanganan MoU tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah RI.

Hoky menyampaikan keyakinannya, “Teknologi adalah alat, budaya adalah jiwa. Jika digabungkan, keduanya menjadi kekuatan bangsa di masa depan.”

APTIKNAS TECHSUMMIT 2025: Mengkaji Tren dan Solusi Teknologi Mutakhir
Sebagai salah satu highlight utama, APTIKNAS TECHSUMMIT yang diselenggarakan pada hari yang sama berhasil menghadirkan para pakar untuk membahas tren dan solusi teknologi terkini. Para pembicara yang berbagi wawasan antara lain:

* Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Ketua Umum DPP APTIKNAS) – Sambutan Pembukaan.
* Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc. (Kementerian Kebudayaan RI) – Revitalisasi Sarana dan Prasarana Kebudayaan.
* Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS) – Pemanfaatan AI untuk Smart Nation.
* Michael Edward (Country Representative Giga Computing Indonesia) – Cloud Computing Tulang Punggung Ekosistem Al di Indonesia.
* Thomas Kurniawan (Seagate Product Specialist) – Menyimpan Data Dunia Tanpa Batas.
* Hanz Christianto (AMD Component Business Development Manager) – Era Baru Al dan Inovasi Teknologi dengan Hardware Revolusioner.
* Maulis Taufik Kosasih (CEO Hexagon Inc. dan Ketua Komtap Digital Marketing, Branding dan Pengembangan Produk Digital DPP APTIKNAS) – Digital Marketing For University.
* Miryam Ariadne Sigarlaki. M.Psi. (Psikolog-COO Jatidiri.app dan Ketua Komtap Psikologi Digital & Teknologi Kemanusiaan DPP APTIKNAS) – Psychology Services in Digital.
* Vincent Suriadinata. SH. MH. (Mustika Raja Law Office dan Ketua Komtap Hukum DPP APTIKNAS) – Psychology Services in Digital.
* Umar Alhabsyi (CEO Millennia Solusi Informatika) – Cybersecurity Awareness for SMEs and Communities
* Yulilasiane Sulistiyawatl (Ketua Komite Tetap Cyber Security Solusi DPP APTIKNAS) – Contain, Scale, Secure: Buliding the Next-Gen Data Center for Al-Powered Workloads.
* Anton Budyana (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Barat, Ketua DPD APKOMINDO Jawa Barat) – • Sambutan dan Penutup Event.

Indonesia Game Experience (IGX) 2025 Bandung telah sukses menarik perhatian publik secara luas. Para gamer, komunitas digital, pelaku UMKM, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik dengan dunia teknologi informasi dan kreativitas digital memadati venue, merasakan pengalaman tak terlupakan dalam festival terbesar yang memadukan semangat kebudayaan dengan inovasi teknologi ini. (Hnd)