7.1 C
New York
Minggu, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 21

IGX 2025 Sukses Digelar di Bandung: Merajut Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Kreativitas

0

Infoberitanasional.com-Jakarta – Setelah mencatat kesuksesan di Tangerang, Surabaya, dan Semarang, festival game terbesar di Indonesia, Indonesia Game Experience (IGX) 2025, kembali berhasil diselenggarakan dengan gemilang, kali ini di Kota Bandung. Acara pembukaan yang mengusung tema “Digital Unity in Culture and Creativity” di Main Atrium Cihampelas Walk pada 16 Oktober 2025 lalu, berlangsung meriah dan dipadati pengunjung.

Sebagai salah satu Kota Kreatif Dunia versi UNESCO, Bandung hadir sebagai tuan rumah yang ideal untuk memperkuat ekosistem game dan konten digital di Jawa Barat. Helatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) ini mendapatkan dukungan penuh dari APTIKNAS, APGI, APKOMINDO, serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

IGX 2025 Bandung berhasil mempersatukan seluruh elemen komunitas digital, pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat umum dalam sebuah perhelatan akbar yang memadukan hiburan, edukasi, dan ekonomi kreatif. Festival ini mencapai tujuannya sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan dinamis.

IGX 2025 Bandung menawarkan beragam aktivitas menarik yang diikuti oleh pengunjung dari berbagai kalangan dan usia, antara lain:

* E-sports Tournament: Kompetisi bergengsi untuk MLBB, Free Fire, Valorant, Ayodance, Point Blank, Counter Strike 2, dan Honor of Kings dengan total hadiah yang menggiurkan.
* Exhibition Area: Menampilkan booth dari para pengembang game (game developer), penerbit (publisher), dan vendor hardware dengan inovasi terbaru.
* Creative Market: Menjadi wadah bagi UMKM lokal dan kreator konten untuk memamerkan produk-produk kreatif mereka.
* Wannabe Star Stage & Cosplay Parade: Panggung terbuka untuk penampilan musik, tari, serta parade cosplay terbaik yang berhasil memukau penonton.
* Tech Forum & Workshop: Sesi berbagi ilmu dari para ahli industri mengenai insight bisnis digital dan pengembangan game.

Pembukaan yang Meriah dan Sarat Makna
Acara yang berlangsung selama empat hari (16-19 Oktober 2025) ini dibuka dengan laporan ketua panitia, sambutan dari perwakilan institusi strategis, serta penampilan spektakuler yaitu gerakan lincah penari Gentra Lestari Buana hidup seirama dengan karakter digital dalam “Tarian Digitalisasi Ethnic Nusantara”. Sebuah kolaborasi memukau antara seni tradisi Jawa Barat dan teknologi motion capture 3D dari Castle Production.
Yusuf Maulana dari ASICI menekankan pentingnya Indonesia memanfaatkan teknologi AI dan mocap untuk mengarsipkan gerak tari Nusantara agar dapat diwariskan kepada generasi muda melalui kurikulum pendidikan.

Ratu Ratna Dewi Kartika, Ketum Gentra Lestari Buana, menyatakan urgensi katalogisasi gerak para maestro tari, wayang orang, pencak silat, dan seni budaya lainnya untuk melindungi Kekayaan Intelektual (HAKI) Indonesia dari klaim pihak asing.

Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (atau kerap disapa Hoky), selaku Ketum APTIKNAS dan Ketum APKOMINDO serta Sekjen PERATIN, menyambut baik semangat para seniman muda dalam melestarikan budaya melalui terobosan teknologi AI, mocap, dan animasi 3D.

Tak kalah menarik, tamu kehormatan yang turut memberikan sambutan antara lain; Kasumi Liao (Manager, Taiwan Trade Center Jakarta), Andi Mulja Tanudiredja (PT Masterdata Digital Cyberindo – Partner TAITRA Jakarta), Ketut Anom Jatmaika (Manager Mobile Consumer, Branch Telkomsel Bandung) dan Suci Megyanti (Marketing Communication, Cihampelas Walk Bandung), Anton Budyana (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Barat)

Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Vera Imelda, S.Sos., M.Pd., Pamong Budaya Ahli Madya, mewakili Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI. Turut hadir sejumlah tamu kehormatan dan VIP di antaranya; Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., (Direktur Sarana dan Prasarana, Kementerian Kebudayaan RI), Y. Ahmad Brilyana, S.Sos., M.Si., (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Bandung, Hendri Andrigo Sutanto (Ketua Umum Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia – AGKDI), Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS).

Hoky, dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa pemilihan Bandung sebagai tuan rumah adalah pernyataan strategis bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar untuk pertumbuhan industri digital, kreatif, dan esports.

“Melalui IGX 2025 di Bandung, kami tidak hanya ingin menghadirkan festival game yang meriah, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan industri game dan konten digital Indonesia. Kolaborasi antara teknologi, budaya, dan kreativitas adalah kunci untuk menciptakan inovasi yang memiliki identitas khas Indonesia dan mampu bersaing di kancah global,” ujar Hoky yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas AGKDI, Sekretaris Jenderal PERATIN, serta sejumlah posisi penasihat dan kepemimpinan di FORMAS, SPRI, LSP Pers Indonesia, dan Forum Bela Negara RI (FBN RI).

Beliau juga mengungkapkan langkah strategis global yang mendahului event ini, yaitu penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara AGKDI dengan VIDO (Video Game Industry Development Organization) dari Rusia pada 6 Oktober 2025. Proses MoU ini telah dirintis sejak kunjungan pengurus APTIKNAS ke Rusia pada akhir Desember 2023, sebelum terbetuknya AGKDI.

Kehadiran Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., selaku Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI dalam penandatanganan MoU tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah RI.

Hoky menyampaikan keyakinannya, “Teknologi adalah alat, budaya adalah jiwa. Jika digabungkan, keduanya menjadi kekuatan bangsa di masa depan.”

APTIKNAS TECHSUMMIT 2025: Mengkaji Tren dan Solusi Teknologi Mutakhir
Sebagai salah satu highlight utama, APTIKNAS TECHSUMMIT yang diselenggarakan pada hari yang sama berhasil menghadirkan para pakar untuk membahas tren dan solusi teknologi terkini. Para pembicara yang berbagi wawasan antara lain:

* Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Ketua Umum DPP APTIKNAS) – Sambutan Pembukaan.
* Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc. (Kementerian Kebudayaan RI) – Revitalisasi Sarana dan Prasarana Kebudayaan.
* Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS) – Pemanfaatan AI untuk Smart Nation.
* Michael Edward (Country Representative Giga Computing Indonesia) – Cloud Computing Tulang Punggung Ekosistem Al di Indonesia.
* Thomas Kurniawan (Seagate Product Specialist) – Menyimpan Data Dunia Tanpa Batas.
* Hanz Christianto (AMD Component Business Development Manager) – Era Baru Al dan Inovasi Teknologi dengan Hardware Revolusioner.
* Maulis Taufik Kosasih (CEO Hexagon Inc. dan Ketua Komtap Digital Marketing, Branding dan Pengembangan Produk Digital DPP APTIKNAS) – Digital Marketing For University.
* Miryam Ariadne Sigarlaki. M.Psi. (Psikolog-COO Jatidiri.app dan Ketua Komtap Psikologi Digital & Teknologi Kemanusiaan DPP APTIKNAS) – Psychology Services in Digital.
* Vincent Suriadinata. SH. MH. (Mustika Raja Law Office dan Ketua Komtap Hukum DPP APTIKNAS) – Psychology Services in Digital.
* Umar Alhabsyi (CEO Millennia Solusi Informatika) – Cybersecurity Awareness for SMEs and Communities
* Yulilasiane Sulistiyawatl (Ketua Komite Tetap Cyber Security Solusi DPP APTIKNAS) – Contain, Scale, Secure: Buliding the Next-Gen Data Center for Al-Powered Workloads.
* Anton Budyana (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Barat, Ketua DPD APKOMINDO Jawa Barat) – • Sambutan dan Penutup Event.

Indonesia Game Experience (IGX) 2025 Bandung telah sukses menarik perhatian publik secara luas. Para gamer, komunitas digital, pelaku UMKM, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik dengan dunia teknologi informasi dan kreativitas digital memadati venue, merasakan pengalaman tak terlupakan dalam festival terbesar yang memadukan semangat kebudayaan dengan inovasi teknologi ini. (Hnd)

Diduga Proyek Siluman Pembangunan Jalan Rabat Beton Yang Mengunakan Dana Kelurahan Pekan Sabtu Jadi Sorotan Publik Dijadikan Ajang Tempat Mencari Keuntungan,

0

Kota Bengkulu,  InfoberitaNasional.com – diduga Proyek Siluman dijadikan Ajang tempat mencari Keuntungan oleh oknum dan kelompok yang tidak bertanggung jawab,Pembangunan Jalan rabat beton di 10 RW 07, Kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu,menuai sorotan publik, Pasalnya,diduga pembangunan jalan rabat beton diduga tidak menggunakan papan nama  proyek,Kondisi ini memunculkan dugaan adanya upaya menutupi informasi dan kurangnya transparansi Kepada Publik, sebagaimana diatur dalam Pasal 8 UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Sesuai amanah Undang-Undang (UU) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 menyebutkan bahwa setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara wajib memasang papan nama proyek mencantumkan jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan, 16/10/25,

Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas Transparansi,sehingga seluruh lapisan masyarakat,baik LSM,dan Media Massa dapat ikut serta dalam proses pengawasan.

Disaat tim awak media pengecekan lapangan dan langsung menanyakan ke salah satu tukang dilapangan,terkait kegiatan jalan rabat beton yang di bangun ada 3 titik, panjang 23,23 dan 25 total panjang 71, lebar 3 meter dan tebal 15 cm,volume 31,95 m3( meter kubik,”Red),”ujar tukang,

Tidak sampai di situ Tim awak media langsung konfirmasi kepada lurah Pekan Sabtu Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, bedasarkan Pakta yang ditemukan di lapangan diduga tidak ada papan kegiatan,yang menggunakan anggaran berapa pak lurah,(Red pak lurah),menggunakan dana kalau tidak salah Rp,100,000 000.juta dan lebih lanjut konfirmasi langsung ke pada ketua LPM pak Bandar,karna dia ketuanya,saya lagi Dinas Luar DL pak, ujar Lurah Pekan Sabtu Parkon,

Media langsung mencari informasi Kepada Ketua LPM pak Iskandar, melalui Via WA (WhatsApp) pada kamis,16/10 2025, Tim awak media langsung konfirmasi,Izin dang konfirmasi terkait kegiatan pembangunan jalan rabat beton di RW 07 menggunakan anggaran berapa??, Kegiatan ada 3 titik: panjang 23,23 dan 25.lebar 3 meter, tebal 0.15 total volume,31,95 m3, Selain jalan rabat beton apakah menggunakan timbunan pilihan, berapa ketebalannya,(Red Pak Iskandar) dijawab,Wa’alaikumsalam,kalo yang di depan rumah Pak RW dan menuju masjid itu ada timbunan sirtu dengan ketebalan 0,15 cm,kalo yg di tebing samping masjid itu tidak ada timbunan sirtu dikenakan sudah ada pengerasan oleh masyarakat, dengan anggaran 100 juta,”ujar ketua LPM pak Iskandar,

Ironisnya lagi pekerjaan rabat beton tersebut diduga Mark-Up alias penggelembungan anggaran demi meraup keuntungan lebih besar guna untuk memperkaya diri. pekerjaan rabat beton 71 meter, lebar 3 meter dan tebal 15 cm,volume 31,95 m3 di kali Rp 54.315.000 ( perkubik,Rp, 1.700.000) untuk pekerjaan pengerasan menggunakan sirtu/ koral panjang 46,lebar 3 tebal 15 cm dengan volume 20,7 m3  kali Rp 300 ribu sama dengan,Rp,6.210.000,dipotong pajang 14 persen adalah Rp,14.000.000 jadi total diluar pajak, Rp,86.000.000 dikurang,Rp,60.525.000 Diduga Mark-up dijadikan ajang tempat untuk mencari keuntungan,anggaran,tahun,2025,sebesar Rp 25.475.000, kami berharap agar pihak APH untuk pengecekan mutu kualitas rabat beton K175 yang di kerjakan oleh pihak LPM bantu proyek  kelurahan pekan Sabtu,Kecamatan Selebar Kota Bengkulu,Provinsi Bengkulu,

Diharapkan Agar kiranya pihak yang berwenang APH Polres Kota Bengkulu,Kejari Kota Bengkulu,dan inspektorat Kota Bengkulu,pihak terkait lainnya, dapat melakukan investigasi dan langsung turun ke lapangan dan mengambil tindakan terhadap dugaan adanya indikasi Mark Up anggaran yang dijadikan tempat ajang mencari keuntungan oleh oknum kelompok yang tidak bertanggung jawab, jika ditemukan adanya indikasi negara di rugikan sesuai proses hukum yang berlaku,

Dan pihak LPM dan kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu,diharapkan untuk dapat meningkatkan transparansi dan akuntabel dalam pengelolaan proyek yang menggunakan anggaran dana negara.yang cukup fantastis mencapai ratusan juta rupiah,

Pewarta : S.S.dan Tim,

Polsek Lebong Tengah menggelar Do’a dan Zikir Bersama ,”Dalam Rangka Hari Bayangkari yang Ke 73.

0

Infoneritanasional.com-Polsek Lebong Tengah polres Lebong Polda Bengkulu menggelar kegiatan dzikir dan doa bersama dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-73 Tahun 2025 dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”. Kegiatan ini dilaksanakan di Mapolsek Lebong Tengah Serta mendengar tausyah dari penceramah pada Kamis 16/10/2025.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur serta harapan akan terwujudnya Polri yang semakin presisi dan dicintai masyarakat.

Kapolsek Lebong Tengah iptu Erwin sinaga S.Sos,  dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan introspeksi diri, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan spiritual antara anggota Polri dengan Allah SWT, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat.

“Kami berharap melalui doa dan zikir ini, Polri senantiasa diberikan kekuatan, perlindungan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar kapolsek.

Dengan kegiatan dzikir dan doa bersama ini, Polsek Lebong Tengah polres lebong berharap dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel Polri, sehingga dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan profesional. Kegiatan ini juga sebagai wujud komitmen Polri untuk selalu mengutamakan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Dengan suasana yang penuh kekhusyukan, kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi institusi Polri dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedamaian serta persatuan Indonesia,” tutur Kapolsek.

Pewarta : Sariyem sumantri

*Ketua HIPTERS Soppeng Diduga Terlibat Produksi Rokok Ilegal Kartu AS Publik Pertanyakan Integritas Asosiasi*

0

Infoberitanasional.com-Soppeng, 15 Oktober 2025. Skandal dugaan keterlibatan Ketua Asosiasi Pengusaha Rokok (HIPTERS) Kabupaten Soppeng, provinsi Sulawesi Selatan, Haji Jayadi, dalam produksi dan peredaran rokok ilegal merek “Kartu AS” mengguncang dunia usaha tembakau di wilayah tersebut.
Ironisnya, organisasi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memerangi rokok ilegal justru diduga menjadi bagian dari praktik yang merusak tatanan industri rokok legal.

Kasus ini menyeruak di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Soppeng. Pada tahun 2024, tercatat daerah ini mengantongi Rp 1,1 miliar dana cukai yang seharusnya digunakan untuk peningkatan kesehatan masyarakat dan pengawasan produk tembakau, bukan justru dikaitkan dengan aktivitas ilegal yang bertentangan dengan tujuan dana tersebut.

Seorang warga Soppeng yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya,

Seharusnya beliau (Haji Jayadi) mencegah rokok ilegal, bukan memproduksinya. Jabatan sebagai Ketua HIPTERS seakan dimanfaatkan sebagai tameng untuk memuluskan bisnis rokok ilegal.

Upaya konfirmasi oleh awak media kepada Haji Jayadi hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan. Hal serupa terjadi saat media menghubungi Arif, bagian penindakan Bea Cukai Makassar, yang juga tidak merespons.
Sikap bungkam ini menimbulkan spekulasi publik tentang adanya upaya menutupi peredaran rokok ilegal di Kabupaten Soppeng.

Warga yang sama juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di tingkat daerah,

Kalau Bea Cukai Pare-Pare tidak mampu memberantas peredaran rokok ilegal di Soppeng, lebih baik Bea Cukai pusat di Jakarta yang turun tangan.

Dugaan keterlibatan pejabat asosiasi dalam praktik ilegal ini menjadi tamparan keras bagi integritas lembaga pengusaha rokok di Soppeng. Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dan Bea Cukai untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Saat dikonfirmasi terkait peredaran rokok polos tanpa pita cukai di wilayah Soppeng, Haji Jayadi kembali memilih tidak memberikan komentar.

(Editor Andi Wahyudi/ RedaksiTim)

*Kelurahan Rappokalling Menuju Zero Stunting, Ilho : Warga Harus Sehat*

0

Infoberitanasional.com-Makassar – Lurah Ismail Ilho S.Sos mengunjungi Posyandu Nusa Indah 1A di kelurahan Rappokalling Kecamatan Tall,. Sekaligus menyapa para warga yang beraktifitas (15/10/2025).

Dalam kunjungannya terlihat Ilho di dampingi oleh ibu Ketua TP PKK serta jajarannya.

Para warga antusias menyapa kedatangan lurah Rappokalling di tengah – tengah aktifitas warga.

Kedatangan Lurah dan Ibu TP PKK serta Jajarannya tak lain hanya mengecek langsung pelayanan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tujuannya adalah meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dengan menyediakan layanan kesehatan dasar secara terintegrasi untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.

“Kedatangan kami beserta jajaran kami
Untuk memastikan dan mengecek Posyandu agar berjalan untuk Memenuhi kebutuhan masyarakat” ucap ilho

Terlihat Ilho juga menyapa para anak- anak yang
Sedang menjalani penimbangan di Posyandu Tersebut.

“Maa syaa allah Anak – anakku ceria semua yah” tutupnya.

Ismail Ilho S.Sos juga mengedukasi warga agar tetap terus mengecek  kesehatan balitanya serta bumil.

“Jadi harus tetap cek kesehatan di posyandu yah ibu – ibu” lanjutnya.

Tak Sampai disitu Ia juga menekan angka stunting, agar wilayah Rapppokalling menuju Zero Stunting

“Semua ini semata – mata untuk pelayanan, serta kesehatan masyarakat Rappokalling” tutupnya

(Baramakassar)

Viral!! Tiga Bersaudara Jadi Korban Pelecehan Oleh Pamannya. Korban Melapor di Polrestabes Makassar

0

Infoberitanasional.com-Makassar – Seorang pria berinisial (R) di laporkan di Mako Polrestabes Makassar atas dugaan Pelecehan Seksual yang sudah Sering Pelaku Lakukan sejak Korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga korban berusia 18 tahun. (14/10/2025).

Saat di wawancarai oleh baramakassar Korban seorang wanita Berinisial (D), mengakui Tak lain terduga Pelaku adalah paman korban sendiri,

“Jadi itu om ku sendiriji lakukanki, dan sudah berulang kalimi waktu masih SD ka kelas 2″ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa terduga pelaku selalu melancarkan aksinya ketika ayah korban berada jauh.

Korban juga menjelaskan tak hanya dirinya yang menjadi korban (sambil mata berkaca – kaca). namun kedua adiknya juga adalah korban keberingasan pamannya,

“Jadi saya bersaudara ada empat, kedua adikku juga jadi korbannya”Sambungnya.

Korban mengakui bahwa dirinya tak berani mengungkap aksi bejat pamannya itu, (ia terlihat sangat ketakutan)

“Takutka dimarahi. Bahkan tanteku na tauji, tanteku juga takutki kodong” ujarnya.

Tak sampai disitu korban juga menjelaskan bahwa ibu kandungnya pun turut serta menjadi korban.

“Jadi bukan cuma saya. Dan kedua adekku, tapi ibuku juga pernah jadi korban”

Ia juga mengatakan bahwa dirinya melaporkan hal ini tanpa sepengetahuan siapapun termasuk orangtuanya.

“Jadi saya laporkan ini krna sya sudah muak selalu termenung, ditambah orang tuaku berada jauh di morowali”, tutupnya./Bara

Terkait Viralnya Seorang Oknum LSM Yang Diduga Abal Abal Lalu Melakukan Penipuan Di Kabupaten Pangkep,”Itu Tidak Benar Adanya.

0

Infoberitanasional.com-Pangkep,Sulsel, Oknum yang di duga dari salah satu LSM dikatakan abal abal faktanya M.H aktif di salah satu media online,Adapun M.H dituding lakukan penipuan terhadap sejumlah warga itu M,H sendiri tidak membenarkan tudingan itu,

Menurut M,H hanya berselisi paham dengan H Abd Latif dimana awal mulanya M,H mendapat sebuat temuan di toko milik H,Abd Latif yakni dengan mengangkat harga persak semen ,

Persoalanan ini tak mau di ketahui pihak pakbrik akhirnya H,Abd,Latif mencoba negosiasi dengan M,H,

Karena M,H membutuhkan bantuan fasilitas kantornya,Akhirnya M,H hanya meminta semen saja,Alhasil H,Abd,Latif Memberikan semen sebanyak 10 sak untuk selanjutnya di bawah ke rumah M,H yang dimana dijadikan sebuah kantor perwakilan Media di kabupaten pangkep,

Namun sangat disayangkan oleh M,H dimana sangkanya semen tersebut yang disumbang oleh H,Abd,Latif untuk fasilitas kantor ternyata berselang berapa bulan H,Abd Latif mendatangi rumah M,H untuk melakukan penagihan semen tersebut,Karena M,H Tak berada di rumahnya M,H di kabari oleh sang istri Adaki datang J, Abd Latif dirumah,M,H mengakatakan kasikan hp mu saya mau bicara,

Dalam komunikasi berjalan terjadi kesepakatan dua minggu kemudia dimana M,H sendiri menawarkan agar dananya ia bawa langsung ke rumah H,Abd Latif,

Lanjut M,H,dimana kesepakan itu sudah di sepakati oleh kedua belah pihak,Namun belum cukup dua minggu datanglah H,Abd Latif ke rumah M,H dengan nada yang kurang baik dikarenakan istri dari M!H sendiri itu mau berangkat ke pesta perkawaninan tidak oamami itu datang bapaknya iye,”Ucap istri M,H.

Setelah itu H,Abd Latif pulang kerumahnya mengambil sebuah kendaraan pic up dengan membawa rekannya menuju ke rumah M,H dimana rumah M,H dalam kondisi kosong namun sangat di sayangkan H,Abd,Latif bersama rekannya membuka pagar rumah M!H lalu mengambil semen sebanyak 8 sak dengan persak itu 50 kl,
Namun semen tersebut bukan miliknya ternya semen tersebut milik istrinya yang ia sudah beli,,

Melihat H,Abd Latif bersama rekannya mengangkut semen sempat ditegur oleh tetangga dekat M,H dengan bahasa jangan ki ambil itu semen karena tidak adaki punyanya rumah,Jawaban daripada H,Abd Latif itu M,H ji yang suruh saya angkutki,

Padahal diketahui M,H tersebut sudah berjalan menuju pulang kerumahnya perjalanan dari sinjai ke maros tiba tiba mendapat kabar dari sang istri bahwa na ambilki semenku H,Abd Latif yang saya beli padahal itu semen punyaku bukan M,H,adapun semen milik dari pada H,Abd,Latif itu bermerek semen Indonesia,Namun yang di angkutnya semen tonasa,

,H Abd,Latif mengambil semen tersebut setelah berbulan bulan kini diambilnya sekitar kurang lebih seminggu tanpa diketahui M,H,Parahnya lagi M,H dimintai dana sebesar 400 ribu usai dari hasil kesepakan,

Beberapa hari kemudian H.LATiF datang mengambil paksa semen sebanyak 8 sat yang ada di rumah M.H tanpa sepengetahuan pemilik semen tersebut M,H tersebut sangat kecewa dan akan melaporkan ke pihak yang berwajib ( POLDA SULSEL,)

Adapun M.H merasa kecewa terhadap beberapa media yang memberitakan bahwa legalitas badan hukumhanya tidak resmi. maka dari itu  M.H akan mengambil tindakan dan melaporkan ke Dewan Pers.media tersebut,

#TIM INVESTIGASI #

*KETUM OMBB M DIAMIN ANGKAT BICARA TERKAIT KOMPLIK SENGKETA TANAH DI PEKAN SABTU KOTA BENGKULU*

0

Infoberitanasional.com-Kota Bengkulu Ketua Umum Ormas Maju Bersama Bengkulu (OMBB),Majelis Pimpinan Nasional M.Diamin Angkat bicara terkait polemik dugaan adanya sengketa tanah yang berlokasi di RT 09 RW 07 kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Sengketa tanah ini terjadi diduga antara pihak penggugat,Bawansyah,dan pihak tergugat,terdiri dari ahli waris dan beberapa orang lainnya pihak Pemkot Bengkulu, juga termasuk sebagai tergugat. Polemik sengketa tanah ini telah menyebabkan warga sekitar terdampak menjadi korban.Dalam urusan administrasi surat surat mereka mengalami kesulitan,meningkatkan hak milik atas Tanah,sertifikat hak SHM milik bidang tanah,yang dimiliki karena adanya dampak dari sengketa ini.14/Oktober/25,

Diduga Pihak penggugat mengklaim bahwa obyek lahan tanah tersebut adalah miliknya,berdasarkan Salinan Putusan Pengadilan Negeri Bengkulu.Begitupun sebaliknya,pihak tergugat adalah terdiri dari ahli waris juga mengklaim bahwa lahan tanah tersebut di menangkan oleh pihak tergugat,juga berdasarkan Salinan Putusan Pengadilan Negeri Bengkulu,bahwa sebagian tanah tersebut ahli waris pun menyatakan bahwa sebagian tanah tersebut telah dijual kepada pihak Pemkot Bengkulu.

– Diduga Bawansyah sebagai penggugat.
– Ahli waris dari Almarhum H. Mahyudin S sebagai tergugat.
– Pihak Pemkot Bengkulu sebagai tergugat.
– Yumi Riani, Sos, sebagai ahli waris dari H. Mahyudin S, pensiunan Polri, sebagai tergugat.
– Beberapa orang lainnya juga turut tergugat.

Sengketa tanah ini yang berlokasi di RT 09 RW 07 kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar kota Bengkulu,provinsi Bengkulu,dan telah berlangsung selama beberapa tahun lalu hingga kini tak kunjung usai bahkan kian memanas.

Sengketa tanah ini terjadi karena adanya indikasi Dugaan perbedaan pendapat hak kepemilikan antara pihak penggugat dan tergugat di obyek yang sama terkait kepemilikan lahan tanah yang telah melalui proses perkara Sidang perdata di pengadilan Negeri Bengkulu.Salinan putusan tersebut sudah di terima oleh para pihak yang berperkara.

Dalam perkara tersebut tak kunjung menemukan penyelesaian bahkan semakin Memanas,sengketa objek lahan antar pihak pihak yang berperkara obyek tanah di pekan Sabtu kecamatan selebar kota Bengkulu,oleh karena itu agar kiranya Pemerintah Kota Bengkulu,dan BPN Kota Bengkulu dapat memberikan solusi untuk penyelesaian komplik yang semakin Memanas, secara transparan dan akuntabel. Agar warga sekitar pun dapat mengetahui kebenarannya hingga terhindar terjadi bentrok antara penguat dan tergugat di lapangan.

Salah seorang warga setempat diduga telah mengajukan permohonan untuk penerbitan peta bidang dan SHM sertifikat hak milik kepada pihak BPN kota Bengkulu, namun permohonan tersebut di tolak dengan diterbitkannya surat berita acara penolakan terhadap bidang tanah yang di mohon berisikan bahwa obyek lahan Tanah yang di mohon oleh warga terdapat atas ploting peta bidang Pemkot Bengkulu yang di keluarkan oleh pihak BPN kota Bengkulu beberapa bulan yang lalu,telah diberikan.

“Ini sangat tidak adil dampak dari perkara yang terjadi warga sekitar yang menjadi korban,” ujar salah seorang warga.”Dampak yang terjadi hal Ini sangat menyulitkan kami,warga sekitar yang sudah tinggal di lahan ini selama bertahun-tahun. Kami hanya ingin memiliki sertifikat hak milik yang sah dan tidak ingin terlibat dalam sengketa tanah ini,” tambahnya.

M.Diamin,Ketua Umum Ormas Maju Bersama Bengkulu (OMBB),menyatakan bahwa diduga lahan warga sekitar  terdiri dari kurang lebih ada sekitar 15 rumah di huni oleh warga setempat, dengan obyek sengketa tersebut tidak termasuk dalam gugatan baikpun sebagai penggugat dan tergugat,berdasarkan hasil Salinan putusan pengadilan Negeri Bengkulu, Terlepas yang merasa telah mengklaim salinan putusan pengadilan Negeri Bengkulu sebagai penang, oleh pihak yang berperkara,warga sekitar jangan sampai menjadi korban.

“Kami berharap agar pihak Pemkot Bengkulu dan BPN Kota Bengkulu, agar kiranya dapat segera mengambil langkah dan memberikan solusi yang tepat dalam penyelesaian komplik yang berkepanjangan tak kunjung usai dengan cara transparan,”ujar M. Diamin.

– Warga sekitar kesulitan meningkatkan SHM sertifikat hak milik bidang tanah.
– Warga sekitar mengalami ketakutan dan tidak ada kenyamanan.
– Perekonomian warga sekitar terganggu.

– Pihak Pemkot Bengkulu dan BPN Kota Bengkulu harus segera mencarikan solusi dalam penyelesaian komplik yang berkepanjangan ini.
– OMBB akan berkomitmen untuk terus memantau dan mengawal penyelesaian sengketa tanah ini.
– Warga sekitar harus tetap bersabar agar persoalan ini secepatnya mendapatkan penyelesaian sesuai yang diharapkan.

Dengan demikian, OMBB berharap agar sengketa tanah ini dapat segera diselesaikan dan warga sekitar dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan normal tanpa di hantui rasa ketakutan akibat dampak dari perkara yang terjadi./Sulaidi

Dinsos Medan dan LSM GEBER Sepakat Perkuat Kolaborasi Sosial: “Sebisanya Kita Bantu Masyarakat yang Membutuhkan”

0

Infoberitanasional.com-Medan | — Komitmen Pemerintah Kota Medan untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan kembali ditegaskan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti.
“Sebisanya kita bantu,” ujarnya singkat namun sarat makna dalam percakapan melalui chat dengan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat (GEBER) Sumatera Utara, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, pada Rabu (8/10/2025).

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Dinsos Kota Medan membuka ruang sinergi dan kolaborasi nyata dengan lembaga masyarakat, terutama yang memiliki kepedulian terhadap rakyat kecil dan kelompok rentan sosial.

Ketua DPP LSM GEBER Sumatera Utara, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, menyambut positif komitmen tersebut. Ia menilai Dinsos Medan merupakan mitra strategis dalam memperjuangkan hak-hak sosial masyarakat bawah.

“Kami sangat menghargai keterbukaan dan semangat kolaborasi Dinsos Medan. GEBER siap menjadi jembatan antara masyarakat yang membutuhkan dengan pemerintah, agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran,” ujar Dodi kepada wartawan, Senin (13/10/2025) di Medan.

Hal senada disampaikan oleh Ketua LSM GEBER Kota Medan, Yuli Asri Nasution, S.Pd.I, yang merasa bangga atas kepercayaan pemerintah daerah terhadap peran LSM GEBER sebagai mitra sosial.

“Kami bangga bisa dipercaya menjadi bagian dari solusi. LSM GEBER siap bergerak di lapangan membantu masyarakat yang memerlukan uluran tangan pemerintah,” ucap Yuli Asri.

Dodi Rikardo menambahkan, kerja sama antara Dinsos Kota Medan dan LSM GEBER sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, kedua pihak juga telah berkolaborasi dalam sejumlah kegiatan sosial untuk membantu warga kurang mampu.

“Kita sudah pernah turun bersama membantu masyarakat, dan kerja sama ini akan terus kita perkuat demi kepentingan sosial yang lebih luas,” jelasnya.

Sinergi antara pemerintah dan lembaga masyarakat seperti GEBER dinilai sebagai langkah positif untuk memastikan pembangunan sosial tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan rakyat di akar rumput.

Kolaborasi semacam ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sosial tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah dan masyarakat sipil harus berjalan beriringan, saling menguatkan dan mengawasi, agar setiap program sosial benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan — bukan sekadar menjadi data di laporan, tetapi menjadi cahaya harapan bagi rakyat kecil(Bara)

PGLII Bandung Unleashed! Musda 2025: Saatnya Gereja Beraksi Nyata!

0

Infobeotanasional.com-Bandung, 12 Oktober 2025 – Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) Kota Bandung akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Senin, 12 Oktober 2025. Lebih dari sekadar forum rutin, Musda kali ini diharapkan menjadi landasan untuk inovasi dan kolaborasi yang lebih erat di antara gereja-gereja Injili di Kota Bandung.

Di bawah komando Pdm. Yudo Wiratno sebagai Ketua Panitia Pelaksana, persiapan Musda telah mencapai titik optimal. Dengan semangat membara, Pdm. Yudo Wiratno menyampaikan visinya: “Musda ini bukan hanya tentang laporan dan pemilihan. Ini tentang menyatukan visi, menyelaraskan langkah, dan memastikan PGLII Kota Bandung berlari lebih kencang dalam melayani umat dan menjadi berkat bagi kota ini!”

Lebih lanjut, Ayah dari satu Putri ini mengatakan Bahwa,Ketua PGLII Kota Bandung saat ini, Pdt. Abednego Mulianto Halim, M.Th, juga akan memberikan sambutan dan laporan pertanggungjawaban atas dedikasinya selama periode sebelumnya. Ujarnya

Dan Musda ini akan  dibuka dengan pendaftaran ulang peserta dan coffee break pada pukul 08.30. Sesi pembukaan yang dimulai pukul 09.00 akan diisi dengan pujian, doa pembukaan oleh Pdt. Surya Sitepu, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pdt. Abednego Mulianto Halim, M.Th, Ketua PD PGLII Kota Bandung, Ketua PW PGLII Jawa Barat, Pembimas Kristen Jawa Barat, dan Walikota Bandung. Setelah sesi foto bersama, Sidang Pleno 1 akan dimulai pukul 09.40, dengan agenda pengesahan peserta, tata tertib, jadwal acara, pemilihan pimpinan sidang, dan pembagian komisi. Tiga komisi akan fokus pada:

– Komisi A: Pendidikan dan Teologia, Penginjilan, Politik dan Hukum, Hubungan Antar Lembaga (program kerja PGLII Kota Bandung).
– Komisi B: Organisasi/Keanggotaan.
– Komisi C: Anggaran/Keuangan.

Sidang Pleno 2, dijadwalkan pukul 10.40, akan membahas Laporan Pertanggungjawaban PD PGLII Kota Bandung periode 2021-2025, rapat komisi, presentasi hasil komisi, serta penetapan Garis Besar Pedoman Kerja PD PGLII Kota Bandung. Istirahat makan siang akan diberikan pada pukul 12.30.

Sidang Pleno 3 pada pukul 13.15 akan menjadi puncak acara, dengan agenda pemilihan Ketua PD PGLII Kota Bandung, pembentukan formatur oleh Ketua terpilih, dan pembacaan hasil Musda.

Musda akan ditutup dengan Ibadah Pelantikan pada pukul 14.15, yang meliputi pembacaan SK dan Pakta Integritas, sambutan Ketua Terpilih, foto bersama, serta doa penutup dan doa berkat.

Bandung, 11 Oktober 2025 – Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) Kota Bandung akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Senin, 13 Oktober 2025. Lebih dari sekadar forum rutin, Musda kali ini diharapkan menjadi landasan untuk inovasi dan kolaborasi yang lebih erat di antara gereja-gereja Injili di Kota Bandung.

Di bawah komando Pdm. Yudo Wiratno sebagai Ketua Panitia Pelaksana, persiapan Musda telah mencapai titik optimal. Dengan semangat membara, Pdm. Yudo Wiratno menyampaikan visinya: “Musda ini bukan hanya tentang laporan dan pemilihan. Ini tentang menyatukan visi, menyelaraskan langkah, dan memastikan PGLII Kota Bandung berlari lebih kencang dalam melayani umat dan menjadi berkat bagi kota ini!”

Lebih lanjut, Ayah dari satu Putri ini mengatakan Bahwa,Ketua PGLII Kota Bandung saat ini, Pdt. Abednego Mulianto Halim, M.Th, juga akan memberikan sambutan dan laporan pertanggungjawaban atas dedikasinya selama periode sebelumnya. Ujarnya

Dan Musda ini akan  dibuka dengan pendaftaran ulang peserta dan coffee break pada pukul 08.30. Sesi pembukaan yang dimulai pukul 09.00 akan diisi dengan pujian, doa pembukaan oleh Pdt. Surya Sitepu, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pdt. Abednego Mulianto Halim, M.Th, Ketua PD PGLII Kota Bandung, Ketua PW PGLII Jawa Barat, Pembimas Kristen Jawa Barat, dan Walikota Bandung. Setelah sesi foto bersama, Sidang Pleno 1 akan dimulai pukul 09.40, dengan agenda pengesahan peserta, tata tertib, jadwal acara, pemilihan pimpinan sidang, dan pembagian komisi. Tiga komisi akan fokus pada:

– Komisi A: Pendidikan dan Teologia, Penginjilan, Politik dan Hukum, Hubungan Antar Lembaga (program kerja PGLII Kota Bandung).
– Komisi B: Organisasi/Keanggotaan.
– Komisi C: Anggaran/Keuangan.

Sidang Pleno 2, dijadwalkan pukul 10.40, akan membahas Laporan Pertanggungjawaban PD PGLII Kota Bandung periode 2021-2025, rapat komisi, presentasi hasil komisi, serta penetapan Garis Besar Pedoman Kerja PD PGLII Kota Bandung. Istirahat makan siang akan diberikan pada pukul 12.30.

Sidang Pleno 3 pada pukul 13.15 akan menjadi puncak acara, dengan agenda pemilihan Ketua PD PGLII Kota Bandung, pembentukan formatur oleh Ketua terpilih, dan pembacaan hasil Musda.

Musda akan ditutup dengan Ibadah Pelantikan pada pukul 14.15, yang meliputi pembacaan SK dan Pakta Integritas, sambutan Ketua Terpilih, foto bersama, serta doa penutup dan doa berkat. Acara akan diakhiri dengan coffee break penutup pada pukul 15.00.

Dengan semangat yang baru, Musda PGLII Kota Bandung diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, program kerja yang inovatif, serta kontribusi nyata bagi komunitas Kristen dan masyarakat Kota Bandung secara luas.

akan diakhiri dengan coffee break penutup pada pukul 15.00.

Dengan semangat yang baru, Musda PGLII Kota Bandung diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, program kerja yang inovatif, serta kontribusi nyata bagi komunitas Kristen dan masyarakat Kota Bandung secara luas. (Romo Kefas)