6.9 C
New York
Minggu, April 5, 2026

Buy now

spot_img
Beranda blog Halaman 31

*Menko Polkam Terapkan Arahan Presiden, Rapat Koordinasi Bahas Langkah Antisipasi*

0

Infoberitanasional.com-Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyatakan situasi keamanan nasional pasca demonstrasi berangsur pulih dan semakin kondusif. Hal tersebut disampaikan usai memimpin rapat koordinasi di Kantornya, Senin (1/9/2025).

“Syukur Alhamdulillah kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama. Roda ekonomi dan aktivitas masyarakat mulai berjalan, dan itu wajib kita jaga terus,” ujar Budi Gunawan.

Menko Budi menjelaskan, rapat tersebut membahas implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dari sidang kabinet, Minggu (31/8). Arahan utama mencakup:

1. Merumuskan langkah terukur menghadapi aksi anarkis;
2. Membangun diskusi yang konstruktif di media sosial;
3. Melibatkan tokoh agama dan masyarakat untuk menyejukkan suasana;
4. Menyiapkan perbantuan kekuatan ke Ibu Kota dari daerah bila diperlukan.

“Semua aspirasi masyarakat menjadi prioritas. Pemerintah menjamin tetap menampungnya, sepanjang disampaikan secara baik sesuai aturan,” katanya.

Dia menegaskan aparat keamanan telah diperintahkan untuk bertindak tegas dan tidak ragu terhadap kelompok yang melakukan tindakan anarkis dan merusak fasilitas umum.

“Ukuran tindakan tegas sudah dirumuskan. Ini bukti negara hadir melindungi masyarakat,” tegasnya.

Menko Polkam juga mengimbau masyarakat untuk membedakan antara unjuk rasa yang damai dengan aksi yang bertujuan merusak.

“Percayakan bahwa semua proses penanganan aspirasi berjalan sesuai hukum dan transparan. Mari bersama-sama menjaga persatuan, merajut kedamaian, dan menyampaikan aspirasi secara baik,” pungkas Budi Gunawan.

Pewarta Jn//98

Kerugian Rp250 Miliar, Kapolda Sulsel Pastikan Proses Hukum Tragedi DPRD Makassar Jalan Terus

0

Infoberitanasional.com-Makassar – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan proses hukum tragedi kebakaran Gedung DPRD Kota Makassar yang terjadi pada Jumat malam, 29 Agustus 2025. Insiden ini menimbulkan kerugian besar, bahkan ditaksir mencapai Rp250 miliar serta merenggut korban jiwa.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas calon tersangka yang diduga kuat menjadi dalang pembakaran. “Kami tidak tinggal diam. Proses hukum akan berjalan transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu. Ini bukan sekadar insiden, ini tragedi yang menuntut keadilan,” tegasnya, Senin (1/9/2025).

Kronologi Singkat Kejadian

Peristiwa bermula ketika ribuan massa aksi mendatangi Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat sore. Aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi ricuh setelah terjadi dorong-dorongan dengan aparat. Situasi memanas hingga berujung pada pembakaran fasilitas negara. Api dengan cepat melalap gedung utama, disertai ledakan kecil dari kendaraan dinas yang terbakar di area parkir.

Kepanikan meluas, sejumlah massa dan pegawai yang masih berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri. Tim pemadam kebakaran bersama aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk menjinakkan api, namun gedung DPRD beserta isinya tidak dapat diselamatkan.

Barang Bukti dan Olah TKP

Tim Ditreskrimum bersama Laboratorium Forensik Polda Sulsel sudah melakukan olah TKP sejak Sabtu pagi. Sejumlah barang bukti diamankan, antara lain sebilah parang panjang, puluhan kendaraan roda dua dan empat yang hangus terbakar, serta material sisa kebakaran dari dalam gedung.

Analisis rekaman CCTV, keterangan saksi, dan hasil laboratorium forensik kini tengah diperdalam untuk memperkuat alat bukti. “Dari hasil penyelidikan, sudah ada gambaran jelas siapa yang harus bertanggung jawab. Saat ini kami fokus memperkuat berkas agar langkah hukum berikutnya tidak terbantahkan,” ungkap Kapolda.

Kerugian dan Korban

Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp250 miliar. Nilai tersebut mencakup kerusakan total bangunan gedung DPRD Kota Makassar, sarana prasarana penunjang, serta puluhan kendaraan dinas maupun pribadi yang terbakar.

Selain kerugian material, tragedi ini juga menelan korban jiwa. Tercatat tiga orang meninggal dunia, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat terjebak saat kebakaran terjadi.

Penegasan Kapolda

Kapolda menekankan bahwa penegakan hukum dalam kasus ini adalah bentuk tanggung jawab negara untuk menjamin rasa aman masyarakat. “Kami akan tuntaskan kasus ini. Tidak boleh ada ruang bagi tindakan anarkis yang merugikan bangsa dan mengorbankan nyawa,” tegas Irjen Pol Rusdi Hartono.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi dan mengembangkan identitas calon tersangka yang sudah dikantongi.

#Arifin sulsel#

Aksi Damai Mahasiswa dan Masyarakat Kalbar Disambut Forkopimda, Aspirasi Akan Dikawal ke Pusat

0

Infoberitanasional.com-Pontianak, Kalimantan Barat, 1 September 2025 Aksi demonstrasi damai aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Senin (1/9), berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Ribuan peserta aksi menyampaikan aspirasi melalui orasi yang dimulai pukul 14.00 WIB. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Gubernur Kalbar H. Ria Norsan, Kapolda Kalbar, Pangdam XII/Tanjungpura, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam aksi tersebut, turut hadir berbagai organisasi masyarakat, di antaranya Pemuda Pancasila (PP), FKPPI, POM Melayu, LPM, dan sejumlah organisasi lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman di bawah pengawalan aparat keamanan.

Ketua DPRD dan Gubernur Kalbar menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. “Kami bersama Forkopimda akan mengawal aspirasi ini hingga ke tingkat pusat demi kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Kalimantan Barat,” tegas Gubernur Kalbar H. Ria Norsan.

Aksi yang berlangsung damai ini diakhiri dengan penyerahan pernyataan sikap dari aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil kepada pimpinan daerah, sebelum massa secara tertib membubarkan diri.

Penulis : Jono Aktivis98

*Peduli Sesama, Polisi Militer TNI AD di Singkawang Ringankan Beban Warga*

0

Infoberitanasional.com-Singkawang, Kalimantan Barat 31 Agustus 2025 —Minggu sore itu, halaman kantor Subdenpom XII/1-1 Singkawang dipenuhi ratusan warga. Wajah-wajah penuh harap berderet rapi menunggu giliran menerima bingkisan sembako dari jajaran Polisi Militer TNI AD.(31/8)

Sebanyak 300 paket sembako dibagikan langsung oleh Dansubdenpom, Kapten Cpm Abdul Kadir, bersama personelnya. Isinya sederhana: beras lima kilogram, beberapa bungkus mi instan, sarden, susu, gula, dan minyak goreng. Namun, bagi warga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, paket itu terasa begitu berarti.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Harga-harga sekarang mahal, jadi sembako ini bisa untuk beberapa hari ke depan,” ungkap Siti (43), seorang ibu rumah tangga penerima bantuan, sambil berkaca-kaca.

Kapten Abdul Kadir menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap rakyat.
“Bakti sosial ini adalah cara kami berbagi dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Semoga semakin banyak pihak yang ikut peduli,” ujarnya.

Di balik seragam loreng dan atribut militer, ada pesan sederhana: tentara hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berbagi empati di tengah kesulitan masyarakat.

Penulis: Jono Aktivis98

FORMAS Dukung Sikap Tegas Presiden Prabowo, Serukan Masyarakat Jaga Keamanan dan Perekonomian

0

Infoberitanasional.com-JAKARTA – Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Yohanes Handoyo Budhisedjati, menyatakan dukungannya terhadap sikap tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi aspirasi masyarakat. Dukungan ini disampaikan menyusul pernyataan resmi Presiden pada Minggu, 31 Agustus 2025, yang menegaskan langkah-langkah konkret dalam menanggapi tuntutan publik.

Dalam keterangan persnya, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa para ketua umum partai telah mengambil langkah tegas. “Langkah tegas yang dilakukan Ketua Umum Partai Politik adalah mereka (anggota bermasalah-red) masing-masing dicabut keanggotaannya dari DPR RI,” ungkap Presiden. Selain itu, Presiden juga menyampaikan adanya pencabutan beberapa kebijakan DPR, termasuk pembatalan kenaikan tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

Presiden juga menegaskan pentingnya menghormati aspirasi murni masyarakat dan kebebasan berpendapat, namun di sisi lain, ia memerintahkan aparat untuk bertindak tegas terhadap tindakan anarkis. “Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

FORMAS: Keputusan Serius Pemerintah Wujudkan Aspirasi Rakyat

Menanggapi pernyataan Presiden, Yohanes Handoyo Budhisedjati menilai langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah mendengar dan menindaklanjuti suara rakyat. “Kami melihat Presiden Prabowo telah mengambil langkah yang tepat dan tegas. Ini adalah bukti bahwa pemerintah mendengarkan suara rakyat,” ujar Handoyo.

Handoyo menambahkan, Presiden Prabowo juga sudah memerintahkan seluruh Kementerian dan Lembaga Negara untuk membuka akses komunikasi seluas-luasnya kepada masyarakat. “Ini keputusan serius pemerintah dan merupakan hasil positif dari penyampaian aspirasi yang sesungguhnya sangat ditunggu-tunggu masyarakat selama ini,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa langkah ini menjadi momentum penting untuk membuktikan komitmen pemerintah dalam mewujudkan aspirasi rakyat. “Bukan sekadar janji, tapi tindakan nyata. Kami percaya, dengan kolaborasi dan transparansi, pemerintah dan rakyat bisa bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.

Langkah ini adalah sebuah sinyal kuat dari pemerintah. Di era digital ini, keterbukaan informasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga untuk membuka akses seluas-luasnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa transparansi adalah fondasi utama dari tata kelola pemerintahan yang baik. Ini juga menjadi pengingat bagi para penyelenggara negara bahwa mereka harus patuh pada hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu.

Selain itu, Handoyo menekankan bahwa pemerintah perlu segera menindaklanjuti tuntutan masyarakat terkait keringanan beban pajak. Menurutnya, ini adalah langkah krusial untuk membantu meringankan beban ekonomi rakyat, yang secara langsung akan berdampak positif pada kesejahteraan. FORMAS meyakini bahwa langkah-langkah konkret terkait kebijakan fiskal akan sangat diapresiasi oleh masyarakat luas.

Lebih lanjut, Handoyo menyerukan kepada 78 organisasi masyarakat yang berada di bawah naungan FORMAS untuk bersatu mendukung langkah pemerintah. Ia juga mengimbau seluruh pimpinan organisasi di FORMAS agar membuat pernyataan dukungan serupa. Hal ini, menurutnya, penting untuk menciptakan ketenangan di tengah masyarakat dan meyakinkan bahwa aspirasi mereka telah terpenuhi.

Selain itu, FORMAS juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang ingin melakukan aksi anarkis. Handoyo menegaskan bahwa penyampaian aspirasi sudah cukup, mengingat pemerintah, DPR, dan pimpinan partai politik telah mengambil kebijakan yang tegas dan memenuhi tuntutan rakyat.

“Mari kita jaga keamanan dan situasi kondusif. Jangan biarkan aksi anarkis yang menunggangi demonstrasi merusak perekonomian kita. Persatuan dan ketenangan adalah kunci untuk memastikan Indonesia terus maju,” pungkas Handoyo. (***)

*Polres Kolaka Bersama Mahasiswa, Komunitas Ojek, Maxim Gelar Sholat Ghaib dan Doa bersama* Kolaka – Dalam sambutan pembuka atas nama pribadi dan seluruh anggota Polres Kolaka, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” Kegiatan Sholat Ghaib dan Doa bersama oleh Personil Polres Kolaka dengan komunitas Ojek dan Maxim untuk mendoakan Almarhum Affan Kurniawan, salah satu Driver ojol asal Jakarta yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta.(30/8/25) Kegiatan Sholat Ghaib dan Doa bersama dipimpin oleh K.H Muh. Duana Said, S.Ag, M.A Ketua MUI Kab. Kolaka dilaksanakan di Masjid Attarbiyah dan di Halaman Mako Polres Kolaka yang dihadiri oleh Bapak Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha S.I.K., M.H., CPM. Pejabat Utama Polres Kolaka,Perwakilan Mahasiswa/i dan Komunitas Tukang Ojek dan Maxim. Sholat Ghaib dan Doa bersama sebagai bentuk empati kami kepada keluarga besar driver ojol atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan Untuk memperkuat sinergi kemitraan antara Polri dan Mahasiswa serta komunitas Tukang Ojek dan Maxim agar situasi kamtibmas di Kab. Kolaka tetap terpelihara dan mendukung kondusifitas ditataran nasional. Sholat Ghaib dan Doa bersama wujud kepedulian keluarga besar Polres Kolaka, semoga almarhum diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga diberi ketabahan. Pada kesempatan tersebut para Mahasiswa dan Komunitas Tukang Ojek serta Maxim memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Doa bersama dan Sholat Ghaib yang dilaksanakan Polres Kolaka serta dugaan pelanggaran oleh aparat yang menyebabkan korban jiwa mendapat proses hukum yang adil. HUMAS POLRES KOLAKA

0

Infoberitanasional.com-Kolaka – Dalam sambutan pembuka atas nama pribadi dan seluruh anggota Polres Kolaka, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,”

Kegiatan Sholat Ghaib  dan Doa bersama oleh Personil Polres Kolaka dengan komunitas Ojek dan Maxim untuk mendoakan Almarhum Affan Kurniawan, salah satu Driver ojol asal Jakarta yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta.(30/8/25)

Kegiatan Sholat Ghaib dan Doa bersama dipimpin oleh K.H Muh. Duana Said, S.Ag, M.A Ketua MUI Kab. Kolaka dilaksanakan di Masjid Attarbiyah dan di Halaman Mako Polres Kolaka yang dihadiri oleh Bapak Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha S.I.K., M.H., CPM. Pejabat Utama Polres Kolaka,Perwakilan Mahasiswa/i dan Komunitas Tukang Ojek dan Maxim.

Sholat Ghaib dan Doa bersama sebagai bentuk empati kami kepada keluarga besar driver ojol atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan Untuk memperkuat sinergi kemitraan antara Polri dan Mahasiswa serta komunitas Tukang Ojek dan Maxim agar situasi kamtibmas di Kab. Kolaka tetap terpelihara dan mendukung kondusifitas ditataran nasional.

Sholat Ghaib dan Doa bersama wujud kepedulian keluarga besar Polres Kolaka, semoga almarhum diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga diberi ketabahan.

Pada kesempatan tersebut para Mahasiswa dan Komunitas Tukang Ojek serta Maxim memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Doa bersama dan Sholat Ghaib yang dilaksanakan Polres Kolaka serta dugaan pelanggaran oleh aparat yang menyebabkan korban jiwa mendapat proses hukum yang adil.

HUMAS POLRES KOLAKA

Puluhan Anak di Bawah Umur Bawa Benda keras di Kerumunan Aksi Damai Depan Mapolda Kalbar di Amankan Petugas

0

Infoberitanasional.com-Pontianak, Kalimantan Barat, 30 Agustus 2025 — Aksi damai jilid IV yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kalimantan Barat di halaman Mapolda Kalbar, Sabtu (30/8), diwarnai insiden mengejutkan. Puluhan anak di bawah umur terpantau ikut berada di tengah kerumunan massa.

Dari pantauan awak media, sejumlah anak putus sekolah, pelajar SMP, hingga siswa SMA terlihat menyusup ke barisan demonstran. Aparat kepolisian yang berjaga kemudian mengamankan mereka untuk menghindari potensi kericuhan.

Saat dilakukan pemeriksaan, beberapa anak kedapatan membawa benda mencurigakan berupa botol berisi air dan tanah, bahkan batu. Pada penghujung aksi, polisi juga mengamankan seorang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam di tengah kerumunan.

“Anak-anak tersebut langsung diamankan secara persuasif, diberikan pengarahan, dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Orang tua mereka juga dipanggil untuk diberikan pembinaan,” ujar seorang aparat kepolisian kepada wartawan.

Aksi damai yang digelar aliansi mahasiswa dan masyarakat ini sebelumnya bertujuan menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah terkait kenaikan tunjangan gaji DPR RI serta isu perpajakan. Meski sempat diwarnai penyusupan anak-anak, secara umum jalannya aksi berlangsung kondusif hingga selesai.

Penulis : Jono Aktivis98

Pelaksaan Pekerjaan Lapen Di Desa Tebat Tenung Dalam Berjalan Sesuai Rencana.

0

Infoberitanasional.com-Bengkulu  13 Agustus 2025 Kabupaten Rejang Lebong Tela di laksana kan ke kegiatan pekerjaan fisik Jalan Usaha Tani lapen dengan Peloma panjang .620 m.di desa tebat tenung dalam .jumlah anggaran dana Rp.320.279.000 .pelaksana  TPK .desa tebat tenung dalam  .alham Dullah sampai saat ini masi ber jalan dengan lancar . Dan untuk ke butuhan semua masyarakat desa tebat tenung dalam .kecamatan Bermani ulu  kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Dan ada juga .lampu Penerangan  jalan desa Sebanyak Empat Yunit .dengan dana Rp.:60.000.000 . Lokasi jalan desa tebat tenung dalam .sumber dana :dana desa Anggaran tahun 2025 .pelaksanaan .di desa tebat tenung dalam .dan sangat berman paat bagi warga desa tersebut dalam.

Dan dengan ada nya bangunan fisik .lapen jalan usaha tani, dan 4 Yunit lampu .Ter sebut sangat berguna .dan bermanfaat bagi warga setempat . Dan semoga bisa .semakin memaju kan desa kita di desa tebat tenung dalam Tersebut ungkap warga setempat

.

Dan .bangunan ini .juga  sangat berguna bagi warga desa tebat tenung dalam .yang mana .tela di laksana kan oleh pemerintah desa setempat, .sampai saat ini masih berjalan dengan lancar .dan  sesuai ke keinginan masyarakat dan tidak ada kendala nya,  .

Pewarta : SARIEM SUMANTRI

Petinggi PT PEMA Diduga Bagi Bonus Jumbo Rp 4,1 M

0

Infoberitanasional.com-Banda Aceh | Sejumlah petinggi dan pejabat internal PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) diduga menerima bonus jumbo yang nilainya tak wajar. Transaksi itu dilaporkan ke KPK dan PPATK karena dianggap bermuatan gratifikasi.

Dalam laporan yang diterima redaksi, dana miliaran rupiah disebut ditransfer ke rekening pribadi sejumlah pejabat perseroan pasca RUPS Sirkuler pada 24 Juni 2026. Dana kemudian langsung ditarik tunai pada hari yang sama tanpa jejak pelaporan resmi.

Penerima terbesar tercatat Faisal Ilyas, Direktur Komersial, senilai Rp 2,3 miliar. Ada pula Dedi Darmadi (Manajer Keuangan) menerima Rp 900 juta, Yusrizal (Manajer SDM) Rp 300 juta, serta Reza Irwanda (Sekretaris PT PEMA) Rp 600 juta. Nama lain yang disebut ialah Rini Santia, SH, yang mendapat pembayaran jasa produksi meski baru aktif bekerja pada 2025.

“Faisal Ilyas menerima tantiem dengan nilai fantastis, sementara ada 13 orang eks direksi dan komisaris yang bekerja di PT PEMA di tahun 2024 tidak mendapatkan apa-apa, termasuk almarhum Kamarduddin Abubakar,” demikian bunyi laporan Aliansi Pegawai PEMA wartawan Jumat 29 Agustus 2025.

Laporan itu juga menyoroti janggalnya pemberian bonus kepada Dedi Darmadi dan Yusrizal. Pada 2024 keduanya masih berstatus staf dengan capaian kinerja rendah, namun justru mendapat bonus berlipat lebih besar dibanding pejabat lain dengan KPI tinggi.

Aliansi menduga praktik ini sengaja direkayasa untuk menyalurkan gratifikasi kepada pihak ketiga, termasuk kemungkinan suap kepada pejabat publik maupun penegak hukum. Bonus jumbo disebut hanya bisa cair dengan sepengetahuan dan persetujuan Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur.

Dugaan pelanggaran yang disampaikan dalam laporan antara lain Pasal 3 dan 5 UU Tipikor, UU TPPU, serta aturan tata kelola BUMD sesuai UU Perseroan Terbatas dan PP No. 54/2017.

Aliansi Pegawai PEMA meminta KPK dan PPATK menelusuri aliran dana, melakukan audit menyeluruh atas bonus tahun buku 2024, serta memeriksa khusus Direktur Utama PT PEMA. Mereka juga menyebut transaksi tersebut telah dilaporkan ke otoritas perpajakan sehingga bisa menjadi bukti awal.

“Demikian laporan ini kami sampaikan, dengan harapan PPATK dan KPK dapat segera melakukan investigasi mendalam terhadap praktik menyimpang yang terjadi di BUMD milik Pemerintah Aceh ini,” tulis laporan itu.

Hingga berita ini tayang, upaya konfirmasi redaksi kepada pihak PT PEMA belum mendapat respons.

(Jihandak Belang/Sumber: RN/Team YARA Langsa)

Gas Air Mata Polisi Bikin Pedagang UMKM Digulis Pontianak Berhamburan

0

Infoberitanasional.com-Pontianak, Kalimantan Barat, 29 Agustus 2025 —
Suasana mencekam terjadi di kawasan Bundaran Digulis Untan, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, pada Jumat malam (29/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Para pedagang kaki lima dan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar tugu bambu runcing terpaksa berhamburan setelah aparat kepolisian menembakkan gas air mata untuk menghalau massa demonstran yang bergerak dari Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat ke arah bundaran.

Sejumlah pedagang, termasuk ibu-ibu penjual makanan dan minuman, tampak berteriak histeris sambil mengusap mata akibat paparan gas air mata. “Kami hanya cari makan, tapi malah kena gas air mata. Polisi sudah tidak punya rasa kemanusiaan. Kami minta Kapolda dicopot,” teriak salah seorang pedagang yang menjadi korban.

Insiden ini menuai kecaman dari masyarakat sekitar. Warga menilai penggunaan gas air mata di kawasan padat aktivitas UMKM merugikan rakyat kecil yang sehari-hari menggantungkan hidup dari berdagang di lokasi tersebut. Peristiwa pedagang berlarian akibat gas air mata juga ramai dibagikan di media sosial dan grup WhatsApp, hingga menjadi perbincangan luas masyarakat Pontianak dan Kalbar.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian, pemerintah daerah, maupun perwakilan pedagang terkait jumlah korban dan dampak yang ditimbulkan. Redaksi juga membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan hak klarifikasi bagi semua pihak sesuai amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Penulis: Jono Aktivis98